Kesehatan Mental

Anak Tumbuh di Lingkungan Hijau Punya IQ Lebih Tinggi?

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 26 Agustus 2020
Anak Tumbuh di Lingkungan Hijau Punya IQ Lebih Tinggi?

(cover) Anak-anak yang tumbuh di lingkungan yang lebih hijau memiliki IQ yang lebih tinggi. (Foto: unsplash/robbie36)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DEKAT dengan lingkungan yang lebih hijau atau alam memiliki banyak manfaat. Penelitian yang dipublikasikan di PLOS Medicine pada 18 Agustus 2020 menunjukkan waktu di alam bermanfaat bagi perilaku dan kesehatan mental anak-anak.

The Guardian mewartakan penelitian ini menjelaskan sudah ada bukti signifikan ruang hijau (green spaces) meningkatkan berbagai aspek perkembangan kognitif anak. Tapi ini adalah penelitian pertama yang meneliti IQ.

Baca juga:

Semua Orang Sukses dan Bahagia Miliki Orang Tua Seperti Ini

Penelitian tersebut mengamati 620 anak berusia antara 7 dan 15 tahun yang tinggal di daerah perkotaan, pinggiran kota, dan pedesaan Belgia. Kemudian penelitian itu menggunakan citra satelit untuk menghitung jumlah ruang hijau yang dapat diakses seorang anak. Lalu membandingkannya dengan skor mereka dalam penilaian kecerdasan dan perilaku.

Para peneliti juga memperhitungkan kekayaan dan tingkat pendidikan orang tua anak-anak. Sebagian besar mengesampingkan gagasan bahwa keluarga yang lebih mapan dapat memberi anak-anak mereka akses ke lingkungan yang lebih hijau.

Anak-anak yang tinggal di lingkungan lebih hijau juga dapat mencegah timbulnya perilaku yang destruktif. (Foto: unplash/robbie36)

Hasil penelitian menemukan lebih dari 600 anak berusia 10-15 tahun menunjukkan peningkatan 3 persen di lingkungan yang lebih hijau, meningkatkan skor IQ mereka dengan rata-rata 2,6 poin. Efek ini terlihat di daerah yang lebih kaya dan lebih miskin.

Skor IQ rata-rata adalah 105. Para ilmuwan menemukan 4 persen anak-anak di daerah dengan tingkat kehijauan yang rendah mendapat nilai di bawah 80. Sebaliknya tidak ada anak yang mendapat nilai di bawah 80 di daerah dengan lebih banyak tumbuhan hijau.

Penyebab penemuan ini memang tidak pasti. Tetapi bisa dibilang mungkin terkait dengan tingkat stres yang lebih rendah, lebih banyak bermain dan kontak sosial atau lingkungan yang lebih tenang.

"Ada semakin banyak bukti lingkungan hijau dikaitkan dengan fungsi kognitif kita, seperti keterampilan memori dan perhatian," kata Tim Nawrot, profesor epidemiologi lingkungan di Universitas Hasselt di Belgia.

Baca juga:

Hati-hati Terjebak Dalam Pola Asuh Hyper-Parenting

Dr Matthew White, seorang psikolog lingkungan di Exeter University di Inggris, yang bukan bagian dari tim studi, memuji kualitas penelitian tersebut. "Penelitian ini dapat membantu kita mendapatkan perspektif baru, tidak hanya melihat kecerdasan sebagai bawaan, dan bisa dipengaruhi oleh lingkungan juga," ucap White.

Penelitian ini menjadi pertama kalinya meneliti hubungan kecerdasan anak dengan lingkungan yang lebih hijau. (Fot: unsplash/ashtonbingham)

Selain dapat meningkatkan skor IQ, Eco Watch mengatakan sebuah studi oleh Universitas Aarhus yang diterbitkan pada Februari 2019 menemukan anak-anak yang tumbuh dekat atau di lingkungan yang lebih hijau, 55 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan gangguan mental serius di kemudian hari.

Di sisi lain, sebuah studi tahun 2015 yang berbasis di Barcelona menemukan tumbuh di lingkungan yang lebih hijau dapat meningkatkan perkembangan kognitif anak-anak. (lev)

Baca juga:

Tugas Ribet itu Bernama Menjadi Orangtua

#Parenting #Anak #Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Rumah Cerebral Palsy Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Penyandang CP
Iis R. Soelaeman mendorong dukungan pemerintah bagi anak dengan cerebral palsy melalui akses terapi, kesehatan, pendidikan inklusif, dan fasilitas aksesibel.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Rumah Cerebral Palsy Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Penyandang CP
Lifestyle
Mendampingi Anak dengan CP, Rumah Cerebral Palsy Tekankan Pentingnya Support System
World Cerebral Palsy Day 2026 jadi momentum untuk memperkuat dukungan bagi anak dengan CP. Tekankan potensi anak dan pentingnya support system bagi keluarga.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Mendampingi Anak dengan CP, Rumah Cerebral Palsy Tekankan Pentingnya Support System
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
ShowBiz
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Britney Spears mengenang 15 tahun bekerja tanpa henti, masa konservatori, dan keinginannya menjalani hidup dengan lebih bebas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Lifestyle
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Khawatir anak kecanduan atau kena cyberbullying? Simak panduan lengkap dan fitur pengawasan orang tua dari Roblox untuk menjaga kesehatan mental anak saat main gim online.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Lifestyle
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Dengan membawa tema Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You, Karya Raya menegaskan pertumbuhan bukan hanya tentang banyaknya karya yang dihasilkan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Indonesia
Ibu di Solo 2 Kali Jual Anak Rp 15 Juta dan 6 Juta Buat Bayar Hutang dan Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
Sebelumnya tersangka juga berniat menjual anak pertamanya R p15 juta. Tetapi batal dan saat ini bayi telah berusia sekitar satu tahun
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Ibu di Solo 2 Kali Jual Anak Rp 15 Juta dan 6 Juta Buat Bayar Hutang dan Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
Fun
Mindfulness Jadi Sorotan Usai Konten Maudy Ayunda, Ini Makna dan Cara Menerapkannya
Konten Maudy Ayunda tentang mindfulness dan berita buruk menuai perdebatan. Lantas, apa sebenarnya arti mindfulness dan bagaimana menerapkannya?
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Mindfulness Jadi Sorotan Usai Konten Maudy Ayunda, Ini Makna dan Cara Menerapkannya
Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Bagikan