Kesehatan

Bahayanya Frozen Honey Challenge

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 12 Agustus 2021
Bahayanya Frozen Honey Challenge

Tren membekukan madu dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, salah satunya diare .(Foto_Dexerto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TAGAR #FrozenHoney dan #FrozenHoneyChallenge baru-baru ini membanjiri aplikasi berbagi video TikTok. Jika biasanya tren makanan viral di TikTok membutuhkan berbagai macam bahan, tren ini hanya membutuhkan satu buah madu kemasan yang dibekukan di kulkas.

Tak hanya menggunakan madu, tren ini semakin berkembang. Beberapa pengguna TikTok bahkan mengganti cairan madu dengan cairan gula dan sirup jagung dan kemudian dikonsumsi dengan cara serupa, yaitu dibekukan.

BACA JUGA:

Tren Tiktok ‘Frozen Honey Jelly’, Haruskah Dicoba?

Namun, tren ini ternyata memiliki beberapa efek samping yang berbahaya bagi tubuh. Kemunculan tren ini membuat beberapa ahli khawatir karena berpotensi menimbulkan permasalahan kesehatan, salah satunya ialah diare. Tren ini dapat lebih berbahaya bagi orang dengan intoleransi fruktosa atau keadaan saat metabolisme genetik pada tubuh terganggu. Hal itu terjadi karena usus tidak mampu memecah gula secara efisien.

frozen honey jelly
Tren ini dapat meningkatkan risiko kerusakan pada gigi.(Foto_Tag24)

Mengonsumsi madu dalam jumlah yang sesuai memang dapat menambah cita rasa manis pada makanan dan memiliki khasiat kesehatan. Namun, makan terlalu banyak madu dalam keadaan beku lain ceritanya. Hal itu dapat menyebabkan kram dan kembung pada perut. Tak hanya itu, tren ini juga dapat menyebabkan kerusakan pada bagian gigi, seperti meningkatkan risiko gigi patah karena makan campuran madu dan gula yang beku dan lengket.

BACA JUGA:

Apa Itu Madu Mentah dan Apa Bedanya dengan Madu Organik?

"Aku sudah melihat beberapa video terkait. Begitu melihatnya, yang pertama yang aku pikirkan ialah hal yang mereka makan mengandung terlalu banyak gula dan madu yang dapat menyebabkan diare,” ucap Dr Niket Sonpal, seorang ahli gastroenterologi dan asisten profesor di Touro College of Osteopathic Medicine di New York, seperti dilansir Nexstar Media Group.

madu beku
Makan madu beku bisa bikn diare.(Foto_Today)

Beberapa pengguna TikTok yang ikut meramaikan tren itu juga mengaku bahwa tubuh mereka terasa sakit setelah mengonsumsi madu beku tersebut. Para ahli menyarankan, jika ingin mengikuti tren ini, setiap orang harus mengetahui kondisi tubuhnya sendiri. Dengan begitu, kamu tahu sebanyak apa madu yang dapat diterima tubuh.

Tubuh memiliki batasan dalam menerima dan mencerna glukosa atau gula. Namun, hampir sebagian besar video di TikTok memperlihatkan mereka makan madu dengan jumlah yang tidak normal. Khusus bagi penderita diabetes, para ahli menyarankan untuk menghindari tren yang satu ini.(cit)

BACA JUGA:

Manfaat Madu dan Lemon, Bisa Buat Diet

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan