Arab Saudi Ingin Israel Segera Hentikan Serangan di Lebanon dan Palestina
Serangan Israel di kota Khiam, Lebanon. (ANTARA/HO-Anadolu/www.aa.com.tr)
MerahPutih.com - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman telah menuntut agar Israel segera menghentikan agresi militernya di Gaza dan Lebanon, saat ia menghadiri pembukaan pertemuan puncak para pemimpin Arab dan Muslim di Riyadh.
Dalam pidatonya di hadapan pertemuan puncak Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam pada hari Senin (11/11), putra mahkota yang juga dikenal sebagai MBS, mengutuk pembantaian terhadap rakyat Palestina dan Lebanon.
Ia mendesak Israel untuk menahan diri dari tindakan agresi lebih lanjut, dan sekaligus menyerukan negara-negara di seluruh dunia untuk mengakui negara Palestina.
Ahmed Aboul Gheit, Sekretaris Jenderal Liga Arab, juga bergabung dengan MBS dalam mengutuk operasi militer Israel di Gaza dan Lebanon. Menurutnya, keadaan rakyat Palestina saat ini sangatlah miris. "Kata-kata tidak dapat mengungkapkan penderitaan rakyat Palestina," ujarnya, dikutip dari Aljazeera.
Baca juga:
Serangan Israel Berlanjut, Lebanon Minta Perlindungan Situs Warisan Budaya
“Tindakan yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina merusak upaya untuk mencapai perdamaian abadi. Hanya dengan keadilan kita akan mampu membangun perdamaian abadi.”
Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga menghadiri pertemuan puncak tersebut. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Presiden Trump Larang Warga 8 Negara Masuk AS, Termasuk Laos dan Palestina
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Disidang dalam Kasus Korupsi, Benjamin Netanyahu Minta Pengampunan dari Presiden Israel
Israel 591 Kali Langgar Gencatan Senjata Sejak 10 Oktober, Tewaskan 357 Warga Palestina