Ancam Pengemplang Pajak Sembunyi di Ketiak Penguasa, Pramono Ungkap Bisik-Bisik Dirjen Pajak
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memberikan penghargaan kepada 30 wajib pajak terpilih dari berbagai jenis pajak di Balai Kota Jakarta. ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta.
MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengajak masyarakat Jakarta untuk taat membayar pajak, demi pelayanan dan pembangunan kota Jakarta yang lebih baik.
Pramono lantas menyinggung pihak-pihak yang sengaja menunggak pajak karena memiliki bekingan di pemerintahan. Gubernur Jakartar itu menegaskan di era kepemimpinanya tidak ada pihak yang kebal akan pembayaran pajak.
"Yang dulu remang-remang, yang dulu enggak mau bayar pajak, yang dulu masih bersembunyi di ketiak-ketiak kekuasaan, sekarang transparan, harus bayar pajak," kata Pramono di Jakarta, Rabu (18/6).
Baca juga:
Lebih Dari Sejuta Kendaraan Bermotor di Jakarta Tidak Bayar Pajak
Dari sikap Pemprov itu, Pramono memamerkan pemungutan pajak di Jakarta per 17 Juni 2025 mencapat 46,7 persen. Angka ini lebih tinggi dari pungutan pajak pemerintah pusat yang masih menyentuh 32 persen.
Gubernur mengklaim keberhasilan Jakarta dalam meningkatkan pemasukan pajak itu sampai memicu pertanyaan dari pemerintah pusat. Bahkan, lanjut dia, Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kemenkeu Bimo Wijayanto sempat bertanya langsung ke dirinya
"Tadi saya bisik-bisik dengan Pak Dirjen Pajak. 'Kok bisa Jakarta memungut pajak lebih tinggi dari nasional?'. Pak Dirjen Pajak, intinya Jakarta memungutnya dengan hati," ungkap Pramono memberikan jawabannya ke Dirjen Pajak. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
PSI Kritik Rencana Proyek Monorel Ragunan-Setu Babakan Jakarta
Aksi Tawuran Dengan Bawa Parang Digagalkan Polisi, 7 Pemuda Diamanankan
Begini Rencana Anggaran Rp 100 Miliar Buat Bongkar Tiang Monorel di Jakarta
3 Pegawai Pajak Diberhentikan Sementera Setelah Terjaring OTT KPK
Pegawai Pajak Terjaring OTT KPK Potong Pembayaran Pajak Sampai 80 Persen
Pramono Anung Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said: Biar Bang Yos Tidur Nyenyak
Hadiri Haul ke-85 M.H. Thamrin, Pramono Anung Tegaskan Komitmen Jaga Nilai Perjuangan
KPK Sita Logam Mulia dan Valas di OTT Pegawai Pajak Jakut, Totalnya Rp 6 Miliar
OTT Pegawai Kanwil Pajak Jakut Terkait Modus Pengaturan Pajak Pertambangan
DJP Bakal Pecat Pegawai Pajak yang Terjaring OTT KPK di Jakarta Utara