Anoreksia Masih jadi Momok Kesehatan

P Suryo RP Suryo R - Senin, 03 Juli 2023
Anoreksia Masih jadi Momok Kesehatan

Seseorang yang mengidap anoreksia akan membatasi jumlah kalori yang masuk pada tubuh. (Unsplash/Diana Polekhina)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ARIANA Grande mendadak jadi sorotan saat kembali muncul di publik. Penampilan terbarunya terlihat lebih kurus dari sebelumnya, dan ramai disebut netizen mengalami anoreksia. Ada beberapa potret yang membuatnya jadi sorotan sampai disebut alami anoreksia.

Potret pertama adalah saat ia tengah menghadiri konser Jeff Goldblum di Ronnie Scott’s Jazz Club, London, inggris. Pada saat itu ia mengenakan tanktop berwarna hitam yang dibalut jaket tebal berwarna pink, sangat menampilkan bagian leher, bahu, dan lengan yang nampak kurus.

Lalu, ada juga potret saat bersama Cynthia Evrio untuk film Wicked, yang dengan busana polkadotnya, membuat Ariana terlihat sangat kurus. Sampai unggahan terakhirnya yang juga menampakkan potret kurusnya. Karena beberapa potret tersebutlah, mendadak ramai netizen yang katakan jika Ariana Grande alami anoreksia. Ramai disebut anoreksia. Apa itu?

Baca Juga:

AdMedika Sequis x Alodokter Hadirkan Layanan Telemedisin

sehat
Anoreksia berhubungan dengan ketakutan akan kenaikan berat badan. (Unsplash/Annie Spratt)

Seperti dilansir dari Mayo Clinic, anoreksia adalah gangguan makan pada seseorang yang ditandai dengan berat badan rendah yang tidak normal, ketakutan akan kenaikan berat badan, dan persepsi berat yang menyimpang.

Seseorang yang mengidap anoreksia akan membatasi jumlah kalori yang masuk pada tubuh, sangat memilih jenis makanan yang di makan, melakukan olehraga yang berlebihan, membuang makanan melalui muntah yang disengaja, sampai penyalahgunaan obat pencahar.

Karena hal ini, penurunan berat badan yang ekstrem terjadi. Mereka yang mengalami anoreksia merasakan ketakutan berlebih dengan kenaikan berat badannya. Sehingga melakukan beragam cara agar tubuhnya tetap sama atau lebih kurus lagi.

Baca Juga:

Cara Atur Porsi Makan untuk Turunkan Berat Badan

sehat
Anoreksia dapat menimbulkan masalah kesehatan seperti anemia. (Unsplash/Elena Leya)

Jika terus dibiarkan tanpa mendapat perawatan, anoreksia dapat menimbulkan masalah kesehatan seperti anemia, masalah jantung, keropos tulang, kehilangan otot, tidak adanya menstruasi, sembelit, kembung atau mual, kalium darah rendah, natrium, dan masalah ginjal.

Penderita ini mengalami kekurangan gizi yang parah, setiap organ dalam tubuh dapat merusak otak, termasuk jantung, dan ginjal. Kerusakan ini mungkin tidak sepenuhnya dapat dipulihkan, bahkan ketika anoreksia terkendali.

Selain komplikasi fisik, penderita anoreksia juga bisa memiliki gangguan kesehatan mental, seperti gangguan kepribadian, gangguan obsesif, penyalahgunaan alkohol dan zat, dan melukai diri sendiri. (dkr)

Baca Juga:

Liburan Sekolah Jadi Momen Penting Tumbuh Kembang Anak

#Kesehatan #Selebritas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Baru Jadian Sama T.O.P, Gaya PDKT Nana Jadi Sorotan
Nana memberikan gambaran tentang pendekatannya sendiri dalam menyeimbangkan kisah cinta di tengah kesibukan jadwalnya.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Baru Jadian Sama T.O.P, Gaya PDKT Nana Jadi Sorotan
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
ShowBiz
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Koleksi tersebut ditempatkan berdampingan dengan memorabilia sejumlah musisi legendaris dunia, termasuk Michael Jackson.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Bagikan