MENJADI loyo dan tidak berdaya pada aktivitas bercinta seperti tertimpa langit bagi pria. Banyak yang kemudian merasa bila terhinggapi impotensi maka tak lagi dianggap perkasa.
Maka dari itu sebelum keperkasaannya hilang kenali terlebih dahulu apa saja yang dapat membuat impotensi. Namun kebanyakan pria tak menyadari hal-hal yang dapat membuatnya impotensi.
Seperti yang dituliskan dalam laman Go Dok, penyebab impotensi banyak dilakukan oleh pria itu sendiri. Apa saja yang sebenarnya dapat membuat pria menjadi loyo.
Pola hidup tidak sehat
Pola hidup yang tak sehat menjadi salah satu penyumbang terjadinya keloyoan itu. Faktor itu meliputi jarang berolahraga, tidak memperhitungkan konsumsi makanan yang memiliki gizi dan nutrisi yang baik dan seimbang. Yang paling parah adalahmengonsumsi narkoba.
Jika tidak ingin menderita impotensi sebaiknya mulai mengubah kebiasaan buruk itu. Lebih baik berhati-hati daripada menderita impotensi di kemudian hari.
Obesitas
Obesitas atau kelebihan bobot badan menjadi salah satu faktor terjadinya impotensi. Kondisi ini terjadi karena akumulasi berbagai faktor. Seperti kebiasaan makan dalam porsi besar serta minimnya aktivitas fisik yang dilakukan setiap hari.
Untuk menghindarkan dari menjadi obesitas adalah mulai memperhatikan asupan makanan sehari-hari. Yang tak kalah pentingnya adalah mulai berolahraga dengan teratur.
Rokok dan Miras
Kebiasaan merokok dan minum minuman keras (miras) merupakan penyumbang impotensi berikutnya. Peringatan yang tertulis dalam kemasan roko; “merokok dapat menyebabkan impotensi”. Peringatan itu benar adanya. Sebuah studi mengungkapkan bahwa nikotin yang ada dalam rokok dapat tertimbun di dalam tubuh. Akibatnya, aliran darah akan terganggu sehingga ereksi pun tidak bisa bejalan secara normal.
Begitu juga dengan miras dapat meningatkan risiko impotensi. Alkohol yang terkandung di dalamnya ternyata dapat menekan kerja sistem saraf saat ereksi.
Obat-obatan
Obat-obatan tertentu dapat memicu terjadinya impotensi. Seperti jenis antidepresan, antihistamin, beta-blocker, dan obat yang digunakan untuk mengobati hipertensi. Oleh karena itu, selalu konsultasikan asupan obat-obatan Anda dengan dokter untuk mengetahui setiap efek sampingnya.
Gangguan psikologis
Adanya gangguan psikologis, seperti stress, depresi, cemas berlebih, sedang bermasalah dengan pasangan, atau bahkan sedang merasa kelelahan secara mental. Segeralah ke psikiater untuk mencari solusi yang tepat. (psr)