Atraksi Kece dan Aksi Marching Band Polwan Hibur Jokowi di HUT ke-73 Bhayangkara
Acara HUT ke-73 Bhayangkara. (Antaranews)
MerahPutih.com - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Bhayangkara diramaikan oleh berbagai atraksi dari Polri dan TNI. Salah satunya ialah terjun payung yang ditunjukkan oleh 22 personel gabungan TNI-Polri.
Sekitar 22 personel gabungan TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan Polri terjun payung menuju Monas. Empat personel di antaranya terlihat membawa bendera Merah Putih, bendera HUT Bhayangkara, bendera Mabes TNI, dan bendera Tribrata Polri.
Baca Juga: Jadi Inspektur HUT Bhayangkara ke-73, Jokowi Sanjung Kinerja Polri
Aksi terjun payung ini juga diselingi dengan atraksi terjun cepat oleh personel TNI dan Polri. Terjun cepat ini terbilang ekstrim karena penerjun terlihat terjun dengan kecepatan tinggi dan berhenti mendadak saat berada 2 meter di atas tanah.
Selain itu, aksi traksi terjun payung HUT Bhayangkara ini juga diramaikan oleh atraksi flypass 7 helikopter dari Kor Polairud. Terlihat 7 helikopter melewati monas dengan membawa tulisan HUT Bhayangkara.
"Semua kegiatan mulai upacara peringatan dengan inspekturnya Bapak Presiden, kemudian dirangkai dengan peragaan terjun payung, ada rampak gendang gabungan TNI-Polri, ada flypass heli, kemudian ada juga drumband Akpol dan drumband Polwan," ujar Ketua Umum HUT Bhayangkara ke-73, Komjen Condro Kirono, Rabu (10/7).
Baca Juga: Catat! Ini 5 Lokasi Pelayanan SIM Keliling di DKI Jakarta
Perayaan HUT Bhayangkara ke-73 juga diramiakan dengan acara pemberian potongan tumpeng kepada dua polisi. Pertama adalah Ipda Tatang, Kanit lantas Polsek Sungai Raya, Kubu Raya, Kalimantan Barat, yang menabrakkan sepeda motor dinasnya untuk mengganjal ban truk tronton agar tidak terjadi kecelakaan beruntun.
Lalu tumpeng yang kedua akan diberikan kepada Bripka Frans Yos Dumupa, yang selamat dalam penyerangan KKB ke Polsek Sinak, Papua. Kedua personel tersebut rencananya akan menerima potongan tumpeng langsung dari Presiden.
Selain penyerahan tumpeng, akan diberikan pula penghargaan kepada para Bhabinkamtibmas, Babinsa TNI, dan kepala desa yang berprestasi di empat wilayah perbatasan Indonesia.
Total yang akan menerima penghargaan berjumlah 12 orang. Kemudian yang menerima penghargaan adalah itu Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan kepala desa.
"Jadi ada tiga pilar di desa itu desa-desa wilayah perbatasan Indonesia, baik yang perbatasan barat di wilayah Sabang, perbatasan timur di Merauke, di utara Miangas, dan dari selatan Rote," ucap Condro.
Baca Juga: HUT Bhayangkara, Polres Tanjungpinang Beri SKCK Gratis Bagi Warga yang Lahir 1 Juli
Ada juga penampilan spesial dari marching band Polwan. Dikatakan Condro, pada tahun-tahun sebelumnya belum pernah marching band Polwan ditampilkan dalam peringatan HUT Bhayangkara.
"Yang spesial tentunya misalnya selama ini ada peragaan sepeda motor Polwan, yang belum kita tampilkan itu marching band Polwan," tutur Condro.
Kemudian drumband Akpol itu sinergi dengan Akmil, AAU, AAL, khusus stick master dan bass drum-nya bersinergi. (Knu)
Bagikan
Berita Terkait
Driver Ojol Ramai-Ramai Datangi Polresta Surakarta, Ikut Servis Motor Gratis dalam Rangka HUT Ke-70 Lalu Lintas Bhayangkara
Absen di Perayaan HUT ke-79 Polri, Ternyata Jokowi Pilih Pergi Bersama Cucu ke Luar Kota
Sosok ‘Profesor’ Irjen Dadang Hartanto, Komandan Upacara HUT Ke-79 Bhayangkara yang Diminta ‘Menghadap’ Prabowo
Hari Bhayangkara ke-79, Polri Angkat Branding Wajah Humanis Tapi Tegas
SETARA Institute Anggap Polri Jauh dari ‘Sempurna’, Meski Sudah Masuki Usia 79 Tahun
13.438 Preman Ditangkap Dalam Setahun, Mayoritas Pengganggu Iklim Investasi
Presiden Prabowo Subianto Hadiri Puncak Peringatan HUT ke-79 Bhayangkara di Monas Jakarta
Pesan Presiden Prabowo di Peringatan HUT ke-79 Polri: Polisi Harus Rasakan Penderitaan Rakyat
Kunci Sukses Monas Tetap Bersih Selama Pesta Akbar HUT ke-79 Bhayangkara
Prabowo Sebut Polisi Selalu Jadi Sasaran dan Ingin Ada yang Merusak