Apa Sih Bedanya Open Trip dan Private Trip?

Muchammad YaniMuchammad Yani - Rabu, 19 Februari 2020
Apa Sih Bedanya Open Trip dan Private Trip?

Perbedaan open trip dan private trip (Foto: Pixabay/minanfotos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TRAVELING memang sudah menjadi gaya hidup. Demi menikmati liburan beberapa hari, seseorang bahkan rela mengumpulkan ulang hingga berbulan-bulan. Nah, salah satu cara biaya berlibur menjadi murah ialah dengan ikut open trip.

Sejak 2010, open trip memang semakin populer. Terbukti dengan banyaknya agen travel yang membuka layanan ini untuk para pelaggannya. Bahkan open trip sudah menyasar hingga ke wisata luar negeri seperti Jepang, Singapura dan Malaysia.

Baca juga:

5 Tempat Kuliner Legendaris di Malang, Wajib Mampir!

Tapi ada satu lagi metode yang hampir mirip dengan open trip, yakni private trip. Meski sama-sama menggunakan agen travel, private trip sifatnya lebih personal karena tidak dibuka untuk umum. Selain itu, harga private trip juga cenderung lebih mahal.

Dilansir dari open-trip.id, berikut ini perbedaan antara open trip dan private trip.

Open trip

Open trip (Foto: Pixabay/tpf1959)
Open trip (Foto: Pixabay/tpf1959)

Open trip sering juga disebut trip gabungan. Maksudnya, peserta yang ikut dalam perjalanan wisata terbuka untuk umum dan sering tidak saling kenal. Nah, karena sifatnya yang gabungan inilah yang membuat open trip memiliki harga lebih murah.

Kamu juga tinggal duduk manis karena pihak penyedia jasa akan menyediakan segala persiapan seperti transportasi, penginapan hingga konsumsi. Kelebihan lainnya yakni kamu akan mendapat teman baru selama perjalanan. Bisa saja kan dari sana kamu malah menemukan tambatan hati.

Itu kalau bicara kelebihan, terus kekurangannya apa? seperti yang dijelaskan open trip itu terbuka untuk umum sehingga kesan privasinya tak akan didapat. Selain itu ada beberapa agen travel nakal yang sengaja mengurangi hak pelanggan. Misalnya kamu dijanjikan untuk datang ke tiga tempat tapi hanya dua yang dikunjungi.

Baca juga:

5 Pantai Tersembunyi di Lombok, Sungguh Mempesona

Private trip

Private trip (Foto: Pixabay/SplitShire)
Private trip (Foto: Pixabay/SplitShire)

Berbeda dengan open trip, private trip akan memberikan kesan privasi saat perjalanan. Hal ini karena private trip tidak terbuka untuk umum, sehingga orang-orang yang ikut dalam perjalanan pasti sudah kamu kenal. Selain itu kamu dipersilakan memilih tempat yang akan dikunjungi, penginapan hingga transportasi.

Kebebasan memilih dan kesan privasi inilah yang membuat private trip memiliki harga lebih mahal. Tapi sebenarnya private trip bisa kamu siasati dengan jumlah teman yang kamu ajak. Semakin banyak, tentu biaya yang akan dikeluarkan semakin berkurang. (Yni)

Baca juga:

5 Spot Wisata Keren Sekitar Malioboro

#Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Fun
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Survei SiteMinder 2026 mencatat 59% wisatawan RI menginginkan layanan hotel berbasis AI untuk pengalaman menginap lebih efisien.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Bagikan