ASI: Pemilih Terbesar Jokowi-Amin Berasal dari NU

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Sabtu, 13 April 2019
ASI: Pemilih Terbesar Jokowi-Amin Berasal dari NU

Jokowi-Maruf Amin. (Foto: KPU)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hasil survei Arus Survei Indonesia (ASI) menyebutkan pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf unggul dengan elektabilitas 52,4 persen, dari angka itu pemilih terbesarnya berasal dari massa Ormas Nahdlatul Ulama (NU).

"NU masih mendominasi jumlah pemilih untuk Paslon 01 Jokowi-Maruf Amin. Ini tampak jelas pada peta elektabilitas Capres-Cawapres untuk pemilih muslim," kata Direktur Eksekutif ASI, Ali Rifan dikutip dari Antara, Jumat (12/4).

Dia menjelaskan, elektabilitas Capres-Cawapres dengan simulasi kertas suara, pasangan Jokowi-Maruf Amin mendapat 52,4 persen suara, sedangkan Prabowo 38,9 persen dan yang tidak menjawab 8,8 persen.

Ilustrasi GP Ansor. (Istimewa)
Ilustrasi GP Ansor. (Istimewa)

Ali Rifan menjelaskan, untuk Peta Elektabilitas Capres-Cawapres berdasarkan "Strong Voter" dan "Swing Voters", Jokowi-Maruf juga masih unggul dibanding Prabowo-Sandi.

"Untuk Strong Voters, Jokowi-Maruf mendapat 53,5 persen, Prabowo-Sandi hanya 36,2 persen. Pada Swing Voters, Jokowi-Maruf sebesar 47,5 persen dan Prabowo-Sandi 32,7 persen," ujarnya.

Ali menjelaskan, dilihat dari pemilih ormas Islam, "strong voters" pada ormas NU untuk Jokowi-Maruf sebanyak 53,7 persen, sedangkan Muhammadiyah hanya 4,41 persen, FPI dan HTI 0 persen.

Untuk "strong voters" Prabowo-Sandi, menurut Ali, pada ormas NU hanya 27,6 sedangkan Muhammadiyah 7,1 persen, FPI 1,6 persen, dan HTI 0,2 persen.

Dia menjelaskan, untuk "Swing Voters", pemilih NU untuk Jokowi-Maruf sebesar 52,1 persen, Muhammadiyah 6,2 persen, HTI dan FPI masing-masing 0,5 persen.

Ali mengatakan "swing voters" pemilih NU untuk Prabowo-Sandi hanya 27,8 persen, Muhammadiyah 3,2 persen, FPI 1,3 persen, dan HTI 0,6 persen.

Survei ASI itu dilakukan dari tanggal 5-10 April 2019 dengan wilayah pelaksanaan survei di 34 provinsi.

Metode survei yang digunakan adalah "Multistage Random Sampling" dengan jumlah responden 2.100 responden, "margin of error" kurang lebih 2,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (*)

Baca Juga: Ikuti Jejak NCID, Survei Puskaptis Ramal Kemenangan Prabowo

#Survei #Hasil Survei #Joko Widodo #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Jokowi mengungkap isi pertemuan dua jam dengan Prabowo di Kertanegara. Mereka membahas sepak bola, ekonomi, politik, hingga isu Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Gerindra mengklaim kinerja pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dinilai oke.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Indonesia
Qodari Tanggapi Survei Kepuasan Publik terhadap Prabowo, Minta Indikator Lebih Detail
Kepala Bakom RI Muhammad Qodari menanggapi survei SMRC terkait kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Qodari Tanggapi Survei Kepuasan Publik terhadap Prabowo, Minta Indikator Lebih Detail
Indonesia
Hasil Survei SMRC Kepuasan ke Prabowo Turun, Ini Kata Dasco
Hasil survei yang terbukti sesuai dengan kondisi sebenarnya bisa menjadi bahan evaluasi oleh pemerintah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Hasil Survei SMRC Kepuasan ke Prabowo Turun, Ini Kata Dasco
Indonesia
Dr Tifa Tolak Damai di Sidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Tegaskan Pantang Mundur
Dr Tifa menolak damai di sidang kasus ijazah palsu Jokowi. Ia menegaskan, bahwa dirinya tidak akan mundur.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Dr Tifa Tolak Damai di Sidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Tegaskan Pantang Mundur
Indonesia
Sidang dr Tifa Berlanjut Pekan Depan, Jokowi Siap Hadir Bawa Ijazah Asli
Jokowi siap hadir di sidang dr Tifa pekan depan. Ia akan membawa ijazah aslinya ke persidangan.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Sidang dr Tifa Berlanjut Pekan Depan, Jokowi Siap Hadir Bawa Ijazah Asli
Berita
Ijazah Jokowi Dinyatakan Asli, Jaksa Sebut dr Tifa tak Mampu Buktikan Tuduhannya
Jaksa menyatakan bahwa ijazah Jokowi asli. Dr Tifa disebut tak mampu membuktikan tuduhannya.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Ijazah Jokowi Dinyatakan Asli, Jaksa Sebut dr Tifa tak Mampu Buktikan Tuduhannya
Indonesia
Link Live Streaming Sidang Perdana dr Tifa Dugaan Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Kendati demikian, PN Jaktim menerapkan sterilisasi total saat memasuki fase pembuktian demi menjaga integritas kesaksian para saksi ahli maupun saksi fakta
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Link Live Streaming Sidang Perdana dr Tifa Dugaan Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Bagikan