Asad Ali: PKS Dalang Situs Kafirkan Jokowi

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 10 April 2015
Asad Ali: PKS Dalang Situs Kafirkan Jokowi

Warga membuka salah satu website yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (31/3). (Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (Waka BIN) KH Asad Ali Said menegaskan beberapa situs islam radikal yang diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) atas saran Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) berafiliasi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Situs dakwatuna.com dan Hidayatullah.com itu keduannya milik PKS," kata Asad dalam sebuah diskusi publik yang diinisiasi oleh Pusat Kemanan Nasional (Puskamnas) di Universitas Bhayangkara Jakarta, Jumat (10/4).

Asad yang juga wakil Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menambahkan bahwa situs islam radikal hidayatullah.com sudah berdiri sejak tahun 1996 silam dan memiliki cabang di 240 kota diseluruh Indonesia. Selain itu situs hidayatullah.com juga memiliki majalah dan media cetak untuk menyampaikan pendapat dan pandangan mereka terkait gerakan islam radikal.(Baca: Asad Said Ali Nilai Keputusan Pemerintah Blokir Situs Islam Tepat)

"Tinggal nanti dicek oleh BNPT, apakah hidayatullah sudah berbahaya belum? Kalau nanti sudah menjadi gerakan berbahaya dan menjurus ke arah radikal maka harus dijinakkan," tandas Asad.

Seperti diberitakan merahputih.com sebelumnya, sebanyak 22 situs islam radikal resmi diblokir pemerintah. Selain mengajarkan paham radikal atas nama agama, puluhan situs-situs islam tersebut juga menjelek-jelekkan rezim pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.(Baca: BNPT Incar 19 Situs yang Diblokir Sejak 2012

Bahkan beberapa dari situs-situs islam tersebut secara terang benderang telah mengkafirkan Presiden Joko Widodo.(Baca: Kafirkan Jokowi, 19 Media Diblokir)

"Ada kalimat ekor, Jokowi kafir dan demokrasi haram," kata Irfan Idris, Juru bicara BNPT di gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Jakarta, Selasa (31/3).

Menurut Irvan, media Islam juga banyak yang mengajak untuk bergabung ke ISIS. Selain itu, kalimat-kalimat propaganda juga banyak ditemukan,

"Ada bukti fisik yang tim internal miliki," tandas Irfan. (bhd)

#Islam Radikal #BNPT #Blokir Situs Islam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Berita Foto
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Silence momen dan doa dalam acara Peringatan Hari Internasional untuk Peringatan dan Penghormatan bagi Korban Terorisme 2026 di Jakarta, Jum'at (21/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 21 Agustus 2026
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Indonesia
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Ancaman terorisme saat ini sudah mulai bergeser. Kini, internet dijadikan sarana untuk melakukan rekrutmen, kontrapropaganda, hingga pendanaan terorisme
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Indonesia
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 112 anak di 26 provinsi yang teridentifikasi terpapar paham radikalisme melalui ruang digital, baik melalui media sosial maupun gim daring.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Indonesia
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Pemilik platform permainan daring dituntut untuk memberikan verifikasi dan keamanan terhadap siapa yang mengakses.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Berita Foto
BNPT Sampaikan Rilis Akhir Tahun dan Perkembangan Tren Terorisme Indonesia 2025
Kepala BNPT Komjen (Purn) Eddy Hartono menyampaikan paparan perkembangan tren terorisme Indonesia 2025 di Jakarta, Selasa (30/12/2025).
Didik Setiawan - Selasa, 30 Desember 2025
BNPT Sampaikan Rilis Akhir Tahun dan Perkembangan Tren Terorisme Indonesia 2025
Berita Foto
Densus 88 Polri Ungkap Kasus Teroris Rekrut Anak-anak dari Media Sosial dan Game Online
Konferensi pers penanganan rekrutmen secara online terhadap anak-anak oleh kelompok teroris di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (18/11/2025).
Didik Setiawan - Selasa, 18 November 2025
Densus 88 Polri Ungkap Kasus Teroris Rekrut Anak-anak dari Media Sosial dan Game Online
Indonesia
BNPT Minta Ibu Lebih Berperan Tangkis Upaya Kelompok Radikal Rekrut Anak Muda Lewat Game Online
BNPT meminta para orang tua, khususnya para ibu, untuk lebih aktif mengawasi aktivitas digital anak-anak.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Oktober 2025
BNPT Minta Ibu Lebih Berperan Tangkis Upaya Kelompok Radikal Rekrut Anak Muda Lewat Game Online
Indonesia
BNPT Cari 8 Korban Bom Kepunton Solo, Biar Segera Dapat Kompensasi Negara
BNPT akan mencoba mencari korban sesulit apapun mengingat kejadiannya lebih dari 10 tahun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 September 2025
BNPT Cari 8 Korban Bom Kepunton Solo, Biar Segera Dapat Kompensasi Negara
Indonesia
BNPT Beberkan 4 Sistem Deteksi Dini Cegah Terorisme di 2026
BNPT juga menekankan perannya dalam mewujudkan keamanan nasional yang esensial bagi Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 Juli 2025
BNPT Beberkan 4 Sistem Deteksi Dini Cegah Terorisme di 2026
Bagikan