Apresiasi Kreasi Indonesia Bantu Pelaku Ekraf Merdesa

Andrew FrancoisAndrew Francois - Senin, 15 Agustus 2022
Apresiasi Kreasi Indonesia Bantu Pelaku Ekraf Merdesa

Sandiaga Uno lihat langsung produk ekraf peserta AKI Yogyakarta. (Kemenparekraf RI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DALAM menyiasati upaya kebangkitan ekonomi, pemerintah lewat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI membuat gebrakan lewat digelarnya kegiatan Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) di 16 kota di seluruh Indonesia. Kegiatan itu memamerkan produk kreatif masyarakat di masing-masing kota.

Kegiatan itu sejatinya sudah digagas dan dilaksanakan sejak 2021 lalu, dengan pameran digelar di berbagai kota mulai dari Semarang, Surakarta, Surabaya, Bogor, Palembang, Bandar Lampung, Mataram, Medan, dan lainnya. Pelaku ekraf cukup antusias, dan yang terbaik dari berbagai kota akan berkumpul di Malam AKI di Jakarta pada penghujung tahun.

Tahun 2022, Kemenparekraf RI kembali menghelatnya, dengan kota pelaksana AKI, antara lain Banda Aceh, Padang, Pekanbaru, Jambi, Cilegon, Tangerang Selatan, Tasikmalaya, Cirebon, Yogyakarta, Tegal, Sidoarjo, Jember, Pontianak, Banjarmasin, Kendari, dan Ambon. Kini yang terbaru, AKI tengah digelar di Jember.

"Kita ingin peluang usaha dan lapangan kerja baru bisa tercipta di berbagai daerah, serta menjadi bagian dari kebangkitan ekonomi nasional. Menjadi solusi efektif dari kenaikan harga-harga bahan pokok yang sedang meningkat," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno di AKI Banda Aceh, Kamis (4/8).

Baca juga:

Kemenparekraf Optimis Industri Modest di Indonesia Bangkit Kembali

Sandiaga Uno saat menyambangi peserta AKI di Tangerang. (Kemenparekraf RI)

Produk yang ditawarkan pelaku ekraf di pameran AKI itu juga beragam, mulai dari produk kecantikan, fesyen, kuliner, bumbu masak, kriya, dan lainnya. Pameran AKI juga disertai dengan kegiatan workshop, yang memberi kesempatan bagi pelaku ekraf untuk memperkenalkan dan mengembangkan produk mereka.

Sebagai langkah menghibur dan menggaet pengunjung, AKI turut mengundang berbagai musisi kebanggaan Tanah Air. Misalnya ada RAN di AKI Tangerang Selatan, Langit Sore Band di AKI Yogyakarta, dan berbagai tamu spesial lainnya.

Namun tentu tak seluruh produk ekraf bisa dipamerkan di AKI. Sebab Kemenparekraf RI sebagai penyelenggara menetapkan sejumlah syarat dan ketentuan mengingat tingginya minat terhadap kegiatan itu. Misalnya, seperti peserta merupakan WNI, berdomisili di Indonesia, berusia di bawah 50 tahun, dan usaha sudah berjalan minimal enam bulan yang harus disertakan bukti.

Adapun tahun ini pameran AKI sudah digelar di sebelas kota, meliputi Tasikmalaya, Cirebon, Tegal, Yogyakarta, Padang, Banjarmasin, Cilegon, Tangerang Selatan, Pontianak, Banda Aceh, dan Jember.

Baca juga:

Kemenparekraf Gandeng Huawei untuk Kembangkan Industri Parekraf

Menparekraf menjajal produk peserta AKI di Bandung. (Kemenparekraf RI)

Tak jarang pula Sandiaga turun langsung, menyambangi para peserta AKI di tiap kota. Bahkan bertemu dan mencoba langsung beberapa produk yang menurutnya paling menarik. Misalnya saja saat ia menjajal produk kecantikan dari peserta AKI di Banda Aceh, dan mengatakan siap membantu mengurus branding dan perizinannya.

"Para pelaku ekraf seperti inilah yang akan kita bantu untuk bisa naik kelas. Kita berikan akses untuk mengurus perizinan produk seperti BPOM berikut dengan brand dan HAKI-nya agar jika suatu saat usahanya membesar bisa memiliki kekuatan hukum," ungkapnya.

Kegiatan AKI juga diharapkannya dapat menjadi wadah mendorong kampanye Bangga Buatan Indonesia diusung pemerintah. Tujuannya agar masyarakat mampu membangun tatanan ekonomi mandiri dan berdaya saing lewat produk-produk kreatif nan berkualitas. (waf)

Baca juga:

3 Kiat Sukses Bisnis di Era Digital Marketing Ala Sandiaga Uno

#Wisata #Kuliner #Agustus Warga +62 Merdesa
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Indonesia
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan Bali tidak sepi wisatawan. Sepanjang Januari–November 2025, kunjungan mencapai 12,2 juta wisatawan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Kuliner
Jadi 'Surga' Penikmat Kuliner Premium Lobster dan Burger, Jakarta Kini Disetarakan dengan London dan New York
Jakarta menonjol sebagai salah satu destinasi kuliner paling dinamis di Asia Tenggara.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Jadi 'Surga' Penikmat Kuliner Premium Lobster dan Burger, Jakarta Kini Disetarakan dengan London dan New York
Travel
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Resorts World Genting melakukan penguatan kehadirannya di pasar Indonesia melalui penandatanganan kerja sama strategis.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Indonesia
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Jumlah penumpang Whoosh WNA mencapai 401.282 orang, naik 60 persen dibandingkan tahun 2024 sebanyak 251.525 penumpang.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Kuliner
Sambut Tahun Baru Imlek 2026, Hennessy Hadirkan Koleksi Tahun Kuda nan Berani
Dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek 2026 dan menyambut Tahun Kuda, Hennessy kembali meluncurkan koleksi edisi terbatas terbaru.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Sambut Tahun Baru Imlek 2026, Hennessy Hadirkan Koleksi Tahun Kuda nan Berani
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Bagikan