MerahPutih.com - Ketua DPRD DKI Jakarta, Presetyo Edi Marsudi menyayangkan bila Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus melepas saham bir di PT Delta Djakarta.
Sebab, menurut dia, perusahaan bir itu tak merugikan Jakarta. Bahkan, saham bir itu menghasilkan deviden bagi Pemprov DKI Jakarta yang mencapai Rp 50 Miliar per tahun.
"Salahnya Delta tuh apa sih PT itu? Saya tetap berprinsip, enggak ada yang merugikan untuk pemerintah daerah, apalagi yang dikatakan setahun dapat (dividen) Rp 50 miliar," kata Prasetyo saat dikonfirmasi, Selasa (5/3).
Ia pun meminta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menjelaskan kenapa dirinya ingin melepas saham minuman internasional itu. Mumpung belum disingkirkan saham bir itu, Prasetyo berharap, Anies dapat berfikir kembali untuk pelepasan saham tersebut.
"coba itu dipikirkan lag. Selama saya menjadi ini (ketua DPRD) saya akan berdiskusi apa sih argumentasinya. Orang kita nggak beli kok. ini ibu kota loh metropolitan loh, kalo itu mau dihilangkan ya aturan-aturan keuntungannya harus jelas juga," ungkapnya
Beberapa minggu terakhir ini isu soal saham bir di Pemprov DKI ramai diperbincangkan. Lantaran dalam laporan kepemilikan saham PT Delta Djakarta di laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), www.idx.co.id, saham Pemprov DKI tercatat bertambah hampir 3% dari 23,33% menjadi 26,25% per 25 Februari 2019.
"Enggak ada (komunikasi), cuma menyurati, enggak saya tindak lanjut. Aduh saya lupa (kapan terakhir), tahun kemarin," tutupnya. (Asp)