Antisipasi Sampah Salat Id, Pasukan Oranye DKI Siaga di Ring 1

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 13 Juni 2018
Antisipasi Sampah Salat Id, Pasukan Oranye DKI Siaga di Ring 1

Sampah koran bekas Salat Id. Foto: Antara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Petugas kebersihan atau biasa disebut dengan pasukan oranye dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta tetap disiagakan saat Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

“Hanya sekitar 10 persen petugas yang mudik pada Lebaran kali ini, sisanya tetap bertugas,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji di Jakarta Pusat, Rabu (13/6).

Isnawa menyebut kebijaksanaan memperbolehkan sebagian kecil personel kebersihan mengambil cuti dikarenakan saat libur lebaran timbunan sampah sedikit menurun dan sampah hanya menumpuk di tempat-tempat tertentu saja, seperti di lokasi digelarnya Salat Id dan tempat wisata.

Pasukan Oranye
Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau dikenal dengan sebutan Pasukan Oranye. Foto: Antara

DLH Provinsi DKI Jakarta pada prinsipnya memperkenankan Penyedia Jasa lainnya Perorangan (pasukan oranye) untuk mudik setelah sebelumnya melalui proses pendataan.

“Prinsipnya tidak boleh ada kekosongan di lokasi tugas yang menjadi tanggungjawabnya. Namun, khusus wilayah Jakarta Pusat pada hari H semua petugas disiagakan karena merupakan kawasan ring 1,” kata Isnawa.

Volume Sampah Sehari 8.000 Ton

Untuk diketahui Volume rata-rata sampah mulai 1 hingga 26 Ramadan yang masuk ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang menjadi 7.999 ton per hari, naik 289 ton/hari atau meningkat empat persen dibanding hari biasa. Sebagaimana dilaporkan Antara, padahal pada sebelum ramadan sampah yang masuk ke TPST Bantargebang hanya berjumlah 7.710 ton per hari.

sampah plastik
Tumpukan sampah botol plastik. Foto: Antara

Beberapa jenis sampah yang mengalami peningkatan itu sebagian besar berupa sampah rumah tangga, seperti sayur-mayur, buah-buahan, plastik serta pembungkus makanan lainnya.

Puncak tonase penanganan sampah akan terjadi pada H+7, H+8, H+9 dan H+10 Lebaran, dan setelahnya kembali ke rata-rata timbunan normal. Peningkatan tonase tersebut disebabkan sebagian besar warga Jakarta kembali dari kampung halamannya masing-masing.

"Kemudian, tukang gerobak sampah yang sempat mudik juga sudah kembali bertugas, sehingga tumpukan-tumpukan sampah yang sempat tertinggal di tempat sampah rumah tangga mulai dikirim ke tempat penampungan sementara (TPS)," tutur Isnawa.

tempat penampungang sampah
Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Jakarta. Foto:Antara

Selain itu, DLH Provinsi DKI Jakarta juga membuat jadwal piket para pejabat selama libur Lebaran untuk memastikan penanganan kebersihan di darat, badan air dan tempat pengolahan sampah tetap berjalan optimal.

Selain kesiapan pasukan oranye dan pejabat DLH Prov. DKI Jakarta, pendukung operasional seperti unit storing kendaraan dan petugas bengkel juga tetap bertugas. (*)

#Sampah #Pasukan Oranye #Ramadan
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Penanganan Sampah Diperkuat, DLH DKI Dorong Pengurangan Risiko Banjir
DLH DKI Jakarta memperkuat penanganan sampah badan air dari hulu ke hilir, mengoptimalkan saringan sampah dan menyiagakan Pasukan Orange untuk cegah banjir.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Penanganan Sampah Diperkuat, DLH DKI Dorong Pengurangan Risiko Banjir
Indonesia
Wakil Ketua Komisi IX DPR Usul 2 Skenario Pembagian MBG selama Ramadan
Menekankan pentingnya pengaturan pola distribusi makanan agar keamanan pangan dan kandungan gizi tetap terjamin.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Wakil Ketua Komisi IX DPR Usul 2 Skenario Pembagian MBG selama Ramadan
Indonesia
BHR Ojol Bakal Kembali Diberlakukan di Lebaran 2026
Bonus bagi mitra nantinya diberikan secara proporsional sesuai kinerja dalam bentuk uang tunai dengan perhitungan sebesar 20 persen dari rata-rata pendapatan bersih bulanan selama 12 bulan terakhir
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
BHR Ojol Bakal Kembali Diberlakukan di Lebaran 2026
Indonesia
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Danantara telah berdiskusi dengan Kamar Dagang Swiss (Swiss Chamber of Commerce) mengenai potensi kerja sama dalam proyek tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama
Beredar informasi yang menyebut elemen mahasiswa menolak kebijakan program MBG saat bulan Ramadan, Cek Faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama
Dunia
TPA Raksasa Longsor di Filipina, 1 Tewas dan 38 Hilang
Banyak korban diyakini merupakan pekerja di TPA tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
 TPA Raksasa Longsor di Filipina, 1 Tewas dan 38 Hilang
Indonesia
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Insiden 3 kali longsor pada Mei sampai Desember 2025 menunjukkan kondisinya sudah pelik.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Indonesia
TPS Rusunawa PIK 2 Ditutup untuk RTH, Penghuni Buang Sampah Harus ke Rawa Terate
Penutupan TPS Rusunawa PIK 2 dilakukan untuk mengatasi bau sampah yang sangat menyengat
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
TPS Rusunawa PIK 2 Ditutup untuk RTH, Penghuni Buang Sampah Harus ke Rawa Terate
Indonesia
Status Darurat Sampah di Kota Tangerang Selatan Diperpanjang
Perpanjangan itu didasari hasil evaluasi status darurat sampah tahap pertama yang berakhir pada Senin (5/1)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Status Darurat Sampah di Kota Tangerang Selatan Diperpanjang
Indonesia
Pembangunan PSEL Masuk Proyek Hilirisasi Strategis Pemerintah, Investasi Capai Rp 600 Triliun
Pemerintah akan memulai pembangunan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di 34 kabupaten/kota pada awal 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
Pembangunan PSEL Masuk Proyek Hilirisasi Strategis Pemerintah, Investasi Capai Rp 600 Triliun
Bagikan