Apa Itu FCEV? Penjelasan Lengkap tentang Fuel Cell Electric Vehicle

ImanKImanK - Selasa, 23 Juli 2024
Apa Itu FCEV? Penjelasan Lengkap tentang Fuel Cell Electric Vehicle

Honda CR-V FCEV dikabarkan meluncur tahun ini. Foto: Dok/Honda

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Apa itu FCEV atau Fuel Cell Electric Vehicle adalah jenis kendaraan ramah lingkungan yang menggunakan hidrogen sebagai sumber energi untuk menghasilkan listrik melalui sel bahan bakar.

FCEV menawarkan alternatif yang menjanjikan untuk kendaraan listrik baterai dan kendaraan bermesin pembakaran internal.

Dalam artikel ini, kita akan membahas apa itu FCEV, cara kerjanya, kelebihan dan kekurangannya, serta mengapa kendaraan ini semakin mendapat perhatian sebagai solusi transportasi masa depan.

Baca juga:

5 Mobil Listrik Paling Murah di GIIAS 2024, Mulai Rp 180 Jutaan

Apa itu FCEV

Apa Itu FCEV
Apa itu FCEV. Foto Ist

FCEV adalah singkatan dari Fuel Cell Electric Vehicle, yaitu kendaraan yang menggunakan sel bahan bakar untuk menghasilkan listrik dari hidrogen.

Listrik yang dihasilkan digunakan untuk menggerakkan motor listrik, yang menggerakkan kendaraan. FCEV tidak menghasilkan emisi gas buang yang berbahaya, hanya air dan panas yang dihasilkan sebagai produk sampingan dari reaksi kimia di dalam sel bahan bakar.

Cara Kerja FCEV

1. Tangki Hidrogen

FCEV dilengkapi dengan tangki penyimpanan hidrogen yang bertekanan tinggi. Tangki ini menyimpan hidrogen dalam bentuk gas, yang kemudian digunakan sebagai bahan bakar untuk sel bahan bakar.

Baca juga:

Lirik Lagu Tatitut Ayu Ting Ting Viral di TikTok: Aku Butuh Kasih Sayang

2. Sel Bahan Bakar

Sel bahan bakar adalah komponen utama dalam FCEV. Di dalam sel bahan bakar, hidrogen bereaksi dengan oksigen dari udara melalui reaksi elektrokimia untuk menghasilkan listrik, air, dan panas. Listrik yang dihasilkan digunakan untuk menggerakkan motor listrik.

3. Motor Listrik

Motor listrik dalam FCEV mengubah energi listrik yang dihasilkan oleh sel bahan bakar menjadi energi mekanik untuk menggerakkan roda kendaraan. Motor listrik ini bekerja secara efisien dan memberikan akselerasi yang halus.

4. Baterai

FCEV juga dilengkapi dengan baterai kecil yang berfungsi untuk menyimpan energi tambahan dan mengoptimalkan kinerja kendaraan. Baterai ini membantu menyediakan tenaga tambahan saat akselerasi dan menyimpan energi yang dihasilkan saat pengereman regeneratif.

Baca juga:

Lirik Lagu Tatitut Ayu Ting Ting Viral di TikTok: Aku Butuh Kasih Sayang

5. Sistem Pengisian Hidrogen

Pengisian ulang tangki hidrogen FCEV dilakukan di stasiun pengisian hidrogen. Proses ini mirip dengan mengisi bahan bakar pada kendaraan konvensional dan biasanya memakan waktu beberapa menit.

Kelebihan FCEV

1. Emisi Nol

FCEV hanya menghasilkan air sebagai produk sampingan dari proses elektrokimia, sehingga tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca atau polutan berbahaya. Ini menjadikan FCEV pilihan yang ramah lingkungan.

2. Jarak Tempuh yang Panjang

FCEV menawarkan jarak tempuh yang lebih panjang dibandingkan dengan kendaraan listrik baterai (BEV). Dengan satu kali pengisian hidrogen, FCEV dapat menempuh jarak yang setara dengan kendaraan bermesin pembakaran internal.

3. Waktu Pengisian Cepat

Pengisian ulang hidrogen di FCEV memerlukan waktu yang singkat, biasanya hanya beberapa menit. Ini memberikan kemudahan yang mirip dengan mengisi bahan bakar kendaraan konvensional.

Baca juga:

Lirik Lagu Dola Angga Dermawan Viral di TikTok dan YouTube: Mengapa Ko Jadi Bagini

4. Kinerja yang Handal

FCEV menawarkan kinerja yang handal dengan akselerasi yang halus dan responsif. Motor listrik memberikan torsi instan, yang berarti FCEV dapat berakselerasi dengan cepat.

Kekurangan FCEV

1. Infrastruktur Pengisian yang Terbatas

Salah satu tantangan utama dalam adopsi FCEV adalah keterbatasan infrastruktur pengisian hidrogen. Meskipun jumlah stasiun pengisian hidrogen terus meningkat, ketersediaannya masih terbatas di banyak wilayah.

2. Biaya Awal yang Tinggi

Harga awal FCEV biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan kendaraan konvensional dan bahkan beberapa kendaraan listrik baterai. Namun, biaya ini diharapkan akan menurun seiring dengan perkembangan teknologi dan peningkatan produksi.

3. Produksi Hidrogen yang Tidak Ramah Lingkungan

Sebagian besar hidrogen saat ini diproduksi dari bahan bakar fosil melalui proses yang menghasilkan emisi karbon. Upaya untuk menghasilkan hidrogen secara bersih dan berkelanjutan melalui elektrolisis menggunakan energi terbarukan masih dalam tahap pengembangan.

Baca juga:

Lirik Lagu Inikah Jatuh Cinta Amanda Manopo: Baper Aku Dibuatnya

4. Kompleksitas Teknologi

FCEV memiliki sistem yang lebih kompleks dibandingkan dengan kendaraan konvensional atau BEV. Ini dapat mempengaruhi biaya perawatan dan memerlukan teknisi yang terlatih khusus untuk menangani komponen sel bahan bakar dan sistem hidrogen.

#Fuel Cell Electric Vehicle #Apa Itu FCEV #Kendaraan Listrik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Resmikan Molinas di Cikarang, Ekosistem Motor Listrik Nasional Mulai Dikembangkan
Presiden RI, Prabowo Subianto, akan meresmikan Molinas pada Kamis (13/8). Ekosistem motor listrik nasional kini memasuki babak baru.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Prabowo Resmikan Molinas di Cikarang, Ekosistem Motor Listrik Nasional Mulai Dikembangkan
Indonesia
DPR Dukung Insentif Kendaraan Listrik 2026, Pemerintah Diminta Siapkan Roadmap Industri
Meta description: Kaisar Abu Hanifah mendukung insentif kendaraan listrik 2026, tetapi meminta pemerintah menyiapkan roadmap industri yang jelas dan terukur.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
DPR Dukung Insentif Kendaraan Listrik 2026, Pemerintah Diminta Siapkan Roadmap Industri
Indonesia
Biar Adil, Pramono Siapkan Kebijakan Tarif Pajak Buat Kendaraan Listrik
Berbagai kebijakan itu membuat pertumbuhan mobil listrik di Jakarta tarus meningkat pesat.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Biar Adil, Pramono Siapkan Kebijakan Tarif Pajak Buat Kendaraan Listrik
Indonesia
Bukan Cuma Kereta, Prabowo Ingin Semua Kendaraan di Indonesia Berbasis Listrik
Presiden Prabowo menargetkan seluruh moda transportasi darat, mulai dari bus, truk, mobil hingga motor, beralih ke kendaraan listrik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Bukan Cuma Kereta, Prabowo Ingin Semua Kendaraan di Indonesia Berbasis Listrik
Indonesia
Insentif EV Bakal Dikaitkan Dengan Program Pengembangan Motor dan Mobil Listrik Nasional
Pemerintah saat ini tengah mengkaji pemberian insentif untuk mendorong penjualan kendaraan listrik, sekaligus memperkuat ekosistem industri EV di dalam negeri.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Insentif EV Bakal Dikaitkan Dengan Program Pengembangan Motor dan Mobil Listrik Nasional
Indonesia
Pemprov DKI Pertimbangkan Kaji Ulang Pajak Kendaraan Listrik, Pendapatan Berpotensi Hilang Rp 2 Triliun
Pemprov DKI akan mengkaji ulang pajak kendaraan listrik. Sebab, pendapatan berpotensi hilang Rp 2 triliun akibat pajak kendaraan listrik 0 persen.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
Pemprov DKI Pertimbangkan Kaji Ulang Pajak Kendaraan Listrik, Pendapatan Berpotensi Hilang Rp 2 Triliun
Indonesia
Prabowo Pastikan Motor Listrik Nasional Segera Mengaspal, Ungkap Target Besarnya
Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan, bahwa motor listrik nasional segera mengaspal.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Prabowo Pastikan Motor Listrik Nasional Segera Mengaspal, Ungkap Target Besarnya
Indonesia
Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Hadir di Banyumas, Intip Spesifikasi dan Keunggulannya
Becak listrik bantuan Presiden Prabowo mulai hadir di Banyumas. Simak spesifikasi, jarak tempuh, kapasitas, fitur LCD, harga Rp 23 juta, dan garansi lima tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Hadir di Banyumas, Intip Spesifikasi dan Keunggulannya
Indonesia
Insentif Pembelian Kendaraan Listrik Kembali Ditunda Pemerintah
Pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk kendaraan listrik mencakup masing-masing 100 ribu unit mobil listrik dan sepeda motor listrik pada tahun ini.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Insentif Pembelian Kendaraan Listrik Kembali Ditunda Pemerintah
Indonesia
Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Sektor Energi hingga Kendaraan Listrik
Presiden Prabowo Subianto mengajak Jerman memperluas investasi di sektor energi baru terbarukan, kendaraan listrik, semikonduktor, hingga mineral kritis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Sektor Energi hingga Kendaraan Listrik
Bagikan