Ledakan Pabrik Petasan di India, Sedikitnya 25 Tewas

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Ledakan Pabrik Petasan di India, Sedikitnya 25 Tewas

Ilustrasi kembang api. (foto: unsplash/designecologist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — SEDIKITNYA 25 orang tewas dalam ledakan di sebuah pabrik petasan di Negara Bagian Tamil Nadu, India Selatan. Empat orang lainnya mengalami luka serius. Ledakan terjadi di Vanaja Fireworks Industry di Virudhunagar pada Minggu (19/4) malam. Pabrik tersebut seharusnya tutup, tapi sekitar 50 pekerja berada di dalam saat kejadian.

Kepala Distrik NO Sukhaputra, dikutip kantor berita ANI, mengatakan ledakan kedua terjadi saat operasi penyelamatan berlangsung, melukai 13 orang lainnya, meskipun tidak ada yang mengalami luka bakar serius. Penyebab ledakan belum diketahui dan penyelidikan masih berlangsung.

Seorang saksi mata yang sedang dirawat akibat luka-luka, dikutip BBC, mengatakan sekitar 25 orang sedang bekerja di beranda depan pabrik saat kebakaran terjadi, merusak setidaknya tiga ruangan dan membuat sebagian bangunan runtuh.

Operasi penyelamatan, yang kini telah selesai, sempat sangat terhambat karena petasan terus meledak di dalam bangunan.

Polisi mengatakan laporan telah diajukan terhadap pemilik pabrik dan mandor, yang saat ini melarikan diri. Empat tim khusus telah dibentuk untuk melacak dan menangkap mereka.

Baca juga:

Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab



Sementara itu, upaya identifikasi korban terus dilakukan pada Senin (20/4). Pejabat distrik menyatakan 22 dari 25 korban tewas telah diidentifikasi, sebagian besar di antaranya ialah perempuan. Beberapa laporan menyebutkan kekuatan ledakan membuat sejumlah jenazah hangus hingga sulit dikenali.

Kecelakaan di pabrik petasan di India acap terjadi. Industri ini memasok petasan untuk pernikahan, festival, dan berbagai upacara lainnya, serta kerap mendapat sorotan terkait dengan standar keselamatan. Seiring dengan penyelidikan berlanjut, muncul pertanyaan mengenai kemungkinan pelanggaran keselamatan.

Sukhaputra mengatakan pabrik tersebut seharusnya tidak beroperasi pada hari Minggu. Ia menyebut hal itu sebagai pelanggaran pertama. Ia menambahkan pabrik memiliki izin yang sah, tapi pemeriksaan terhadap kemungkinan pelanggaran lain masih berlangsung.

Tragedi ini juga memicu respons cepat dari para politisi. Perdana Menteri Narendra Modi menyebut kejadian ini sebagai sangat menyedihkan dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Kepala Menteri Tamil Nadu MK Stalin mengatakan kematian tersebut menimbulkan duka mendalam dan ia telah menginstruksikan para pejabat untuk memastikan seluruh bantuan yang diperlukan diberikan.(dwi)

Baca juga:

Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi

#Kembang Api #India #Ledakan Hebat
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Dunia
Ledakan Dahsyat Gudang Peledak Myanmar Tewaskan 45 Orang, Warga Diimbau Donorkan Darah
Lokasi ledakan berada sekitar 3 kilometer di selatan perbatasan China yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional Ta’ang (TNLA), kelompok bersenjata yang memperjuangkan otonomi di Myanmar.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Ledakan Dahsyat Gudang Peledak Myanmar Tewaskan 45 Orang, Warga Diimbau Donorkan Darah
Indonesia
7 Fakta Ledakan Bom Perang Dunia di Biak, 3 Korban Raib Hingga Sejarah Pertempuran AS-Jepang
Ledakan bom peninggalan Perang Dunia II di Biak, Papua, menewaskan lima orang dan melukai belasan.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
7 Fakta Ledakan Bom Perang Dunia di Biak, 3 Korban Raib Hingga Sejarah Pertempuran AS-Jepang
Dunia
Ledakan Pabrik Petasan di India, Sedikitnya 25 Tewas
Pabrik tersebut seharusnya tutup, tapi sekitar 50 pekerja berada di dalam saat kejadian.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Ledakan Pabrik Petasan di India, Sedikitnya 25 Tewas
Indonesia
Ledakan Lapangan Padel Dekat SDN Kab Bogor: Kelas Hancur Siswa Terpaksa Diliburkan
Ledakan gas terjadi di kantin lapangan padel yang berada di samping SDN Ciangsana 03, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/4) pagi.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ledakan Lapangan Padel Dekat SDN Kab Bogor: Kelas Hancur Siswa Terpaksa Diliburkan
Indonesia
Ledakan SPBE Bekasi, Pertamina Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan Korban
Ledakan SPBE di Cimuning Bekasi sebabkan 12 korban luka. Pertamina minta maaf dan siap tanggung biaya pengobatan serta perbaikan rumah warga.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 April 2026
Ledakan SPBE Bekasi, Pertamina Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan Korban
Fun
Netflix Angkat Kisah Nyata Guru YouTube Viral India dalam Serial Hello Bachhon
Serial terbaru berjudul Hello Bachhon mengangkat kisah nyata pendidik India, Alakh Pandey, sosok di balik kanal YouTube populer Physics Wallah.
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Netflix Angkat Kisah Nyata Guru YouTube Viral India dalam Serial Hello Bachhon
Indonesia
DPR Ingatkan Dampak Ekonomi Hilang Jika Pemerintah Nekat Impor Pikap Operasional Kopdes
Dengan memilih produk lokal, pemerintah secara otomatis mendukung penyerapan tenaga kerja dan memastikan ketersediaan suku cadang hingga ke pelosok daerah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Februari 2026
DPR Ingatkan Dampak Ekonomi Hilang Jika Pemerintah Nekat Impor Pikap Operasional Kopdes
Indonesia
Banggar DPR Kritik Agrinas Impor 105 Kendaraan Pickap India, Abai Perkuat Industri Nasional
Dengan memilih jalan impor, Said menilai Agrinas memilih "memunggungi jalan" dan abai untuk memperkuat industri nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Februari 2026
Banggar DPR Kritik Agrinas Impor 105 Kendaraan Pickap India, Abai Perkuat Industri Nasional
Indonesia
Anggaran Negara Malah Perkaya India, DPR Minta Rencana Impor Mobil Niaga Agrinas Segera Disetop
Alih-alih melirik produk luar negeri, Said mempertanyakan alasan perusahaan pelat merah tersebut tidak menggandeng produsen otomotif dalam negeri
Angga Yudha Pratama - Rabu, 25 Februari 2026
Anggaran Negara Malah Perkaya India, DPR Minta Rencana Impor Mobil Niaga Agrinas Segera Disetop
Indonesia
APBN untuk Impor 105 Ribu Mobil? DPR: Bisa Gerus PDB Rp 39 Triliun
Banggar DPR kritik rencana Agrinas impor 105 ribu mobil niaga dari India pakai APBN. Disebut berpotensi gerus PDB Rp39 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
APBN untuk Impor 105 Ribu Mobil? DPR: Bisa Gerus PDB Rp 39 Triliun
Bagikan