Anggaran BNPB Membengkak akibat Kebakaran Hutan
Seorang personel pemadam kebakaran Manggala Agni memadamkan kebakaran di hutan Kawasan Suaka Margasatwa Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, Rabu (28/10). (ANTARA FOTO/FB Anggoro)
MerahPutih Peristiwa - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Tidak hanya Sumatera dan Kalimantan, wilayah di Indonesia bagian timur belakangan dilanda karhutla.
Karhutla tidak berdampak terhadap ekosistem hutan atau lahan saja. Namun, penduduk di wilayah karhutla menjadi korban kabut asap yang ditimbulkan. Penanganan karhutla dan penanganan kabut asap tersebut menyedot anggaran pemerintah terutama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Ada beberapa perusahan yang turut membantu dalam penanganan terhadap kebakaran ini. Namun, jumlah yang tidak mencakupi dengan luas lahan kebakaran," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho, di kantor BNPB, Jakarta Pusat, Jumat (30/10).
Meski demikian, BNPB tak pernah kehabisan akal mencari jalan keluar terhadap peristiwa ini walaupun dengan baiaya sangat membengkak.
"Tahun 2014 kemarin, BNPB hanya mengeluarkan dana sebanyak Rp20 triliun saja. Kalau sekarang baru tiga bulan sudah menghabiskan dana senilai Rp500 miliar rupiah," paparnya.
Menurutnya, dana siap pakai BNPB tahun ini diambil dari anggaran on call (dana siap pakai) sebesar Rp2,5 triliun. Dana siap pakai ini adalah dana BNPB dalam penanganan bencana darurat yang terjadi di seluruh Indonesia.
Penggunaan dana tersebut seperti menyewa pesawat helikopter water bombing, operasinal pesawat dalam melalukan hujan buatan, aktivasi posko, dan pengerahan personel. (gms)
Baca Juga:
- Indonesia Masih Kekurangan Ribuan Polisi Hutan
- Perusahaan Sawit Tanpa HGU Berada di Balik Pembakaran Hutan
- 1.000 Prajurit TNI Diterjunkan Padamkan Kebakaran Hutan
- GAPKI: Tidak Ada Kaitannya Kebakaran Hutan dengan Proyek Listrik
- Walhi Minta Kasus Kebakaran Hutan Dituntaskan
Bagikan
Berita Terkait
Listrik di Talaud Kembali Menyala Usai Digoyang Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1
Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 7,1, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan
1.178 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya masih Hilang, Operasi Pencarian Korban Bencana Alam di Sumatra Diperpanjang
Pemerintah Anggarkan Rp 60 T untuk Darurat Bencana di 2026
147 Orang Masih Hilang, Kelanjutan Operasi SAR Korban Bencana Sumatera Dievaluasi Lusa
Duka Selimuti Awal 2026, 380 Ribu Korban Bencana Sumatra Berstatus sebagai Pengungsi
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari
[HOAKS atau FAKTA]: Gempar! Keputusan PBB Langkahi Indonesia Tetapkan Status 'Bencana Internasional' di Sumatra
BNPB Jamin Logistik Korban Bencana Sumatra tak Mengendap Lebih daripada 2 Hari