Anies: Keterisian Tempat Tidur Pasien COVID-19 Capai 75 Persen

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 14 Juni 2021
Anies: Keterisian Tempat Tidur Pasien COVID-19 Capai 75 Persen

Stiker segel yang akan dipasang pada perkantoran yang beroperasi meski ada karyawannya positif COVID-19, Senayan, Jakarta. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nz.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus COVID-19 di ibu kota saat ini sudah sangat mengkhwatirkan. Keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) untuk pasien COVID-19 telah mencapai di atas angka 70 persen.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pada pekan lalu, tingkat keterisian rumah sakit di DKI sebesar 45 persen. Per Minggu 13 Juni kemarin, sudah terisi 75 persen, di mana 27 persennya pasien merupakan warga dari luar Jakarta.

Adapun kapasitas tempat tidur bagi pasien terpapar corona yang dimiliki DKI sebanyak 6.694. Tapi, Anies tak merinci berapa jumlah pasien yang masih dirawat.

Baca Juga:

Anies: Bila COVID-19 Tidak Terkendali, Kita Masuk Fase Genting

Sedangkan ruang intensive care unit (ICU) COVID-19 yang dipunya Pemprov DKI berjumlah 1.076 ruangan.

"Jadi 1 dari 4 pasien adalah warga luar DKI. Meskipun demikian, kami tidak membeda-bedakan pelayanan baik untuk warga DKI maupun luar DKI," ucap Anies saat Apel Patroli Skala Besar Gabungan yang diikuti jajaran satpol PP, Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (13/6) malam.

Meski keterisian keterisian tempat tidur isolasi di rumah sakit meningkat signifikan, tapi tingkat kematian cenderung tetap dan tak menunjukkan kenaikan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, bersama Kapolda Metro Jaya Muhammad Fadil Imran, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta mengecek kesiapan pasukan dalam apel penanganan COVID-19 di Lapangan Blok S, Jakarta, Minggu (13/6/2021) malam. (Antara/Ricky Prayoga/HO Humas Pemprov DKI)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, bersama Kapolda Metro Jaya Muhammad Fadil Imran, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta mengecek kesiapan pasukan dalam apel penanganan COVID-19 di Lapangan Blok S, Jakarta, Minggu (13/6/2021) malam. (Antara/Ricky Prayoga/HO Humas Pemprov DKI)

Anies juga menjelaskan, positivity rate di Jakarta meningkat yang pada pekan lalu 9 persen, Minggu (13/6) kemarin, menjadi 17 persen dengan pertambahan kasus baru empat hari terakhir setiap hari bertambah 2.000, 2.300, 2.400, dan per kemarin melonjak jadi 2.700 kasus baru.

Meskipun di sisi lain, kata Anies, kemampuan testing di Jakarta dalam sepekan ini ditingkatkan dari empat kali lipat standar WHO menjadi delapan kali lipat, itu pun masih menunjukkan angka positivity rate tinggi.

"Dalam beberapa hari ini kita saksikan pertambahan kasus COVID-19 dengan lonjakan amat tinggi, data menunjukkan dalam sepekan terakhir kasus aktif di Jakarta pada tanggal 6 Juni 2021 adalah 11.500, dan pada hari ini jadi 17.400. Dalam sepekan telah terjadi peningkatan 50 persen," ungkapnya.

Baca Juga:

PPKM Mikro Berlanjut, Peningkatan Kasus COVID-19 Harus Dikendalikan

Jumlah kasus COVID-19 secara total di Jakarta sampai Minggu (13/6) sebanyak 448.071 kasus. Total orang yang dinyatakan telah sembuh sebanyak 423.056 dengan tingkat kesembuhan 94,4 persen.

Kemudian, total pasien meninggal dunia sebanyak 7.571 orang dengan tingkat kematian 1,7 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8 persen. (Asp)

Baca Juga:

Permakaman di Bandung Disibukkan dengan Pemindahan Jenazah Negatif COVID-19

#COVID-19 #Anies Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Ketua DPR RI, Puan Maharani, kabarnya menggandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029.
Soffi Amira - Jumat, 07 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Beredar konten yang berisi Anies menyebut orang-orang di sekeliling Prabowo munafik dan gila jabatan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Oktober 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Bagikan