Amnesty International Kritik Pernyataan Prabowo soal ‘Menertibkan’ Pengkritik Pemerintah

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 17 Maret 2026
Amnesty International Kritik Pernyataan Prabowo soal ‘Menertibkan’ Pengkritik Pemerintah

Presiden RI, Prabowo Subianto. (Foto: dok. KSP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, mengkritik pernyataan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menyebut akan menertibkan pengamat yang dinilai tidak patriotik dan tidak menyukai keberhasilan pemerintah.

Usman menilai, pernyataan tersebut mencerminkan cara pandang yang keliru karena menempatkan kritik sebagai sesuatu yang harus ditertibkan.

“Kami menyesalkan pernyataan Presiden Prabowo yang mau ‘menertibkan’ pengkritik pemerintah karena dianggap tidak patriotik. Itu jelas merupakan cara berpikir yang keliru seolah kritik adalah kekacauan yang harus ditertibkan,” kata Usman dalam keterangannya, Senin (16/3).

Ia menyebutkan, Presiden seharusnya menunjukkan empati kepada para pengkritik pemerintah yang mengalami teror dan intimidasi.

Baca juga:

Baznas Bantah Zakat Bakal Diperuntukan Bagi MBG, Prabowo Juga Tidak Setuju

Salah satu kasus yang disoroti adalah penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Usman juga meminta pemerintah memberikan dukungan penuh kepada kepolisian untuk mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

Menurut dia, penyelidikan yang dilakukan Kepolisian Negara Republik Indonesia menunjukkan adanya perkembangan. Namun hingga hari keempat setelah kejadian, belum adanya tersangka dinilai menunjukkan kemungkinan adanya pihak lain di balik pelaku.

“Kami meminta kepolisian tidak ragu-ragu menangkap siapa pun pelakunya dan apa pun latar belakangnya,” ujarnya.

Baca juga:

Polda Metro Jaya Selidiki 260 Pelat Motor Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Selain itu, Usman menilai sikap anti-kritik dalam pemerintahan berpotensi mengancam kebebasan berpendapat.

Ia juga mengingatkan agar lembaga intelijen tidak digunakan untuk memantau para pengamat atau kelompok masyarakat sipil yang kritis terhadap pemerintah.

Menurut Usman, lembaga intelijen seharusnya fokus pada deteksi dini terhadap ancaman keamanan nasional sebagaimana diatur dalam undang-undang.

Ia juga menilai, pelabelan terhadap pengkritik sebagai pihak yang tidak patriotik berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kebebasan sipil.

Baca juga:

Golkar Dukung Prabowo Potong Gaji Pejabat Dampak Krisis Global Akibat Perang di Timur Tengah

Melalui situasi yang sensitif, retorika tersebut dikhawatirkan dapat ditafsirkan sebagai legitimasi bagi aparat di lapangan untuk menekan suara kritis.

Karena itu, Usman meminta Presiden mengklarifikasi pernyataan tersebut dan memastikan kebebasan berekspresi tetap dilindungi. (Pon)

#Prabowo Subianto #Amnesty Internasional #Andrie Yunus #Penyiraman Air Keras #Kritik Pedas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Mendadak Kunjungi Warga Eks Bantaran Rel di Senen, Suasana Malam Jadi Haru
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengunjungi warga eks bantaran rel di Senen. Ia datang mendadak.
Soffi Amira - Sabtu, 29 Agustus 2026
Prabowo Mendadak Kunjungi Warga Eks Bantaran Rel di Senen, Suasana Malam Jadi Haru
Indonesia
Pertamina Pastikan Infrastruktur B50 Siap, Distribusi Capai 73 Ribu KL per Hari
Pertamina memastikan infrastruktur B50 sudah siap. Distribusinya mencapai 73 ribu KL per hari.
Soffi Amira - Jumat, 28 Agustus 2026
Pertamina Pastikan Infrastruktur B50 Siap, Distribusi Capai 73 Ribu KL per Hari
Indonesia
Jelang Kedatangan Prabowo, Area Helipad hingga Ruang VVIP Muktamar Ke-35 NU Steril
Panitia Muktamar Ke-35 NU memperketat pengamanan VVIP menjelang kedatangan Presiden Prabowo Subianto. Helipad, jalur kedatangan, dan ruang VVIP disterilkan.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Jelang Kedatangan Prabowo, Area Helipad hingga Ruang VVIP Muktamar Ke-35 NU Steril
Indonesia
Prabowo Buka Alasan Baru Hari ke-11 ke NTT, Biar Kunjungan Pejabat Tidak Ganggu Penanganan Bencana
Presiden Prabowo Subianto baru kunjungi NTT pada hari ke-11 pascagempa Flores agar penanganan darurat tidak terganggu seremonial pejabat pusat.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Prabowo Buka Alasan Baru Hari ke-11 ke NTT, Biar Kunjungan Pejabat Tidak Ganggu Penanganan Bencana
Indonesia
Presiden Prabowo Kunjungi Posko Pengungsian Nagekeo NTT, Warga Apresiasi Respons Pemerintah
Mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) yang turun menjalankan misi kemanusiaan menilai respons pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat terdampak berlangsung cepat. 

Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Presiden Prabowo Kunjungi Posko Pengungsian Nagekeo NTT, Warga Apresiasi Respons Pemerintah
Indonesia
Peresmian LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Hari Ini Batal, Gara-Gara Prabowo ke NTT?
Pemprov DKI Jakarta membatalkan peresmian LRT Kelapa Gading–Manggarai yang semula dijadwalkan hari ini.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Peresmian LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Hari Ini Batal, Gara-Gara Prabowo ke NTT?
Indonesia
Semalam Menginap di Bali, Presiden Prabowo Bertolak Tinjau Korban Gempa NTT Hari Ini
Presiden Prabowo Subianto bertolak ke NTT untuk meninjau langsung korban gempa magnitudo 7,4.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
 Semalam Menginap di Bali, Presiden Prabowo Bertolak Tinjau Korban Gempa NTT Hari Ini
Berita
Pasbata Minta Pernyataan Budi Arie Dibaca Utuh, Tidak Sepotong-potong
David menegaskan bahwa wacana soal presiden yang tidak bisa merampungkan masa jabatannya adalah isu yang sangat sensitif
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 Agustus 2026
Pasbata Minta Pernyataan Budi Arie Dibaca Utuh, Tidak Sepotong-potong
Indonesia
LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan 26 Agustus 2026, Prabowo Disebut Hadir
LRT Velodrome-Manggarai diresmikan 26 Agustus 2026. Presiden RI, Prabowo Subianto, kemungkinan hadir.
Soffi Amira - Senin, 24 Agustus 2026
LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan 26 Agustus 2026, Prabowo Disebut Hadir
Indonesia
Prabowo Suruh Kapolda Riau Bawa Tersangka Karhutla ke Jakarta, Biar Diurus BIN
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan tersangka karhutla dibawa ke Jakarta untuk diperiksa BIN.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Prabowo Suruh Kapolda Riau Bawa Tersangka Karhutla ke Jakarta, Biar Diurus BIN
Bagikan