MerahPutih.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan akan menyumbang USD 10 miliar atau sekitar Rp 162 triliun untuk mendukung rekonstruksi Jalur Gaza, Palestina, melalui Dewan Perdamaian (Board of Peace).
"Dewan Perdamaian menunjukkan bagaimana masa depan yang lebih baik dapat dibangun, dimulai dari ruangan ini," kata Trump, seperti dikutip RIA Novosti.
Sumbangan sebesar itu mungkin terlihat besar, tetapi "sangat kecil" dibandingkan biaya perang, yang menurutnya setara dengan sekitar dua pekan pertempuran.
Menurut Trump, dewan tersebut dapat mewujudkan "keharmonisan yang langgeng di kawasan yang selama berabad-abad dilanda konflik," sekaligus menjadi contoh penyelesaian bagi konflik berkepanjangan di belahan dunia lainnya.
Baca juga:
Pujian ke Prabowo di Forum Dewan Perdamaian, Trump: Dia Adalah Pria Yang Sangat Saya Sukai
Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian pada 16 Januari dan mengundang pemimpin sekitar 50 negara untuk bergabung, termasuk Indonesia.
Selain itu, ia mengumumkan negara penyumbang meliputi Kazakhstan, Azerbaijan, Uni Emirat Arab (UEA), Maroko, Bahrain, Qatar, Arab Saudi, Uzbekistan, dan Kuwait yang telah menyumbang lebih dari USD 7 miliar.
Selain itu, Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (UN OCHA) juga tengah menghimpun dana sebesar 2 miliar dolar AS untuk mendukung upaya pemulihan di Gaza.
Dana tersebut ditujukan untuk mendukung upaya bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza sesuai mandat dan mekanisme yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Trump menggelar pertemuan perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) di Washington DC, Kamis (19/2).