Antisipasi Virus Corona, Menhub Budi Terus Pantau Pergerakan WN Tiongkok

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 28 Januari 2020
Antisipasi Virus Corona, Menhub Budi Terus Pantau Pergerakan WN Tiongkok

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Foto: MP/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengaku, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna mengantisipasi penyebaran virus corona di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Budi di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (28/1), sesaat sebelum dirinya mengikuti Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi V DPR RI.

Baca Juga

DPR Desak Kemenkes Jangan Pasif Antisipasi Masuknya Virus Corona

Dirinya menegaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Dr Terawan Agus Putranto dan Menteri Pariwisata (Menpar) Wishnutama guna membahas langkah antisipasi penyebaran virus corona di Indonesia.

"Jadi kemarin kami mengadakan koordinasi intensif dengan Menkes dan Menpar untuk mengidentifikasi bagaimana pergerakan mereka ke Tiongkok," katanya.

Menhub Budi Karya melantik tujub pejabat Eselon 1 Kemenhub di Jakarta, Selasa (28/1/2020). (ANTARA/HO-Kemenhub)
Menhub Budi Karya melantik tujub pejabat Eselon 1 Kemenhub di Jakarta, Selasa (28/1/2020). (ANTARA/HO-Kemenhub)

Menurut Pak Menkes, lanjut Budi, saat ini hanya Wuhan yang teridentifikasi sebagai daerah endemik corona.

"Pak Menkes jelas menyatakan, saat ini hanya Wuhan yang diidentifikasi sebagai daerah yang harus dihindari dan Wuhan juga menutup diri. Oleh karenanya kita tidak ke Wuhan dan dari Wuhan tidak ke kita," tuturnya.

Baca Juga

DPRD Desak Pemprov DKI Bentuk Tim Kecil Antisipasi Virus Corona di Jakarta

Budi mengatakan, bandara-bandara di kota lain di Tiongkok selain Wuhan tetap membuka pelayanan.

"Tapi bandara yang lain tetap membuka pelayanannya," ungkap Budi yang mengenakan pakaian daerah ini.

Budi berpendapat, rekomendasi WHO adalah rujukan yang digunakan pihaknya untuk menentukan kebijakan mengenai penerbangan ke Tiongkok, khususnya Wuhan.

"Patokannya adalah rekomendasi dari WHO. Nanti kalau sudah ada rekomendasi dari WHO baru kami dengan Menkes dan Menlu (Menteri Luar Negeri -red) akan membahas tentang kemungkinan-kemungkinan yang lain," jelasnya.

Budi menerangkan, sebagai anggota dari WHO, tentu Pemerintah RI, khususnya Kemenhub tunduk pada rekomendasi WHO.

"Tentu alasan pemerintah melarang WNI mengunjungi Wuhan adalah karena kita sebagai bagian dari anggota WHO, kita mengikuti apa yang direkomendasikan WHO," ujarnya.

Virus Corona
Ilustrasi Corona

Budi mengungkapkan, lantaran WHO merupakan lembaga di bawah PBB yang khusus mengurusi masalah kesehatan, dan terdiri dari orang-orang yang memiliki kapasitas dan kredibilitas, maka pihaknya wajib tunduk pada rekomendasi WHO.

Baca Juga

DPR Sarankan Pemerintah Larang Turis Tiongkok ke Indonesia

"Jadi alasan kita hanya itu saja, kita mengikuti rekomendasi dari WHO, karena WHO terdiri dari orang-orang yang memiliki kapasitas dan kredibilitas, WHO adalah badan dunia yang khusus mengurusi kesehatan di mana kita merupakan salah satu anggotanya," ucapnya.

Budi mengaku, pihaknya telah menghimbau kepada petugas di bandara, khususnya para front liner untuk selalu waspada dan melakukan langkah pencegahan terhadap diri sendiri.

"Para wisatawan dari Tiongkok kita sudah tugaskan agar para petugas kita menjaga agar masuknya itu dijaga dengan baik dengan menggunakan thermal dan lain sebagainya," imbuhnya.

Namun, tutur Budi, langkah pencegahan tersebut jangan membuat para wisatawan khususnya dari Tiongkok menjadi tersinggung. Dirinya juga menjamin, tidak ada larangan bagi para wisatawan Tiongkok berkunjung ke Tanah Air.

"Petugas di front liner pakai masker, tapi lakukan as ussual saja begitu, kita kan sebagai tuan rumah harus sopan. Jadi tidak ada larangan bagi para wisatawan Tiongkok ke Indonesia," tegasnya.

Baca Juga

AS Konfirmasi Lima Kasus Virus Corona

Terkait kabar ada seorang WNI di Bandung yang diduga teridentifikasi gejala corona, Budi menganggap hal tersebut merupakan kewenangan Menkes untuk menjawabnya, namun dirinya mengaku selalu berkoordinasi dengan Kemenkes dan petugas Kesehatan Karantina Bandara (KKB) untuk melakukan berbagai langkah preventif.

"Memang policynya demikian, jadi kejadian-kejadian tersebut merupakan kewenangan Kemenkes untuk menanganinya. Koordinasi dengan Kemenkes dan KKB di setiap bandara juga selalu kami lakukan," pungkasnya. (Knu)

#Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Indonesia
KPK Bakal Periksa Lagi Menhub Budi Karya di Kasus Suap DJKA
KPK sebelumnya menjerat Direktur Prasarana Perkeretapian DJKA Kemenhub Harno Trimadi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Februari 2024
KPK Bakal Periksa Lagi Menhub Budi Karya di Kasus Suap DJKA
Bagikan