Polisi dan BNN Gerebek Kampung Bahari, 27 Orang Ditangkap, Sabu, Ganja hingga Senjata Api Disita

Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - 2 jam, 11 menit lalu
Polisi dan BNN Gerebek Kampung Bahari, 27 Orang Ditangkap, Sabu, Ganja hingga Senjata Api Disita

Polda Metro Jaya) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara. ANTARA/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Tim gabungan Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang diduga menjadi salah satu titik peredaran narkoba, Minggu (1/11).

Dalam operasi tersebut, Polda Metro Jaya menangkap 27 orang yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika. Petugas juga menyita berbagai barang bukti, mulai dari narkoba hingga senjata api.

Kita melakukan penggerebekan dari berbagai sisi. Oleh karena itu kita lakukan serempak, kemudian kita berkolaborasi dengan semua pihak, dari BNN, Bareskrim, Polda Metro Jaya, Brimob, dan lain sebagainya,

kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso.

Sita narkoba hingga mesin pencetak ekstasi

Baca juga:

Pemberantasan Narkoba hingga Pembenahan Pelayanan Publik Jadi Ujian Program Baru Kapolri

Bismo menjelaskan, dalam operasi tersebut petugas awalnya mengamankan empat orang di lokasi utama. Mereka terdiri dari satu orang yang kedapatan membawa barang bukti dan tiga orang yang diduga sebagai pengguna.

Satu, barang bukti ada padanya, yaitu pil psikotropika, kemudian ada tiga pengguna. Nanti kita akan lakukan pendalaman,

ujar Bismo.

Selain mengamankan puluhan orang, petugas menyita sejumlah barang bukti narkotika dalam jumlah besar. Barang bukti tersebut antara lain sabu-sabu, ganja, serta ribuan butir ekstasi.

Polisi juga menemukan satu unit mesin pencetak ekstasi, alat isap narkoba atau bong, senjata tajam, dan senjata api. Sejumlah uang tunai yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika turut disita.

Baca juga:

Indonesia-China Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, Tangkap 18 Orang

Sempat terjadi perlawanan saat penggerebekan

Bismo mengungkapkan, petugas sempat menghadapi perlawanan dari sejumlah pihak di lokasi. Namun, situasi tersebut tidak menghambat pelaksanaan operasi.

Menurut dia, perlawanan itu diduga merupakan upaya mengalihkan perhatian petugas dari area yang menjadi sasaran utama penggerebekan.

Perlawanan itu sebagai wujud pengalihan perhatian dari zona yang menjadi target operasi kita. Tapi kita tidak teralihkan terhadap fokus dari target operasi kita,

tutur Bismo.

Polisi akan bongkar lapak liar dan buru bandar

Baca juga:

Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo

Dalam keterangannya, Bismo juga menyebut aktivitas transaksi narkoba masih memanfaatkan lapak-lapak liar di sepanjang bantaran rel kereta api Kampung Bahari.

Untuk memutus mata rantai peredaran narkotika, kepolisian berencana membongkar bangunan liar yang diduga disalahgunakan sebagai tempat transaksi. Aparat juga akan melanjutkan operasi dan memburu bandar utama jaringan tersebut.

"Membongkar lapak juga supaya tidak disalahgunakan. Kita akan terus lakukan operasi ini di berbagai tempat dan juga pengejaran terhadap bandarnya," kata Bismo.

#Narkoba #Kampung Bahari # Badan Narkotika Nasional (BNN)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polisi dan BNN Gerebek Kampung Bahari, 27 Orang Ditangkap, Sabu, Ganja hingga Senjata Api Disita
Polisi dan BNN menggerebek kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara. Sebanyak 27 orang ditangkap, sementara narkoba, mesin pencetak ekstasi, dan senjata api disita.
Yusuf Abdillah - 2 jam, 11 menit lalu
Polisi dan BNN Gerebek Kampung Bahari, 27 Orang Ditangkap, Sabu, Ganja hingga Senjata Api Disita
Indonesia
Kapolri Buru Pendana Jaringan Sabu 1,2 Ton di Aceh, Kembangkan Kasus hingga Medan
Penyidik masih mendalami keterkaitan kasus laboratorium gelap di Aceh dengan jaringan lain.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapolri Buru Pendana Jaringan Sabu 1,2 Ton di Aceh, Kembangkan Kasus hingga Medan
Indonesia
Indonesia-China Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, Tangkap 18 Orang
Pertukaran informasi intelijen dan koordinasi antaraparat menjadi bagian penting dalam membongkar jaringan narkoba.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Indonesia-China Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, Tangkap 18 Orang
Indonesia
Tak Cukup Tangkap Pengedar, Pemberantasan Narkoba Harus Putus Jaringan Produksi
Keterlibatan langsung pemimpin Polri menjadi bentuk komitmen dalam melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Tak Cukup Tangkap Pengedar, Pemberantasan Narkoba Harus Putus Jaringan Produksi
Indonesia
Wacana Larangan Total Vape di Indonesia, DPR Soroti Bahaya Narkoba Cair
Komisi III DPR mendukung usulan Kapolri untuk melarang total vape di Indonesia. Hal itu terkait temuan narkoba dalam liquid vape.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Wacana Larangan Total Vape di Indonesia, DPR Soroti Bahaya Narkoba Cair
Indonesia
Pabrik Sabu 1,2 Ton Dibongkar di Pidie Aceh, 11 Orang Ditangkap
Pabrik sabu dengan barang bukti 1,2 ton dibongkar di Pidie, Aceh. Sebanyak 11 orang diamankan, sementara Kapolri mengingatkan ancaman narkoba.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Pabrik Sabu 1,2 Ton Dibongkar di Pidie Aceh, 11 Orang Ditangkap
Indonesia
Kapolri Bongkar Celah Narkotika dalam Vape, Polri dan BNN Sulit Membedakan Cairannya
Kapolri mengatakan cairan narkotika dapat dikemas dalam cartridge vape dengan tampilan dan aroma yang menyerupai produk biasa.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Kapolri Bongkar Celah Narkotika dalam Vape, Polri dan BNN Sulit Membedakan Cairannya
Indonesia
Kapolri Dorong Larangan Total Vape, Sebut Jadi Pintu Masuk Narkotika
Perkembangan narkotika kini semakin mengkhawatirkan karena bentuknya telah berevolusi dari padat menjadi cair.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Kapolri Dorong Larangan Total Vape, Sebut Jadi Pintu Masuk Narkotika
Indonesia
Kapal Berbendera Mongolia Tertangkap Angkut 1 Ton Ketamin di Perairan Sumut, Identitasnya Diduga Disamarkan
Pergerakannya telah dipantau aparat sejak Agustus 2026 setelah terdeteksi menunjukkan aktivitas tidak biasa di Selat Malaka.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Kapal Berbendera Mongolia Tertangkap Angkut 1 Ton Ketamin di Perairan Sumut, Identitasnya Diduga Disamarkan
Indonesia
Kasus Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Selat Malaka, 8 Awak Kapal MT Global 168 Diamankan
Aparat gabungan mengamankan delapan awak MT Global 168 dalam pengungkapan dugaan penyelundupan sekitar 1 ton ketamin di perairan Sumatera Utara.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Kasus Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Selat Malaka, 8 Awak Kapal MT Global 168 Diamankan
Bagikan