Amonium Nitrat yang Meledak di Beirut Sejenis dengan Bom Bali 2002

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 05 Agustus 2020
Amonium Nitrat yang Meledak di Beirut Sejenis dengan Bom Bali 2002

Ledakan di Lebanon. (Foto: Isimewa).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pengamat Intelijen dan Keamanan, Stanislaus Riyanta menilai ledakan hebat di Ibu Kota Lebanon, Beirut perlu mendapatkan perhatian khusus bagi negara-negara yang menyimpan amonium nitrat.

“Amonium nitrat atau NH4-NO3 adalah senyawa kimia yang kerap digunakan di bidang pertanian (pupuk) dan di bidang pertambangan dan konstruksi (bahan peledak),” kata Stanislaus dalam siaran persnya kepada wartawan, Rabu (5/8).

Ia memiliki pertanyaan yang besar, apakah peristiwa meledaknya gudang penyimpanan amonium nitrat tersebut murni human error atau karena sabotase pihak-pihak tertentu.

Baca Juga:

KBRI Beirut Beberkan Kondisi WNI Pascaledakan Bom Lebanon

“Meskipun sudah dipastikan dari gudang Amonium Nitrat sebanyak 2.750 ton, namun perlu diselidiki lebih jauh lagi apakah meledaknya karena disengaja (sabotase) atau karena faktor kecerobohan,” ujarnya.

Hal ini lantaran ledakan akibat bahan kimia semacam itu bukan kali ini terjadi. Bahkan berdasarkan catatannya, beberapa kali kasus ledakan dengan bahan serupa juga pernah terjadi di negara lain, bahkan korban meninggal pun tercatat lebih banyak yakni lebih dari 500 orang.

“Berbagai peristiwa kecerobohan yang mengkibatkan meledaknya Amonium Nitrat pernah terjadi seperti di Texas City (16 April 1947). Ledakan pada saat pengangkutan 2.300 ton pupuk tersebut mengakibatkan 581 orang tewas dan 3.500 orang luka-luka,” jelasnya.

Begitu juga di Indonesia. Bahan kimia semacam ini sering digunakan oleh pelaku bom ikan di laut Indonesia. “Bahan ini juga banyak dipakai di Indonesia untuk bom ikan,” terangnya.

Namun tak sedikit juga bahan ini dipakai untuk tindakan terorisme. Salah satunya adalah kasus bom Bali tahun 2002 silam. Di mana Amrozi dan kawan-kawannya meledakkan bom dengan bahan amonium nitrat.

“Di Indonesia pernah terjadi ledakan besar dengan bahan dasar Amonium Nitrat yang dilakukan oleh kelompok teroris. Pada aksi teror Bom Bali 2002 yang menewaskan 202 orang, diketahui bahan yang digunakan adalah Amonium Nitrat,” ucap Stanislaus.

Lebanon
Kondisi kota Beirut, Lebanon, pascaledakan. Foto: Twitter

Pada dasarnya, penyimpanan bahan kimia tersebut tidak boleh sembarangan. Memang dalam industri di Indonesia, amonium nitrat sah digunakan untuk kebutuhan industri pertambangan dan konstruksi.

Namun untuk bisa menyimpan bahan tersebut perlu ada standar khusus baik dari sisi tempat maupun tingkat keamanannya.

Perusahaan pertambangan yang menggunakan Amonium Nitrat biasanya mempunyai gudang penyimpanan dan diawasi dengan ketat oleh pihak yang berwenang termasuk kepolisian.

"Namun demikian tidak menutup kemungkinan terjadi hal-hal diluar prosedur pada gudang tersebut seperti pada tahun 2016 saat salah satu perusahaan tambang terbesar di Indonesia kehilangan 183 detonator,” papar Stanislaus.

Ia berharap besar agar kasus meledaknya gudang penyimpanan amonium nitrat menjadi perhatian penting bagi negara-negara yang menyimpan bahan kimia tersebut, termasuk di Indonesia. Tujuannya agar tidak ada penyalahgunaan sehingga bisa membahayakan manusia.

Baca Juga:

Pemerintah Siapkan Skenario Pemulihan Ekonomi Sampai 2021

“Pengawasan tersebut perlu dilakukan agar tidak terjadi penyalahgunaan seperti untuk aksi terorisme dan perusakan lingkungan, dan agar tidak terjadi kecelakanan atau kecerobohan yang bisa berdampak fatal,” tutupnya.

Provinsi Beirut, Lebanon baru saja mengalami musibah atas meledaknya sebuah gedung penyimpanan amonium nitrat di pelabuhan Beirut, Lebanon pada hari Selasa (4/8) kemarin, hingga merusak dengan skala radius 200 Kilometer. Kabar keberadaan bahan kimia tersebut dibenarkan oleh Perdana Menteri Lebanaon Hassan Diab. (Knu)

#Video Ledakan #Ledakan Hebat #Ledakan Lebanon #Ledakan Misterius #Ledakan Diduga Bom
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Ledakan itu bukan merupakan SPPG, baik yang sedang beroperasi maupun yang digunakan sebagai gudang SPPG.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Indonesia
Daftar 13 Korban Luka dan Tewas Ledakan di Pasar Cimanggis Ciputat
Dua orang meninggal 11 orang lainnya mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di tiga rumah sakit seperti RSUD Tangsel, RS Sari Asih, dan RS Fatmawati.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Daftar 13 Korban Luka dan Tewas Ledakan di Pasar Cimanggis Ciputat
Indonesia
Ada Ledakan Hebat di Pasar Cimanggis Tangsel, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Ledakan hebat terjadi di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan. Sebanyak 8 orang dilarikan ke rumah sakit.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Ada Ledakan Hebat di Pasar Cimanggis Tangsel, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Indonesia
Ngeri! Ledakan Pabrik Bikin Warga Pekayon Pasar Rebo Keracunan Gas Amonia, 24 Orang Dilarikan ke RS
Warga Pekayon, Pasar Rebo panik akibat ledakan pabrik dan kebocoran gas amonia yang bikin sesak napas. Puluhan warga keracunan dan dievakuasi. Cek kronologinya!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Ngeri! Ledakan Pabrik Bikin Warga Pekayon Pasar Rebo Keracunan Gas Amonia, 24 Orang Dilarikan ke RS
Dunia
Gudang Kembang Api di Meksiko Meledak, 10 Orang Tewas, 81 Luka
Sebelumnya, sembilan orang tewas disebut terluka dan 24 orang terluka.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gudang Kembang Api di Meksiko Meledak, 10 Orang Tewas, 81 Luka
Dunia
Ledakan Kantor Polisi Dekat Lokasi Demo, 14 Tewas Puluhan Luka-Luka
Ledakan di luar kantor polisi menewaskan 14 orang dan melukai puluhan lainnya. Pelaku meledakkan bom saat sedang terjadi unjuk rasa dekat kantor polisi.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Ledakan Kantor Polisi Dekat Lokasi Demo, 14 Tewas Puluhan Luka-Luka
Indonesia
Dua Korban Ledakan Rumah Mewah Medan Masih Terjebak, SAR Bentuk 3 Tim Evakuasi
Dua korban masih terjebak reruntuhan ledakan rumah mewah di Medan. Basarnas bentuk tiga tim SAR dengan drone thermal dan peralatan ekstrikasi untuk evakuasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
Dua Korban Ledakan Rumah Mewah Medan Masih Terjebak, SAR Bentuk 3 Tim Evakuasi
Indonesia
Ledakan Gudang Amunisi di Madiun, DPR Minta Hasil Investigasi Jadi Dasar Perbaikan
Komisi I DPR menyoroti ledakan gedung amunisi di Madiun. TNI diminta melakukan investigasi untuk menjadi bahan perbaikan.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Ledakan Gudang Amunisi di Madiun, DPR Minta Hasil Investigasi Jadi Dasar Perbaikan
Indonesia
TNI AD Kirim Tim Khusus dari Jakarta Investigasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun
TNI AD bentuk tim investigasi profesional dari Jakarta untuk menyelidiki ledakan gudang amunisi Puspalad Madiun. 1 prajurit gugur, 6 luka. Korban dirawat di RSUD Caruban.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Kirim Tim Khusus dari Jakarta Investigasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun
Indonesia
Gudang Amunisi TNI Madiun Meledak Saat Proses Pemeriksaan dan Perawatan
Ledakan gudang amunisi Puspalad Madiun terjadi saat inspeksi rutin. Satu prajurit gugur, empat luka berat, dua luka ringan.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Gudang Amunisi TNI Madiun Meledak Saat Proses Pemeriksaan dan Perawatan
Bagikan