MERAHPUTIH.COM — SEDIKITNYA 25 orang tewas dalam ledakan di sebuah pabrik petasan di Negara Bagian Tamil Nadu, India Selatan. Empat orang lainnya mengalami luka serius. Ledakan terjadi di Vanaja Fireworks Industry di Virudhunagar pada Minggu (19/4) malam. Pabrik tersebut seharusnya tutup, tapi sekitar 50 pekerja berada di dalam saat kejadian.
Kepala Distrik NO Sukhaputra, dikutip kantor berita ANI, mengatakan ledakan kedua terjadi saat operasi penyelamatan berlangsung, melukai 13 orang lainnya, meskipun tidak ada yang mengalami luka bakar serius. Penyebab ledakan belum diketahui dan penyelidikan masih berlangsung.
Seorang saksi mata yang sedang dirawat akibat luka-luka, dikutip BBC, mengatakan sekitar 25 orang sedang bekerja di beranda depan pabrik saat kebakaran terjadi, merusak setidaknya tiga ruangan dan membuat sebagian bangunan runtuh.
Operasi penyelamatan, yang kini telah selesai, sempat sangat terhambat karena petasan terus meledak di dalam bangunan.
Polisi mengatakan laporan telah diajukan terhadap pemilik pabrik dan mandor, yang saat ini melarikan diri. Empat tim khusus telah dibentuk untuk melacak dan menangkap mereka.
Baca juga:
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Sementara itu, upaya identifikasi korban terus dilakukan pada Senin (20/4). Pejabat distrik menyatakan 22 dari 25 korban tewas telah diidentifikasi, sebagian besar di antaranya ialah perempuan. Beberapa laporan menyebutkan kekuatan ledakan membuat sejumlah jenazah hangus hingga sulit dikenali.
Kecelakaan di pabrik petasan di India acap terjadi. Industri ini memasok petasan untuk pernikahan, festival, dan berbagai upacara lainnya, serta kerap mendapat sorotan terkait dengan standar keselamatan. Seiring dengan penyelidikan berlanjut, muncul pertanyaan mengenai kemungkinan pelanggaran keselamatan.
Sukhaputra mengatakan pabrik tersebut seharusnya tidak beroperasi pada hari Minggu. Ia menyebut hal itu sebagai pelanggaran pertama. Ia menambahkan pabrik memiliki izin yang sah, tapi pemeriksaan terhadap kemungkinan pelanggaran lain masih berlangsung.
Tragedi ini juga memicu respons cepat dari para politisi. Perdana Menteri Narendra Modi menyebut kejadian ini sebagai sangat menyedihkan dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Kepala Menteri Tamil Nadu MK Stalin mengatakan kematian tersebut menimbulkan duka mendalam dan ia telah menginstruksikan para pejabat untuk memastikan seluruh bantuan yang diperlukan diberikan.(dwi)
Baca juga:
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi