Apa itu Flakka, Narkoba Jenis Baru yang Sedang Ditelusuri BNN?

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 21 Juli 2017
Apa itu Flakka, Narkoba Jenis Baru yang Sedang Ditelusuri BNN?

Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Budi Waseso. (Foto: MerahPutih/Bartolomeus Papu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih - Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso menyatakan pihaknya akan terus menelusuri titik peredaran narkotika jenis baru "flakka" yang saat ini telah masuk di Indonesia.

"Narkoba flakka itu tiba-tiba sudah di dalam (Indonesia)," kata Budi Waseso seusai acara Pembekalan dan Pengukuhan Kader Inti Pemuda Antinarkoba DIY di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta, Jumat (21/7).

Menurut Budi, hasil penelitian laboratorium narkoba BBN telah memastikan bahwa narkoba jenis flakka ada di Indonesia. Meski belum diketahui pola peredarannya, namun narkoba jenis baru itu mulai kerap ditemukan di sejumlah paket narkoba yang disita BNN.

"Barusan saya mendapat laporan , kita temukan lagi dalam paket yang kita sita ternyata juga sebuah narkotika jenis flaka," kata pria yang akrab disapa Buwas itu.

Oleh sebab itu, Buwas mengatakan untuk mencegah meluasnya peredaran flakka, BNN bersama Kementerian Kesehatan akan segera menindaklanjuti potensi peredarannya. "Sehingga kami bisa mengambil langkah hukum bilamana ada yang menyalahgunakan dan mengedarkannya," kata dia.

Budi menyadari hingga saat ini Indonesia masih menjadi sasaran peredaran narkoba dari berbagai negara. Di negara kepulauan seperti Indonesia, menurut dia, banyak bermunculan pelabuhan-pelabuhan tikus yang memudahkan lalu lintas peredaran narkoba.

"Ini karena memang begitu luasnya wilayah kita yang tidak bisa kita awasi, maka bisa mudah masuk," kata dia.

Penyelundupan 1 ton sabu dari China yang berhasil digagalkan di Anyer, Banten beberapa waktu lalu, menurut Budi, belum ada apa-apanya dibandingkan yang telah masuk wilayah Indonesia. Berdasarkan data yang ia terima dari China, pada 2016 narkotika dari negara tersebut yang berhasil masuk ke Indonesia mencapai 250 ton. "Narkoba yang masuk ke Indonesia sangatlah besar. Sebelum Bulan Puasa saja kita kecolongan 5 ton jenis sabu yang masuk ke Indonesia," kata Budi Waseso.(*)

Sumber: ANTARA

#Narkoba #Sindikat Narkoba # Badan Narkotika Nasional (BNN) #Komjen Pol Budi Waseso
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Kasus Mary Jane Veloso akhirnya menemui titik terang setelah Presiden Filipina memberikan pengampunan mutlak. Simak alasan Pemerintah RI menghormati keputusan ini dan kesepakatan di baliknya!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Indonesia
Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Jaringan Internasional di Bengkalis
Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan 28,3 kilogram sabu jaringan internasional di Bengkalis, Riau. Dua kurir ditangkap dan dua pengendali diburu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Jaringan Internasional di Bengkalis
Indonesia
Vape Mengandung Etomidate Merajalela, DPR Desak Kemenkes dan BNN Susun Regulasi
Komisi IX DPR RI meminta Kemenkes dan BNN menyusun regulasi penggunaan vape. Sebab, vape mengandung etomidate merajalela.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
Vape Mengandung Etomidate Merajalela, DPR Desak Kemenkes dan BNN Susun Regulasi
Indonesia
Kepala BNN Ungkap Tren Narkotika Cair, Menyaru Vape
Dalam beberapa bulan terakhir, bentuk narkotika tersebut muncul dalam sejumlah pengungkapan yang dilakukan BNN bersama aparat penegak hukum lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Kepala BNN Ungkap Tren Narkotika Cair, Menyaru Vape
Indonesia
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
RS (38), pria yang disebut bandar besar obat keras di Tanah Abang, ditangkap polisi setelah masuk DPO. Total tersangka dalam kasus ini menjadi enam orang.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
Indonesia
Polda Metro Bongkar Dugaan Industri Rumahan Produksi Etomidate di Jaksel, WN Malaysia Ditangkap
Polda Metro Jaya membongkar dugaan industri rumahan produksi etomidate di Jakarta Selatan. Seorang WN Malaysia berinisial LYL ditangkap.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Polda Metro Bongkar Dugaan Industri Rumahan Produksi Etomidate di Jaksel, WN Malaysia Ditangkap
Indonesia
Bareskrim Bongkar Jaringan King_Garden, Ungkap Penyamaran 9,4 Kg Ganja di Paket Tekstil
Petugas menemukan paket berisi 2 kilogram ganja yang dikirim menggunakan mobil ekspedisi dari Medan menuju Pasuruan dan Brebes.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Bareskrim Bongkar Jaringan King_Garden, Ungkap Penyamaran 9,4 Kg Ganja di Paket Tekstil
Indonesia
Dari Pasuruan ke Medan, Bareskrim Bongkar Jaringan Ganja Lintas Pulau yang Dikendalikan Napi
Pengungkapan bermula ketika Tim Subdit I Dittipidnarkoba Bareskrim Polri melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Dari Pasuruan ke Medan, Bareskrim Bongkar Jaringan Ganja Lintas Pulau yang Dikendalikan Napi
Indonesia
Terciduk Kasus Narkoba Lagi, Aktor Revaldo Kenal Bandar di Tempat Rehab
Aktor Revaldo Fifaldi Surya Permana kembali tersandung kasus narkoba untuk keempat kalinya.
Wisnu Cipto - Jumat, 28 Agustus 2026
Terciduk Kasus Narkoba Lagi, Aktor Revaldo Kenal Bandar di Tempat Rehab
Indonesia
Polisi Endus Jejak Transaksi di ‘Kampung Narkoba’, Temukan Lokasi Penyerahan Barang
Dalam penyisiran lokasi yang dikenal sebagai ‘Kampung Ambon’ tersebut, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkotika.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Polisi Endus Jejak Transaksi di ‘Kampung Narkoba’, Temukan Lokasi Penyerahan Barang
Bagikan