Pembakaran Desa Rohingya Dilakukan Secara Sistematis
Pengungsi Rohingya melewati perbatasan Bangladesh-Myanmar di Teknaf, Bangladesh, Minggu (3/9). (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)
MerahPutih.com - Tim Amnesty Internasional menemukan bukti baru bahwa pembakaran yang dilakukan oleh militer Myanmar di pedesaan etnis Rohingya dilakukan secara sistematis.
Direktur Amnesti Internasional Usman Hamid mengatakan pembakaran desa itu berskala besar di seluruh negara bagian Rakhine Utara.
"Di mana pasukan keamanan dan massa membakar seluruh desa Rohingya dan menembak warga secara acak saat mereka mecoba melarikan diri," ujar Usman di Gedung Amnesti Internasional Jakarta Pusat, Jumat (15/9).
Analisis tersebut dilakukan oleh Amnesty terhadap data deteksi kebakaran melalui Citra Satelit, foto dan video dari lapangan serta wawancara dengan saksi mata di Myanmar yang berada di perbatasan Bangladesh.
"Bukti itu tidak terbantahkan. Pasukan keamanan Myanmar membakar bagian utara Rakhine agar orang-orang Rohingya keluar dari Myanmar," bebernya.
Menurut Usman, serangan itu dilakukan untuk membersihkan etnis Rohingya yang berada di negara Myanmar.
"Ada pola kekerasan yang jelas dan sistematis di sini. Pasukan keamanan mengelilingi sebuah desa, menembaki orang yang melarikan diri yang panik kemudian membakar rumah mereka hingga rata dengan tanah," pungkasnya. (Asp)
Baca juga berita terkait kekerasan pada etnis Rohingya di: PBB Sebut 1.000 Etnis Minoritas Rohingya Tewas
Bagikan
Berita Terkait
Polri Tangkap WNI Terkait TPPO Warga Rohingya, Perluas Jaringan Hingga Turkiye
Nyaris 100 Pengungsi Rohingya Datangi Aceh, Ada yang Nekat Berenang ke Bibir Pantai
Prioritas Kemenko Polkam di Bawah Budi Gunawan, Termasuk Masalah Rohingya
[HOAKS atau FAKTA]: Kedatangan Pengungsi Rohingya Buat Tambah Suara Pemilu 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Hentikan Bantuan dan Ingin Usir Pengungsi Rohingya
[HOAKS atau FAKTA]: Konspirasi Amerika Serikat Dibalik 70 Juta Pengungsi Rohingnya Pindah ke Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Tutup Kantor UNHCR di Indonesia
Polri Turunkan Tim Usut Dugaan TPPO Pengungsi Rohingya
Menlu Retno Desak Penyelesaian Akar Masalah Pengungsi Rohingya
Indonesia Bakal Desak Negara Konvensi Pengungsi Percepat Terima Warga Rohingya