Kesehatan

Atasi Rasa Pegal dengan Tanaman Berikut

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 21 Juni 2022
Atasi Rasa Pegal dengan Tanaman Berikut

Jahe adalah satu herbal yang dapat meringankan pegal di tubuh. (Foto: Pixabay/asundermeier)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEGAL kadang pada waktu yang tak tepat. Kalau datang tepat ketika beristirahat, dapat diatasi dengan merebahkan tubuh dan bersantai senyaman mungkin. Minyak gosok alami favorit dengan aroma terapi dapat membantu menyegarkan tubuh kembali.

Selain menggunakan minyak gosok ternyata untuk menghilangkan rasa pegal bisa dengan tanaman asli Indonesia yang mudah mendapatkannya salah satunya di dapur.

Baca Juga:

Makanan dan Minuman yang Mempersingkat Hidup

kunyit
Steve Buissine- Pixabay


Jahe


Tanaman yang satu ini memang banyak memiliki khasiat untuk tubuh manusia. Jahe (Zingiber officinale Rosc) memiliki khasiat untuk meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh sehingga dapat mengilangkan pegal pegal di badan. Jahe memiliki kandungan analgesik alami yang bisa membantu mengurangi rasa nyeri. Bisa diminum dengan kedaan hangat dan dapat diberi campuran madu. Minum beberapa kali sehari agar cepat mengurangi rasa pegal.

Kunyit


Kunyit (Curcuma longa Linn. syn. Curcuma domestica Val.) biasanya dijadikan sebagai campuran bumbu masakan. Kunyit memiliki kandungan antiperadangan, antiseptic dan antimikroba. Inilah alasan mengapa kunyit dapat meredakan rasa pegal pada tubuh. Cara menggunakan nya cukup mudah, yaitu parut satu kunyit campur dalam 100 ml air minum.

Baca Juga:

Bahaya dan Cara Atasi Anyang-anyangan Kamu Wajib Tahu

cabe
Cabai memiliki kandungan capsaicin yaitu untuk meredakan rasa sakit. (Foto: Pexels/Artem Beliaikin)

Cabai


Cabai (Capsicum annuum L.) sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Selain menjadi sambal yang harus ada dapat setiap sajian, cabai memiliki khasiat untuk meredakan rasa pegal. Ini karena cabai memiliki kandungan capsaicin yaitu untuk meredakan rasa sakit alami tanpa memiliki efek samping

Menurut Wikipedia cabai mengandung antioksidan yang berfungsi untuk menjaga tubuh dari serangan radikal bebas. Kandungan terbesar antioksidan ini adalah pada cabai hijau. Cabai juga mengandung Lasparaginase dan Capsaicin yang berperan sebagai zat antikanker

Lavender


Lavender biasanya digunakan sebagai bahan campuran olahan untuk mengusir nyamuk. Aromanya dapat mengurangi rasa stres. Lavender yang sudah berbentuk minyak esensial dapat digunakan untuk mengurangi rasa pegal. Campurkan beberapa tetes minyak lavender dengan minyak kelapa secukupnya. Setelah itu oleskan pada tubuh yang terasa pegal, berikan sedikit pijitan pada tubuh yang pegal. (den)

Baca Juga:

Penjelasan Ahli Mengenai Asma Bronkitis

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan