Anies Sebut 16 Persen Paparan COVID-19 Varian Baru Menimpa Anak-anak

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 02 Juli 2021
Anies Sebut 16 Persen Paparan COVID-19 Varian Baru Menimpa Anak-anak

Gubernur DKI Anies Baswedan meninjau vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak di MAN 7 Jagakarsa, Jumat (2/7). (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau program vaksinasi masyarakat berusia 12 hingga 17 tahun di MAN 7 Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (2/7).

Anies menegaskan, vaksin itu sangat penting untuk kekebalan tubuh agar tidak terpapar virus corona. Ia pun menyampaikan, orang yang pernah divaksin masih bisa positif COVID-19 hanya saja tidak merasakan gejala berat.

"Jadi ada yang namanya terpapar, ada juga yang namanya terinfeksi, maka insyaallah tidak menimbulkan radang yang berat," kata Anies usai tinjauan.

Baca Juga:

PSI Minta Anies Sulap Sekolah Swasta Jadi Sentra Vaksin

Orang nomor satu di Jakarta ini pun mengakui banyak tim medis di ibu kota yang terpapar pandemi corona padahal sudah menerima vaksin. Namun, meski terpapar mereka tidak alami gejala berat.

"Jadi adik-adik semua, habis vaksin tetap pakai masker ya, insyaallah sehat semua," ujar Anies.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji menyaksikan pelaksanaan vaksinasi anak di SMAN 20 Jakarta, Sawah Besar, Kamis (1/7/2021). (ANTARA/HO Pemprov DKI Jakarta)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji menyaksikan pelaksanaan vaksinasi anak di SMAN 20 Jakarta, Sawah Besar, Kamis (1/7/2021). (ANTARA/HO Pemprov DKI Jakarta)

Untuk itu, Anies meminta kepada anak-anak dan orang tua yang hadir di lokasi agar mendorong warga di umur 18 tahun ke bawah untuk mau disuntik vaksin corona.

"Jadi ini bagian kita, tanggung jawab melindungi masing-masing. Karena varian baru sekarang ini banyak anak-anak yang terkena, 16 persen itu anak-anak," jelasnya.

Baca Juga:

Anies Targetkan 1,3 Juta Anak Jakarta Divaksin COVID-19

Setelah itu, Anies menjelaskan, pendaftaran vaksin telah dipermudah karena bisa diakses melalui aplikasi JAKI.

"Ibu-bapak sudah vaksin? Kalau mau daftar vaksin gampang. Pernah buka JAKI? Saya usul download aplikasinya, di sini ada fasilitas daftar vaksinasi. Jadi buat siapa saja bisa daftar di sini. Bebas pilih tempat bebas pilih waktunya," jelas Anies. (Asp)

Baca Juga:

Ini Persiapan Anies dalam Pelaksanaan PPKM Darurat

#COVID-19 #Anies Baswedan #Vaksinasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Bagikan