Apple Tangguhkan Mitra Manufaktur Utamanya Karena Eksploitasi Pekerja Pelajar

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 10 November 2020
Apple Tangguhkan Mitra Manufaktur Utamanya Karena Eksploitasi Pekerja Pelajar

Apple tindak tegas mitra manufakturnya yang mengeksploitasi pekerja pelajar (Foto: pixabay/matcuz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

APPLE telah menangguhkan salah satu mitra manufaktur utamanya karena melanggar aturan ketenagakerjaan terkait pekerja pelajar. Bloomberg melaporkan Pegatron Taiwan menyuruh mereka bekerja pada shift malam dan lembur.

Menurut laporan itu, Pegatron kemudian melakukan upaya besar-besaran untuk menutupi kesalahan yang ditemukan Apple beberapa minggu lalu.

Baca juga:

Tidak Terima Diperdaya Aplikasi Judi, Seorang Pengguna Tuntut Apple

Insiden itu merupakan yang terbaru dari serangkaian insiden penting tentang Pegatron dan cara mereka memperlakukan karyawannya.

Apple menemukan sejumlah insinden yang melanggar aturan pekerja pada mitranya. (Foto: pixabay/pexels)

Seperti yang dilansir dari laman engadget, pada 2014, BBC membawa kamera tersembunyi ke dalam fasilitas untuk menunjukan beberapa pelanggaran standar dari perumahan pekerja, penggunaan KTP, dan pekerja remaja.

Praktik menahan KTP Pekerja, bisa menyebabkan mereka tidak bisa mendapatkan pekerjaan di tempat lain, sehingga mereka berhenti dari pekerjaanya.

Karyawan pun dikatakan telah tinggal di asrama di bawah standar, dan bekerja lebih lama dari kewajibannya. Laporan lain menyatakan, bahwa pekerja diberi APD yang tidak memadai untuk bekerja di jalur produksi yang berbahaya.

Apple mengontrakkan hampir semua produksinya kepada pihak ketiga, tetapi tetap bertanggung jawab atas standar etika yang digunakan.

Hubungan pihak ketiganya yang paling terkenal yakni dengan Hon Hai Precision Industry atau Foxconn, di mana serangkaian karyawannya meninggal lantaran bunuh diri.

Pada 2017, Foxconn ditemukan telah memaksa siswa sekolah menengah bekerja 11 jam sehari untuk membuat iPhone X atau mereka tidak akan lulus.

Mitra lainnya, Catcher Technology ditemukan telah membuat karyawan berdiri selama 10 jam sehari di lingkungan yang beracun tanpa APD pada 2018. Itu termasuk pekerja yang berdiri di samping suara 80 desibel yang tidak diberi penyumbat telinga, dan tepapar partikel logam tanpa kacamata.

Baca juga:

Google Diduga Bayar Apple Rp175,8 Triliun untuk Jadi Pencarian Default

Para pekerja dibiarkan tidur di asrama yang kotor dan tak memiliki air panas, bahkan fasilitas kamar mandi yang sederhana.

Apple tak mau mitra manufakturnya melanggar undang-undang ketenagakerjaan. (Foto: pixabay/jplenio)

Kemudian pada 2019, Apple mengakui bahwa Foxconn telah mempekerjakan terlalu banyak pekerja sementara untuk menangani lonjakan permintaan, yang melanggar undang-undang setempat.

Pada tahun yang sama, sebuah kelompok hak asasi manusia mengatakan, bahwa Quanta Computer, produsen lain, melanggar undang-undang ketenagakerjaan dengan menggunakan remaja 'magang' untuk bekerja pada shift malam.

Apple mengatakan bahwa program audit pemasoknya telah bekerja keras, untuk memperbaiki kondisi dan mengurangi pelanggaran aturan di pabrik pemasoknya.

Ketika program dimulai pada 2014, dikatakan hanya 26 persen pabrik yang berkinerja terbaik, angka yang meningkat menjadi 82 persen pada 2019.

Dalam hal ini, Pegatron mengatakan telah memecat manajer yang bertanggung jawab. Lalu Apple mengatakan bahwa mereka tidak menemukan bukti kerja paksa.

Pegatron menambahkan bahwa mereka akan memperbaiki masalah dengan praktiknya saat ini, dan akan memberi kompensasi kepada pekerja yang terpengaruh.

Sementara itu, Bloomberg mengatakan penangguhan Pegatron yang hanya mencakup bisnis baru, bisa memberikan kesempatan kepada produsen saingan untuk mendapatkan bisnis iPhone menguntungkan dari Apple.

Kabarnya, Luxshare, merupakan perusahaan pertama di daratan Tiongkok yang dapat ditugaskan untuk membangun smartphone baru. (ryn)

Baca juga:

Apple Watch Selamatkan Nyawa Pria Dari Kecelakaan Maut

#Apple
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Fun
Update iOS 26.2.1 Resmi Dirilis, Ini Perubahan Pentingnya
Apple merilis update iOS 26.2.1 dengan dukungan penuh AirTag generasi kedua. Jangkauan pelacakan lebih jauh, speaker lebih keras, dan sistem lebih stabil.
ImanK - Rabu, 28 Januari 2026
Update iOS 26.2.1 Resmi Dirilis, Ini Perubahan Pentingnya
Tekno
Siri iOS 27: Si Chatbot Sakti Apple yang Bikin ChatGPT Kelihatan Jadul dan Kuno
Siri versi "Campos" akan memiliki akses penuh ke seluruh aplikasi utama Apple, mulai dari Mail, Musik, Podcast, hingga aplikasi pengembang Xcode
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Siri iOS 27: Si Chatbot Sakti Apple yang Bikin ChatGPT Kelihatan Jadul dan Kuno
Tekno
Desain Rahasia Tesla Hingga Apple Berpotensi Dijual ke Kompetitor Buntut Data Engineering Luxshare Diretas 'RansomHub'
Hingga saat ini, baik pihak Luxshare maupun Apple masih bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi terkait ancaman serius ini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Desain Rahasia Tesla Hingga Apple Berpotensi Dijual ke Kompetitor Buntut Data Engineering Luxshare Diretas 'RansomHub'
Tekno
iPhone 18 Pro hingga iPhone Fold Siap Meluncur September 2026, tak Bawa Dynamic Island?
iPhone 18 Pro hingga iPhone Fold diprediksi meluncur September 2026. Namun, iPhone Fold kabarnya tak membawa Dynamic Island.
Soffi Amira - Selasa, 20 Januari 2026
iPhone 18 Pro hingga iPhone Fold Siap Meluncur September 2026, tak Bawa Dynamic Island?
Tekno
Harga iPhone 18 Pro Max Diprediksi Bakal Meroket Buntut Kelangkaan Komponen RAM
Dari sisi desain, iPhone 18 Pro series membawa perubahan radikal. Apple berencana menyematkan sistem in-display Face ID,
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Januari 2026
Harga iPhone 18 Pro Max Diprediksi Bakal Meroket Buntut Kelangkaan Komponen RAM
Tekno
iPhone 18 Pro Bakal Pakai Layar LTPO+ Canggih, Siap-Siap Ucapkan Selamat Tinggal ke Teknologi Dynamic Island
Saat ini, hanya Samsung Display dan LG Display yang dinilai memiliki kapabilitas untuk memproduksi massal panel LTPO+ sesuai standar ketat Apple
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Januari 2026
iPhone 18 Pro Bakal Pakai Layar LTPO+ Canggih, Siap-Siap Ucapkan Selamat Tinggal ke Teknologi Dynamic Island
Tekno
Simak Nih! Cara Pakai StandBy Mode iPhone iOS 17: Tips dan Kustomisasi
Aplikasi Sports Alerts dan Countdowns juga membantu pengguna memantau jadwal penting
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
Simak Nih! Cara Pakai StandBy Mode iPhone iOS 17: Tips dan Kustomisasi
Tekno
Apple Ring Masih Malu-Malu Kucing Muncul di 2026, Fans Apple Diminta Sabar Menanti
Wood menilai fokus Tim Cook pada inovasi teknologi kesehatan dan pemantauan tidur menjadikan produk ini sebagai langkah logis bagi warisan jangka panjang Cook
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
Apple Ring Masih Malu-Malu Kucing Muncul di 2026, Fans Apple Diminta Sabar Menanti
Fun
Apple Makin Dekat Rilis iPhone Lipat, Dikabarkan Meluncur September 2026
iPhone lipat kini sedang masuk tahap pengujian awal. HP lipat tersebut kabarnya akan meluncur September 2026.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Apple Makin Dekat Rilis iPhone Lipat, Dikabarkan Meluncur September 2026
Fun
Apple Pimpin Pasar Smartphone Global 2025, Kalahkan Samsung dan Xiaomi!
Apple mendominasi pasar smartphone global pada 2025. Apple mengalahkan Samsung dan Xiaomi dalam persaingan ini.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
Apple Pimpin Pasar Smartphone Global 2025, Kalahkan Samsung dan Xiaomi!
Bagikan