Anti Mainstream, Kaesang Pangarep Akan Buat Kopi Kemasan Isi 20 Liter

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 17 Mei 2020
Anti Mainstream, Kaesang Pangarep Akan Buat Kopi Kemasan Isi 20 Liter

Kaesang Pangarep menyebutkan akan membuat kopi isi 20 liter (Foto: twitter @kaesangp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBAGAI seorang pengusaha, ide-ide kreatif dan antimainstream tentunya sangat diperlukan. Seperti halnya putra Pesiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep.

Selain usaha Sang Pisang, Kaesang juga memiliki usaha kopi yakni Ternakopi. Saat ini usaha kopi dari Kaesang bisa dibilang cukup digemari para penikmat kopi di Indonesia.

Baca Juga:

Pakai Kemeja Putih, Kaesang Nunggu Ditelepon Presiden Jokowi

Kaesang memiliki berbagai jenis bisnis, salah satunya bisnis kopi (Foto: instagram @kaesangp)

Di masa pandemi, Kaesang pun sempat menyediakan pemesanan lewat online, agar produk kopinya tetap dapat dinikmati para pelanggan dirumah.

Seperti yang diketahui sejumlah coffee shop saat ini telah melakukan berbagai inovasi, demi memudahkan para pelangganya agar tetap bisa menikmati kopi, meski tetap menjaga social distanncing.

Beberapa coffee shop pun menyediakan kopi dalam kapasitas besar yakni 1 liter. Untuk memudahkan para pelanggan agar tak perlu sering bolak balik untuk membeli kopi.

Baca Juga:

Gibran Rakabuming Dibully Warganet, Kaesang Lakukan Ini

Tapi, di saat banyak coffee shop yang menjual kopi dengan kemasan 1 liter, Kaesang Pangarep justru ingin membuat sebuah terobosan baru. Yakni membuat kemasan kopi seember berukurang 20 liter.

Kaesang meluncurkan sebuah cuitan yang menggegerkan warganet (Foto: twitter @kaesangp)

"Saya mau bikin kopi isi 20 liter" tulis Kaesang pada akun twitter pribadinya @kaesangp.

Uniknya, pada unggahan tersebut, Kaesang pun menyertakan sebuah ember hitam. Melihat hal itu, lantas saja para warganet melontarkan komentar yang mengejutkan.

"Bukan buat minum, tpi buat mandi" ujar @riajvdd

"Habis minum langsung darah tinggi dan gak tidur 7 hari 7 malem" celoteh @amaliaNC.

"buat ngopi sekelurahan njir" kata @neeeurose

"mantap Mas, jangan tanggung-tanggung klo perlu setangki truk BBM Pertamina ((((15,000liter)))) awokwokwokwo" tulis @reiduan_a

"Biar ga tidur smpe corona selesai" lanjut @nonelisk.

Namun tampaknya itu hanya sebuah candaan dari Kaesang. Tapi bukan tidak mungkin kopi kemasan 20 liter akan dihadirkan.

Jika dengan kemasan ember hitam seperti itu tentu tak akan menarik para pembeli, tapi lain hal jika kemasan dibuat seperti galon air atau sejenisnya dengan packaging yang menarik. Bisa jadi para penikmat kopi akan terbantu disaat pandemi Virus Corona saat ini. (Ryn)

Baca Juga:

Video Terbaru Kaesang Jadi Sorotan, Hingga Kahiyang Turun Tangan, Ada Apa?

#Kaesang Pangarep #Kopi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Beredar unggahan yang menyebut Wapres Gibran meminta adiknya, Kaesang, untuk menjadi ketua BGN. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Indonesia
Café & Brasserie Expo 2026 di NICE PIK 2: Ajang Terbesar untuk Pelaku dan Pencinta Industri Kopi
Kunjungi Café & Brasserie Expo (CBE) 2026 pada 9-11 Oktober 2026 di NICE PIK 2. Temukan pameran kopi, pelatihan barista, peluang bisnis kafe, dan promo spesial BCA.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
Café & Brasserie Expo 2026 di NICE PIK 2: Ajang Terbesar untuk Pelaku dan Pencinta Industri Kopi
Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Berita Foto
Kebun Kopi Sangga Buana dan Upaya Menjaga Ruang Hijau Jakarta
Petugas memilah biji kopi dari kebun kopi Sangga Buana di Kawasan Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 23 September 2026
Kebun Kopi Sangga Buana dan Upaya Menjaga Ruang Hijau Jakarta
Fun
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Cing Cangkeling merupakan kopi single origin Mandalagiri, Garut, dari varietas Yellow Bourbon dengan notes stone fruit, anggur, beri, dan gula merah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Lifestyle
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Berbeda dari sekadar menghadirkan varian kopi baru, Roemah Koffie membawa cerita kebun keluarga yang dirawat dan dikembangkan petani kopi asal Garut.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Fun
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Dari Rambadia hingga Cublak Suweng, kopi Indonesia dibawa Roemah Koffie ke panggung dunia. Klik untuk detail kisahnya!
Wisnu Cipto - Minggu, 06 September 2026
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Kuliner
Dari Tanah hingga Cangkir, Roemah Koffie Merayakan Karakter Kopi Indonesia
Dari satu pulau ke pulau lain, bahkan dari satu daerah ke daerah lain, secangkir kopi dapat membawa pengalaman rasa sekaligus cerita yang berbeda.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari Tanah hingga Cangkir, Roemah Koffie Merayakan Karakter Kopi Indonesia
Berita Foto
Pecinta Kopi Berburu Cita Rasa Khas Nusantara di Indonesia Coffee Expo 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mencicipi segelas kopi saat mengunjungi pameran Indonesia Coffee Expo 2026 di JICC, Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 04 September 2026
Pecinta Kopi Berburu Cita Rasa Khas Nusantara di Indonesia Coffee Expo 2026
Kuliner
Menyesap Rasa, Menjalin Kisah dalam Seduhan Kopi
Sejak kopi bisa dinikmati rakyat secara umum, tradisi ngopi berkembang dari warung kopi sederhana di desa hingga kedai modern kekinian di kota besar.
Dwi Astarini - Minggu, 30 Agustus 2026
Menyesap Rasa, Menjalin Kisah dalam Seduhan Kopi
Bagikan