Asian Games 2018 Dijamin Bebas Asap

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 15 Mei 2018
Asian Games 2018 Dijamin Bebas Asap

Pekerja melakukan perawatan rumput lapangan Stadion Pakansari, Bogor. Stadion itu merupakan salah satu venue Asian Games 2018 mendatang. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai menerapkan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk membuat hujan buatan di Sumatera Selatan guna mengamankan Asian Games 2018 dari bencana asap.

"Besok ada Apel di Sumatera Selatan, termasuk BPPT ikut, dan akan mulai melakukan TMC untuk hujan buatan. Kita basahi dulu gambut-gambutnya pada Mei dan Juni, karena BMKG juga sudah mengeluarkan informasi kalau bulan Mei 2018 sudah masuk musim kering," kata Sestama BNPB, Dody Ruswandi di gathering Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca di BPPT, Jakarta, Selasa (15/5).

Hal ini merupakan bagian dari kesiapan khusus untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kesiapsiagaan ini berlaku untuk tiga provinsi di Sumatera, yakni Sumatera Selatan, Riau dan Jambi.

Rapat koordinasi mengantisipasi bencana asap selama Asian Games ini, juga akan terus dilakukan di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemko PMK) yang menyertakan seluruh pemangku kepentingan termasuk dengan BNPB, BPPT, Badan Restorasi Gambut (BRG).

Kepulan asap dari pembakaran hutan untuk membuka lahan perkebunan di dataran tinggi Nisam Antara, Aceh Utara. (ANTARA FOTO/Rahmad)

Saat pembasahan gambut dengan menurunkan hujan di Sumsel dengan TMC berhasil, ia mengatakan tentu BRG juga bergerak memastikan air tidak hilang begitu saja dengan membangun sekal kanal di area gambut.

Kepala BPPT Unggul Priyanto mengatakan saat ini waktu yang tepat untuk melakukan pembasahan karena masih ada awan yang bisa disemai untuk hujan buatan dengan TMC yang sudah dikembangkan BPPT.

"Kita percepat saja turunnya hujan, mulai dari sekarang, karena sekarang masih ada awan sehingga lebih mudah hasilkan hujan. Kalau memang terlihat ada potensi hujan, jatuhkan saja dulu lebih cepat, yang penting lahannya bisa basah lebih dulu," lanjutnya dikutip Antara.

cara rekayasa hujan buatan (BPPT)

Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) BPPT Tri Handoko Seto mengatakan pihaknya menggunakan satu pesawat untuk melakukan TMC di 2018 ini. Penerapannya akan dilakukan untuk membasahi Sumsel lebih dulu karena menjadi lokasi pelaksanaan Asian Games.

Selanjutnya, menurut dia, BPPT akan melihat hasil dan kondisi di lapangan. Tidak menutup kemungkinan TMC juga akan dilakukan di Jambi dan Riau guna mencegah karhutla di sana yang bisa mengekspor asap ke Sumsel.

"Begitu Sumsel sudah cukup basah, kita selesaikan juga yang di Jambi dan Riau, jangan sampai ada kebakaran yang asapnya sampai masuk ke Sumsel. Metode TMC yang kita gunakan masih sama, tapi operasi di lapangan sudah memanfaatkan data survei terintegrasi hasil kerja sama BPPT dengan berbagai pihak termasuk swasta yang sama-sama memantau juga level air gambut," ujar dia. (*)

#Asian Games 2018 #Hujan #Kebakaran Hutan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
BNPB Minta Warga Waspada Karhutla, Jangan Buka Lahan dengan Cara Membakar
BNPB meminta warga mewaspadai karhutla. BNPB meminta jangan membuka lahan dengan cara membakar.
Soffi Amira - Sabtu, 29 Agustus 2026
BNPB Minta Warga Waspada Karhutla, Jangan Buka Lahan dengan Cara Membakar
Indonesia
Kesulitan BNPB Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan, Kondisi Gambut Perlu Banyak Air
Tantangan yakni faktor cuaca dan iklim yang menyulitkan proses operasi udara. Jarak pandang yang terbatas pun menghalangi upaya personel untuk memadamkan api.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Kesulitan BNPB Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan, Kondisi Gambut Perlu Banyak Air
Indonesia
DPR Dukung Pencabukan Izin Perusahaan Pembakar Hutan, Sudah Rugikan Rakyat
Pencahutan izin harus menjadi pilihan serius apabila dari hasil penyelidikan dan pembuktian hukum ditemukan bahwa kebakaran terjadi akibat kesengajaan atau kelalaian perusahaan dalam mengelola areal konsesinya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
DPR Dukung Pencabukan Izin  Perusahaan Pembakar Hutan, Sudah Rugikan Rakyat
Indonesia
Karhutla Makin Parah, Penerbangan ke Kalimatan Selatan Makin Terganggu
Sejumlah lahan kosong yang terbakar bahkan berada di ring 1 bandara, antara lain Tegal Arum d Kelurahan Syamsudin Noor dan Guntung Damar di Kelurahan Guntung Payung.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Karhutla Makin Parah, Penerbangan ke Kalimatan Selatan Makin Terganggu
Indonesia
BMKG Keluarkan Status Siaga Cuaca Ekstrem 24–27 Agustus 2026: Sumatra Barat Hujan Lebat, Daerah Ini Dikepung Angin Kencang
BMKG rilis peringatan dini cuaca ekstrem 24–27 Agustus 2026! Waspadai status Siaga hujan lebat di Sumbar, ancaman angin kencang, serta bahaya kekeringan kemarau
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
BMKG Keluarkan Status Siaga Cuaca Ekstrem 24–27 Agustus 2026: Sumatra Barat Hujan Lebat, Daerah Ini Dikepung Angin Kencang
Indonesia
Dari Riau, Presiden Prabowo Lanjut Kunjungan Kerja Tangangi Karhutla di Palembang
Di Pekanbaru, Presiden menyampaikan beberapa arahan termasuk perhatian terhadap titik panas di kawasan konservasi dan penambahan peralatan untuk petugas di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Dari Riau, Presiden Prabowo Lanjut Kunjungan Kerja Tangangi Karhutla di Palembang
Indonesia
Kemenhub Terbitkan 35 Izin Penggunaan Pesawat Registrasi Asing Buat Padamkan Karhutla
Pesawat yang telah memperoleh izin khusus dapat dipindahkan (reposisi) ke lokasi lain yang terdampak bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Kemenhub Terbitkan 35 Izin Penggunaan Pesawat Registrasi Asing Buat Padamkan Karhutla
Indonesia
Perintah Presiden Prabowo Tindak Korporasi Pembakar Lahan, 5 Perusahaan Diperintahkan Diberi Sanksi
Seluruh aparat penegak hukum untuk tidak ragu mencabut izin usaha korporasi yang terindikasi melakukan atau memerintahkan pembakaran hutan dan lahan (karhutla).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Perintah Presiden Prabowo Tindak Korporasi Pembakar Lahan, 5 Perusahaan Diperintahkan Diberi Sanksi
Indonesia
Polri Ungkap 89 Kasus Karhutla, 72 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka
Polri mengungkap 89 kasus karhutla di sembilan Polda. Kini, sebanyak 72 orang ditetapkan sebagai tersangka.
Soffi Amira - Senin, 24 Agustus 2026
Polri Ungkap 89 Kasus Karhutla, 72 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka
Indonesia
Setelah Tinjau Kalimantan, Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla Sumatera
Presiden juga telah menginstruksikan tindakan tegas tanpa kompromi, di mana aparat penegak hukum telah memulai proses penyelidikan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Setelah Tinjau Kalimantan, Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla Sumatera
Bagikan