Armada Bus Mudik Gratis 2024 Dipastikan Laik Jalan

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 05 Maret 2024
Armada Bus Mudik Gratis 2024 Dipastikan Laik Jalan

Petugas Terminal Kalideres saat uji kelaikan kendaraan atau ramp check pralebaran 2024, Jumat (1/3). Foto: ANTARA/Risky Syukur

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemrov DKI Jakarta memastikan, jika armada bus program Mudik Gratis 2024 laik jalan saat mengangkut penumpang melalui proses inspeksi keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan (pra-rampcheck).

"Pelaksanaan kegiatan pra-rampcheck di terminal tipe A dilaksanakan mulai 21 Februari 2024 hingga 31 Maret 2024. Kemudian, dilanjutkan selama angkutan lebaran berlangsung," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, Selasa (5/3).

Baca juga:

Pemprov DKI Sediakan 259 Bus untuk Program Mudik Gratis 2024

Uji kelaikan kendaraan itu digelar oleh Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Terminal Angkutan Jalan (UPTAJ).

Syafri menyebutkan, saat ini Pemprov DKI Jakarta sedang melakukan proses pemilihan penyedia untuk pelaksanaan mudik gratis DKI pada 3 April 2024 untuk keberangkatan truk pengangkut sepeda motor. Lalu, pada 4 April 2024 untuk keberangkatan bus pengangkut penumpang.

Ia juga mengungkapkan, Pemprov DKI sudah menyiapkan 259 unit bus untuk arus mudik dan 210 unit bus untuk arus balik. Selain itu, tersedia juga 13 unit truk untuk mengangkut sepeda motor saat arus mudik dan 10 unit truk untuk arus balik.

"(Angkutan mudik gratis) itu ada 19 kota atau kabupaten tujuan mudik yang tersebar di enam provinsi di Jawa dan Sumatra," ujar Syafrin.

Baca juga:

Tiket Mudik KA Lebaran 2024 Buat 5-9 April Sudah Capai 90 Persen

Syafrin memprediksi, sebanyak 18.760 warga akan mengikuti mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemprov DKI Jakarta. Keseluruhan prediksi tersebut akan dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) setelah diadakan rapat koordinasi.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta berharap, terselenggaranya mudik gratis 2024 ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang berujung pada berkurangnya penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor untuk melakukan mudik ke kampung halaman.

"Dengan demikian, potensi kecelakaan lalu lintas akibat kendaraan pribadi dapat dikurangi dan masyarakat sampai ke tujuan dengan selamat," ucap Syafrin.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan dana sebesar Rp 13 miliar untuk program mudik dan balik Lebaran 2024 menggunakan angkutan umum secara gratis.

"Ya setiap tahun Rp13 miliar. Pertama supaya mengurangi beban masyarakat, yang kedua tentunya dengan imbauan seperti Pak Kapolri atau Menteri Perhubungan (Menhub) untuk menghindari penggunaan kendaraan roda dua untuk mudik ke daerah," ujar Heru. (*)

Baca juga:

200 Juta Orang Akan Mudik, Kakorlantas Ungkap Kesiapan Tol Jakarta-Semarang

#Mudik #Pemprov DKI #Lebaran #Info Mudik
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Indonesia
Jelang Libur Panjang Iduladha 2026, Kemenhub Fokus Pengawasan Keselamatan Bus AKAP
Kemenhub memperketat ramp check bus AKAP di 115 Terminal Tipe A menjelang libur Iduladha 2026. Penumpang diminta cek kelaikan armada lewat aplikasi Mitra Darat.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Jelang Libur Panjang Iduladha 2026, Kemenhub Fokus Pengawasan Keselamatan Bus AKAP
Indonesia
Pramono Anung Pimpin C40 Cities, Jakarta Siap Guncang Dunia Lewat Revolusi Iklim Global
Pramono membawa suara kawasan ESEAO ke panggung internasional
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Mei 2026
Pramono Anung Pimpin C40 Cities, Jakarta Siap Guncang Dunia Lewat Revolusi Iklim Global
Indonesia
Labkesda DKI Temukan Kandungan Logam Berat Timbal pada Ikan Sapu-Sapu Ciliwung
Selain protein, hasil uji laboratorium menunjukkan ikan sapu-sapu mengandung karbohidrat sebesar 9 persen
Angga Yudha Pratama - Jumat, 08 Mei 2026
Labkesda DKI Temukan Kandungan Logam Berat Timbal pada Ikan Sapu-Sapu Ciliwung
Indonesia
Gubernur Pramono Anung Ubah Jadwal CFD Jakarta, Berlaku Mulai 1 Juni 2026
Area bebas kendaraan di sisi timur mencakup Simpang Jalan Gembira hingga Simpang Jalan Raya Casablanca, sementara sisi barat meliputi Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio hingga Simpang Jalan Setiabudi Utara Raya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 08 Mei 2026
Gubernur Pramono Anung Ubah Jadwal CFD Jakarta, Berlaku Mulai 1 Juni 2026
Indonesia
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Bakal Jadi Kado HUT ke-499 Kota Jakarta
Meski memuji kecepatan kerja di lapangan, ia menekankan agar aspek teknis tetap menjadi perhatian utama pengembang
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Bakal Jadi Kado HUT ke-499 Kota Jakarta
Indonesia
Jakarta Darurat Perlintasan Sebidang, Pramono Anung Tunggu Titah KAI Demi Keselamatan Bersama
Pemerintah DKI Jakarta membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya jika KAI memerlukan bantuan teknis maupun personel di lapangan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Jakarta Darurat Perlintasan Sebidang, Pramono Anung Tunggu Titah KAI Demi Keselamatan Bersama
Indonesia
Jakarta Darurat Air Keras, DPRD DKI Desak Perda Ketat Awasi Penjualan Bahan Kimia Berbahaya
Koordinasi dengan Kementerian Perindustrian juga menjadi poin krusial untuk memantau rantai pasok bahan kimia impor sejak dari pelabuhan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Jakarta Darurat Air Keras, DPRD DKI Desak Perda Ketat Awasi Penjualan Bahan Kimia Berbahaya
Indonesia
Pasar Santa Direvitalisasi, Pemprov DKI Siapkan Wajah Baru Lebih Modern dan Nyaman
Pemprov DKI dan Perumda Pasar Jaya segera merevitalisasi Pasar Santa. Nantinya, tempat itu akan memiliki wajah baru yang lebih modern dan nyaman.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Pasar Santa Direvitalisasi, Pemprov DKI Siapkan Wajah Baru Lebih Modern dan Nyaman
Indonesia
Jakarta Gelap 60 Menit saat Hari Bumi, Berhasil Hemat Listrik dan Turunkan Emisi
Pemprov DKI Jakarta sudah melaksanakan aksi hemat energi dan pengurangan emisi karbon, dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Jakarta Gelap 60 Menit saat Hari Bumi, Berhasil Hemat Listrik dan Turunkan Emisi
Indonesia
El Nino 2026 DIperkirakan Hantam Jakarta Lebih Ganas dan Lama, Pemerintah Mulai Oprek Teknologi Modifikasi Cuaca
Dampaknya ada tiga isu utama, yakni kekeringan, potensi kebakaran termasuk di kawasan perkotaan Jakarta, serta meningkatnya polusi udara
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
El Nino 2026 DIperkirakan Hantam Jakarta Lebih Ganas dan Lama, Pemerintah Mulai Oprek Teknologi Modifikasi Cuaca
Bagikan