Ambisi Donald Trump Ambil Alih Terusan Panama dan Kuasai Greenland, Demi Kebaikan Amerika Serikat

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 08 Januari 2025
Ambisi Donald Trump Ambil Alih Terusan Panama dan Kuasai Greenland, Demi Kebaikan Amerika Serikat

Presiden terpilih AS, Donald Trump. (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan sejumlah agenda internasionalnya apabila ia sudah resmi menjabat pada 20 Januari nanti.

Hal tersebut ia ungkapkan saat menghadiri konferensi pers di perkebunannya di Mar-a-Lago, Florida, Selasa (7/1). Dalam kesempatan itu ia juga mengulangi keinginannya agar AS mengendalikan Terusan Panama, Greenland, dan Kanada.

Dalam satu percakapan dengan wartawan, Trump ditanya apakah ia akan mengesampingkan penggunaan kekuatan militer atau paksaan ekonomi untuk menguasai Terusan Panama atau Greenland, wilayah otonomi Denmark. "Saya tidak akan berkomitmen pada hal itu," kata Trump, dikutip dari Aljazeera.

Ia kemudian beralih ke masalah terusan Panama, rute perdagangan utama yang menghubungkan Samudra Atlantik dan Pasifik. Menurutnya, terusan Panama sangat penting untuk masa depan Amerika Serikat.

Baca juga:

Trudeau Mundur dari PM Kanada, Trump Usul Mending Kanada Jadi Negara Bagian AS karena Bakal Lebih Hebat

"Mungkin Anda harus melakukan sesuatu. Terusan Panama sangat penting bagi negara kita," tambahnya mengenai alasannya ingin menguasai terusan Panama.

Trump kemudian menyinggung ambisinya untuk menguasai Greenland. Lagi-lagi, ia menegaskan bahwa Greenland dapat memberikan manfaat positif untuk negaranya apabila AS berhasil memiliki wilayah itu.

“Kita membutuhkan Greenland untuk tujuan keamanan nasional," imbuh Trump.

Baik Perdana Menteri Greenland maupun Perdana Menteri Denmark telah mengesampingkan kemungkinan penyerahan pulau Arktik yang luas itu ke kendali AS.

Baca juga:

Amazon Siap Rilis Biografi Istri Presiden AS Melania Trump

Selain itu, pemerintah Panama juga telah menegaskan bahwa terusan itu akan tetap menjadi milik Panama, sebagaimana adanya sejak AS melepaskan kendalinya terhadap wilayah itu pada tahun 1999, sesuai perjanjian dinegosiasikan di bawah mendiang Presiden AS Jimmy Carter. (ikh)

#Donald Trump
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Presiden AS, Donald Trump, dikabarkan akan menangkap Presiden RI, Prabowo Subianto, jika melakukan kerusakan alam hingga terjadi bencana.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Dunia
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Denmark memperingatkan obsesi Presiden Donald Trump mencaplok Greenland akan menjadi lonceng kematian bagi aliansi militer Atlantik Utara atau NATO.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Dunia
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Presiden AS Donald Trump menegaskan Denmark tidak dapat diandalkan untuk melindungi Greenland dari potensi ancaman Rusia maupun China.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Indonesia
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Iran menekankan bahwa intervensi Amerika Serikat itu secara khusus melanggar prinsip kedaulatan nasional, nonintervensi dalam urusan internal negara, dan larangan ancaman atau penggunaan kekerasan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Indonesia
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Trump meminta Indonesia memberikan akses pada sumber daya alam, mineral serta meminta Indonesia membeli minyak dari Amerika.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Dunia
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Presiden AS Donald Trump mengumumkan kebijakan baru berupa tarif sebesar 25 persen terhadap semua negara yang masih menjalin perdagangan dengan Iran.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Dunia
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Tangkapan layar di Truth Social yang dibuat seperti biografi Wikipedia, mengklaim Trump sebagai presiden sementara Venezuela mulai Januari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Dunia
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Kekacauan di Iran sendiri dipicu oleh ambruknya nilai tukar Rial yang menyebabkan inflasi hebat
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Dunia
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Keputusan ini menandai sikap tidak setuju atas ambisi Trump yang kian meluas di belahan Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Dunia
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Meski begitu, Gedung Putih tidak segera memberikan tanggapan ketika dimintai keterangan tambahan terkait dengan pertemuan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Bagikan