PBB Sebut 1.000 Etnis Minoritas Rohingya Tewas
Pengungsi Rohingya melewati perbatasan Bangladesh-Myanmar di Teknaf, Bangladesh, Minggu (3/9). (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)
MerahPutih.com - Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menungkapkan lebih dari 1.000 orang dari etnis minoritas muslim Rohingya diperkirakan telah tewas terbunuh di negara bagian Rakhine, Myanmar. Angka tersebut sekitar dua kali lipat dari jumlah yang dirilis pemerintah setempat.
"Mungkin sekitar seribu atau lebih yang tewas," kata Yanghee Lee, pelapor khusus HAM PBB di Myanmar seperti dikutip AFP, Jumat (8/9).
"Jumlah ini mungkin dari kedua belah pihak, tetapi sangat terkonsentrasi pada populasi Rohingya," imbuhnya.
Angka yang diberikan oleh Lee, seorang akademisi Korea Selatan, dalam sebuah wawancara di Seoul, jauh lebih tinggi dari pada jumlah korban resmi, yang berjumlah 475.
Dalam data terbaru yang dikeluarkan pihak berwenang pada Kamis, Myanmar mengatakan 6.600 rumah Rohingya dan 201 rumah non-Muslim telah dibakar hingga 25 Agustus.
Mereka menambahkan, sekitar 30 warga sipil terbunuh -- tujuh orang Rohingya, tujuh Hindu dan 16 Buddha Rakhine -- dalam pertempuran tersebut.
Tentara Myanmar sebelumnya mengatakan telah menewaskan sekitar 430 gerilyawan Rohingya. Pihak berwenang mengatakan telah kehilangan 15 personil keamanan sejak serangan Agustus.
Namun Lee mengatakan kepada AFP angka itu sangat mungkin tidak valid. Dalam dua pekan terakhir saja, 164.000 warga Rohingya telah melarikan diri ke Bangladesh, kamp pengungsi yang penuh sesak dan terlihat tidak layak. (*)
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
PBB Tegaskan Status Greenland Milik Kerajaan Denmark
SBY Menyeru ke PBB, Ambil Tindakan Nyata Hindari Perang Dunia III
Profil Sidharto Suryodhipuro, Presiden Dewan HAM PBB Asal Indonesia
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Sidharto Suryodipuro Jadi Presiden
Indonesia Resmi Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Ini Tugas & Kewenangannya
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Penangkapan Presiden Venezuela Rusak Tatanan Dunia, DPR Minta RI Desak PBB Gelar Sidang Darurat
Serangan dan Penangkapan Presiden Venezuela Maduro Oleh AS Bikin PBB Khawatir
Kepala PBB Sampaikan Pesan Tahun Baru, saatnya Dunia untuk ‘Lebih Serius’
[HOAKS atau FAKTA]: Gempar! Keputusan PBB Langkahi Indonesia Tetapkan Status 'Bencana Internasional' di Sumatra