Kesehatan

Apple Wajibkan Karyawan Terima Booster Vaksin COVID-19

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 19 Januari 2022
Apple Wajibkan Karyawan Terima Booster Vaksin COVID-19

Cover - Apple Wajibkan Karyawannya Vaksin Booster Covid-19. (Unsplash-Laurenz Heymann)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENGIKUTI kebijakan Nike dan VF Corporation, kini perusahaan teknologi ternama asal AS, Apple, menerapkan kebijakan serupa, tapi tak sama. Hal yang berbeda hanya sanksi pemecatan. Kebijakan itu merespons tingginya lonjakan varian virus corona varian baru: omicron. Apple mewajibkan staf kantor dan toko mereka untuk menerima booster vaksin COVID-19. Mereka harus menunjukkan buktinya sebelum masuk kerja.


Seperti dilansir The Verge (18/1), Apple merilis memo internal soal kebijakan tersebut yang direncanakan akan dimulai pada 15 Februari. Menurut memo resmi itu, Apple secara spesifik memberikan waktu empat minggu untuk setiap staf agar mendapatkan booster setelah mereka dianggap memenuhi syarat. Bagi staf yang tidak divaksinasi, termasuk mereka yang belum menerima vaksin dan mereka yang belum menyerahkan bukti vaksinasi, bakal diminta memberikan hasil negatif dari tes antigen COVID-19, sebelum mereka diizinin masuk retail store, partner store, atau Apple office mulai 24 Januari. Karyawan akan memiliki waktu empat minggu untuk mendapatkan suntikan booster setelah mereka dianggap memenuhi syarat.

BACA JUGA:

Nike Akan Pecat Karyawannya yang Belum Vaksin

“Supaya vaksin utama COVID-19 makin berefek melawan varian yang sangat menular seperti omicron, suntikan booster sangat dibutuhkan untuk tetap terjaga dan melindungi dari virus yang lebih berbahaya,” bunyi memo tersebut.

apple
Kebijakan tersebut mulai dilakukan pada 24 Januari. (Unsplash-Andy Wang)


Pada 2021, Apple meminta karyawan perusahaan yang sudah divaksinasi COVID-19 untuk melakukan tes harian sebelum memasuki wilayah kantor. Pekerja ritel yang tidak divaksinasi melakukan tes tiap dua minggu sekali. Perusahaan juga mulai mewajibkan individu yang divaksinasi untuk melakukan tes COVID-19 seminggu sekali. Selanjutnya perusahaan menurunkan frekuensi tes. Kebijakan pengujian Apple berkala tidak berlaku untuk karyawan yang tidak menerima suntikan booster pada tenggat yang ditentukan.

Kebijakan tersebut mengikuti perusahaan sepatu ternama, Nike, yang kabarnya akan memecat karyawannya yang belum vaksin. Dalam hal ini, Nike sudah memberikan imbauan untuk segera melakukan vaksinasi kepada para karyawannya sejak Oktober 2021.

apple
Apple mengikuti jejak Nike. (Unsplash-Kentaro Toma)

Jadi, siapa pun yang belum menerima vaksin tanpa adanya pengecualian medis atau agama akan kena PHK pada 15 Januari. Nike sudah mengirimkan e-mail pemberitahuan kepada karyawan yang gagal memverifikasi pengecualian vaksinnya. “Kamu gagal melengkapi proses verifikasi dan catatan kami menunjukkan bahwa kamu tidak memiliki pengecualian yang diakui,” jelas perusahaan Nike lewat e-mail. (Rey)

#Vaksin Covid-19 #Kesehatan #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan