Anies Uji Coba Mobil Vaksin Keliling, Target 1.000 Orang Per Kelurahan
Ilustrasi - Vaksinasi Covid-19 atau vaksin virus corona. ANTARA/Shutterstock/pri. (ANTARA/Shutterstock)
MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta telah melaksanakan uji coba mobil vaksin COVID-19. Total mobil vaksin yang dimiliki saat ini berjumlah 16 unit mobil.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kehadiran mobil vaksin keliling tersebut atas kolaborasi dari semua unsur di Jakarta.
Sebanyak 16 mobil tersebut pemberian dari lembaga pemerintahan, di antaranya Polda Metro Jaya memberikan 3 mobil vaksin, Kodam Jaya 3 mobil vaksin, Kemendikbud mengalokasikan 2 mobil, PT Magenta Media Tama 3 mobil, dan Pemprov DKI sebanyak 5 mobil vaksin.
Baca Juga:
Narasi Menyesatkan COVID-19 Membunuh Lebih Banyak Orang yang Divaksinasi
"Ini kolaborasi dengan Aprindo, Apindo, Hipindo, Kadin, dan tenaga-tenaganya juga merupakan tenaga relawan yang bersama-sama disumbangkan dari institusi-institusi ini," papar Anies di Senen, saat meninjau uji coba mobil vaksin, Rabu (7/7).
Anies mengatakan, 16 mobil vaksin keliling diharapkan dapat bekerja untuk menjemput masyarakat yang memiliki kendala untuk mendatangi lokasi-lokasi vaksinasi yang sudah ada sekarang.
Menurut dia, dengan adanya mobil vaksin, target vaksin yang sudah dicanangkan bisa bercapai. Anies pun mengklaim, per hari Pemprov DKI sudah melakukan vaksinasi sebanyak 4,9 juta orang.
"Jadi kami yakin target yang sudah ditetapkan Bapak Presiden di akhir Agustus sebanyak 7,5 juta akan bisa tercapai lebih awal," urainya.
Lebih lanjut, kata Anies, cara kerja mobil vaksin mendatangi kampung-kampung dan perumahan. Warga juga bisa mengajukan vaksinasi di daerahnya dengan melapor ke Pemprov DKI melalui aplikasi JAKI.
Program mobil vaksin diperuntukkan bagi semua golongan, termasuk juga anak-anak di bawah umur 18 tahun.
"Jadi semua orang di atas 12 tahun bisa mendapatkan vaksinasi lewat vaksin mobil," paparnya.
Baca Juga:
Target vaksinasi keliling 1.000 orang divaksin per kelurahan tiap harinya. Dengan adanya vaksin keliling, kasus pandemi COVID-19 di Jakarta segera selesai dan masyarakat bisa hidup kembali normal.
"Karena datang di sebuah tempat. Kalau untuk masyarakat kita akan targetkan 1.000 per kelurahan," pungkasnya. (Asp)
Baca Juga:
Wagub DKI Yakin Akhir Agustus Target Jokowi 7,5 Juta Orang Divaksin Terlampaui
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet