MerahPutih.com - Kasus COVID-19 di ibu kota saat ini sudah sangat mengkhwatirkan. Keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) untuk pasien COVID-19 telah mencapai di atas angka 70 persen.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pada pekan lalu, tingkat keterisian rumah sakit di DKI sebesar 45 persen. Per Minggu 13 Juni kemarin, sudah terisi 75 persen, di mana 27 persennya pasien merupakan warga dari luar Jakarta.
Adapun kapasitas tempat tidur bagi pasien terpapar corona yang dimiliki DKI sebanyak 6.694. Tapi, Anies tak merinci berapa jumlah pasien yang masih dirawat.
Baca Juga:
Anies: Bila COVID-19 Tidak Terkendali, Kita Masuk Fase Genting
Sedangkan ruang intensive care unit (ICU) COVID-19 yang dipunya Pemprov DKI berjumlah 1.076 ruangan.
"Jadi 1 dari 4 pasien adalah warga luar DKI. Meskipun demikian, kami tidak membeda-bedakan pelayanan baik untuk warga DKI maupun luar DKI," ucap Anies saat Apel Patroli Skala Besar Gabungan yang diikuti jajaran satpol PP, Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (13/6) malam.
Meski keterisian keterisian tempat tidur isolasi di rumah sakit meningkat signifikan, tapi tingkat kematian cenderung tetap dan tak menunjukkan kenaikan.
Anies juga menjelaskan, positivity rate di Jakarta meningkat yang pada pekan lalu 9 persen, Minggu (13/6) kemarin, menjadi 17 persen dengan pertambahan kasus baru empat hari terakhir setiap hari bertambah 2.000, 2.300, 2.400, dan per kemarin melonjak jadi 2.700 kasus baru.
Meskipun di sisi lain, kata Anies, kemampuan testing di Jakarta dalam sepekan ini ditingkatkan dari empat kali lipat standar WHO menjadi delapan kali lipat, itu pun masih menunjukkan angka positivity rate tinggi.
"Dalam beberapa hari ini kita saksikan pertambahan kasus COVID-19 dengan lonjakan amat tinggi, data menunjukkan dalam sepekan terakhir kasus aktif di Jakarta pada tanggal 6 Juni 2021 adalah 11.500, dan pada hari ini jadi 17.400. Dalam sepekan telah terjadi peningkatan 50 persen," ungkapnya.
Baca Juga:
PPKM Mikro Berlanjut, Peningkatan Kasus COVID-19 Harus Dikendalikan
Jumlah kasus COVID-19 secara total di Jakarta sampai Minggu (13/6) sebanyak 448.071 kasus. Total orang yang dinyatakan telah sembuh sebanyak 423.056 dengan tingkat kesembuhan 94,4 persen.
Kemudian, total pasien meninggal dunia sebanyak 7.571 orang dengan tingkat kematian 1,7 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8 persen. (Asp)
Baca Juga:
Permakaman di Bandung Disibukkan dengan Pemindahan Jenazah Negatif COVID-19