Antisipasi Demo, Sekolah Diminta Cek Pelajar 3 Kali Sehari

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 17 Oktober 2020
Antisipasi Demo, Sekolah Diminta Cek Pelajar 3 Kali Sehari

Puluhan pelajar terjaring razia unjuk rasa diboyong ke Mapolsek Tambora, Jakarta Barat, Selasa (13/10/2020). (ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Barat)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mengantisipasi para pelajar kembali ikut demo hingga berbuat kerusuhan, Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan, minta sekolah di wilayahnya rutin menggelar pertemuan virtual pada pagi, siang, dan sore hari.

Pertemuan virtual wajib dihadiri oleh orangtua dan pihak sekolah juga, khususnya anak SMP kelas 7-9 dan SMA kelas 10-12. Dengan begini, maka diharapkan para pelajar bisa dicegah ikut demo, apalagi sampai membuat rusuh.

"Sejauh ini kami juga selalu memberikan informasi melalui WA, bahkan bebarapa saat lalu kita undang semua kepsek-kepsek, termasuk swasta untuk diberikan arahan," kata Kepala Sudin Pendidikan 1 Jakarta Selatan, Joko Sugiarto kepada wartawan, Jumat (16/10).

Baca Juga:

Mengapa Justru Pelajar Paling Banyak Ditangkap Saat Kerusuhan?

Sebagai contoh, adanya demo dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia hari ini, lantas pihaknya telah memberi informasi pada semua sekolah di Jakarta Selatan sehingga anak didiknya mengikuti kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) bukan malah demo.

Para pelajar diminta melakukan komunikasi atau daftar hadir selama tiga kali yaitu pagi, siang, dan sore agar terpantau aktivitasnya.

"Dengan begitu tentunya dia jadi terbatas di rumah saja dan terpantau orangtuanya juga, lalu dikasih juga tugas tambahan diatas jam 13.00 WIB selain dari tugas BDR itu. Dengan pertemuan secara virtual artinya terjadi diskusi antara pihak sekolah dan murid-murid, yang mana diharapkan kita semua bisa sama-sama menjaga," katanya.

Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Antonius Agus Rahmanto menambahkan, sejauh ini, berdasar data pihaknya selama dua kali demo 8 dan 13 Oktober 2020 lalu yang menolak Undang-Undang Cipta Kerja Omnibus Law, ada 288 siswa yang diamankan.

Sebanyak 57 siswa diantaranya murid dari 28 sekolah SMP dan SMA di Jakarta Selatan. Sisanya merupakan murid dari sekolah SMP dan SMA di Bogor, Depok, dan Bekasi.

Sekelompok remaja diamankan jajaran Polres Metro Jakarta Selatan dalam patroli mencegah pergerakan massa aksi penolakan UU Cipta Kerja ke Istana Merdeka, Selasa (13/10/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)
Sekelompok remaja diamankan jajaran Polres Metro Jakarta Selatan dalam patroli mencegah pergerakan massa aksi penolakan UU Cipta Kerja ke Istana Merdeka, Selasa (13/10/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

"Ternyata kita paham dari Sudin Pendidikan Jaksel juga ada sistem, warning, dan pemberitahuan pada pihak sekolah juga orangtua murid (terkait demo)," kata Agus.

Dirinya menambahkan, sebagai langkah pencegahan, pihaknya juga akan gencar memberikan sosialisasi ke pihak Sudin Pendidikan Jaksel sejak sebelum adanya demo. Sosialisasi tersebut pun diteruskan juga ke sekolah-sekolah yang ada di Jakarta Selatan.

Polisi akan minta perwakilan dari Sudin Pendidikan Jaksel untuk berada di kantor polisi guna memantau saat ada pelajar yang diamankan. Dengan demikian, pihak sekolah pun bisa langsung dibertahu tentang anak didiknya, termasuk orangtuanya.

"Contoh, seperti demo hari ini, H-1 kita beritahu Sudin Pendidikan akan ada demo, nah dari Sudin akan beritahu ke sekolah sampai ke orangtua untuk diberikan tugas dari sekolah dan diberikan absen dari pagi, siang, hingga sore, ditambah orangtuanya juga memantau lagi," kata Agus. (Knu)

Baca Juga:

Dua Pelaku Pembakaran Truk Satpol PP Sukoharjo Diamankan Polisi

#Pendemo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prancis Bakal Terapkan Aturan Peserta Aksi Bayar Kerusakan, Denda Rp 200 Juta Per Orang
RUU itu bertujuan mengatur "ganti rugi atas kerusakan akibat kekerasan atau perusakan yang dilakukan di ruang publik serta pemulihan kerugian."
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Prancis Bakal Terapkan Aturan Peserta Aksi Bayar Kerusakan, Denda Rp 200 Juta Per Orang
Indonesia
MRT Tutup Stasiun Dukuh Atas dan Transjakarta Tidak Layani 6 Rute Karena Aksi di Sekitar Bundaran HI
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyiagakan sebanyak 1.249 personel lalu lintas untuk mengamankan serta mengatur arus kendaraan selama berlangsungnya kegiatan penyampaian pendapat
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
MRT Tutup Stasiun Dukuh Atas dan Transjakarta Tidak Layani  6 Rute Karena Aksi di Sekitar Bundaran HI
Indonesia
Truk Dalmas Dibakar, Polrestabes Bandung Buru Pelaku
Kendaraan polisi tersebut tengah melaju sebelum tiba-tiba diserang sekelompok orang di lokasi kejadian. Para pelaku diduga melempari kendaraan dengan batu, kembang api, petasan, hingga bom molotov.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Truk Dalmas Dibakar, Polrestabes Bandung Buru Pelaku
Indonesia
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengerahkan 60 petugas untuk membantu mengatur lalu lintas selama aksi unjuk rasa di enam kawasan Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Indonesia
Italia Kerahkan Tentara Atasi Kerusuhan di Milan
Di kota di bagian utara Italia itu, lebih dari 300 orang ditahan polisi dan hampir 50 di antaranya ditangkap
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Italia Kerahkan Tentara Atasi Kerusuhan di Milan
Indonesia
Amankan Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, 9500 Aparat Dikerahkan ke Jalan ​
Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) bersama aliansi universitas lain dan koalisi masyarakat sipil berencana menggelar demonstrasi pada Selasa (20/10/2026).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Amankan Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, 9500 Aparat Dikerahkan ke Jalan ​
Indonesia
Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Polisi Bakal Lakukan Penyekatan Lalu Lintas
Petugas tidak sekadar melakukan penyekatan lalu lintas, melainkan peningkatan patroli dan pengamanan ketat di titik-titik vital mobilitas masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Polisi Bakal Lakukan Penyekatan Lalu Lintas
Indonesia
Polresta Tangerang Jaga Ketat Stasiun dan Tol Cegah Pelajar Ikut Demo 20 Oktober Bareng BEM UI
Cari tahu info terkini pengamanan Polresta Tangerang jelang demo 20 Oktober 2026 di Jakarta. Polisi jaga ketat stasiun dan tol demi cegah pelajar ikut aksi turun ke jalan!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Oktober 2026
Polresta Tangerang Jaga Ketat Stasiun dan Tol Cegah Pelajar Ikut Demo 20 Oktober Bareng BEM UI
Indonesia
3 Tersangka Pengeroyokan Pedagang Cermin Saat Kerusuhan Pejompongan Diancam 12 Tahun Penjara
Bambang Setiawan merupakan pedagang cermin yang menjadi korban dalam kerusuhan di kawasan Pejompongan setelah demonstrasi pada 27 Agustus 2026 dan akhirnya meninggal dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
3 Tersangka Pengeroyokan Pedagang Cermin Saat Kerusuhan Pejompongan Diancam 12 Tahun Penjara
Indonesia
Polisi Telusuri Badan Hukum Pemberi Dana Kerusuhaan di Pejompongan Tewaskan Pedagang Cermin
Polisi kini mendalami pihak yang berada di balik permintaan pengerahan massa sekaligus menyiapkan pendanaan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Polisi Telusuri Badan Hukum Pemberi Dana Kerusuhaan di Pejompongan Tewaskan Pedagang Cermin
Bagikan