MerahPutih.com - Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Syarif mengatakan sah-sah saja bila Wakil Ketua Gerindra Arief Poyuono menggulirkan wacana dua nama baru Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno.
Dua nama yang usulkan yakni mantan deputi Basarnas Mayjen Tatang Zaenudin dan Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Mochammad Iriawan.
Baca Juga:
DPRD DKI Gelar Pansus Wagub, Kemendagri: Sudah Laksanakan Tugas dengan Baik
Tetapi mengenai pertimbangan memunculkan dua kandidat baru itu dirinya memilih tak mau berkomentar, ia menyarankan agar hal tersebut ditanyakan langsung ke Arief Puyono.
"Enggak (masalah) namanya juga usulan. Pendapat enggak apa-apa. Saya enggak tahu, tanyakan ke pak arief poyuononya, apa pertimbangan mengajukan dua nama itu. Enggak bisa saya berpendat soal pertimbangan pak Arief," ujar Syarif saat dikonfirmasi, Kamis (29/8).
Namun sejauh ini Syarif memastikan Cawagub DKI yang disulkan PKS yaitu Agung Yulinato dan Ahmad Syikhu masih belum berubah.
"Sebagai wacana, pendapat pribadi ya kita hormati kita hargai, namanya juga pendapat. Tapi saluran untuk menyampaikan itu hanya dengan dua partai pengusung yang saat iki dua nama yang diajukan PKS belum berubah," jelasnya.
Lebih lanjut, menurut dia, pernyataan yang dihembuskan Arief tak mewakili suara Gerindra sebab usulan itu lahir tanpa sepengetahuan ketua umum Gerindra Prabowo Subianto.
"Boleh saja berpendapat tapi kan harus dalam keputusan partai. Terutama adalah arahan dan keputusan ketua dewan pembina sekaligus ketum yakni prabowo," tutupnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono mengusulkan pensiunan polisi atau TNI untuk mendampingi Gubernur Anies membereskan Jakarta.
Dua nama yang dimaksud mantan Deputi Basarnas Mayjen Tatang Zaenudin dan mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Mochammad Iriawan yang saat ini menjabat Sekjen Lemhanas.
Baca Juga:
Menurut dia, kedua orang itu bisa menciptakan kondusifitas di Ibu Kota pengalaman keduanya dalam bidang birokrasi juga tak diragukan lagi.
"Kedua tokoh ini akan saya ajukan ke DPP Gerindra untuk bisa di dorong sebagai calon wagub DKI Jakarta," tutupnya. (Asp)