5 Alutsista Paling Mahal dan Canggih yang Dimiliki TNI

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 03 Oktober 2024
5 Alutsista Paling Mahal dan Canggih yang Dimiliki TNI

5 alutsista paling mahal dan canggih yang dimiliki TNI. (Foto: Pexels/Inge Wallumrød)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki berbagai alutsista (alat utama sistem persenjataan) yang tidak hanya canggih, tetapi juga bernilai fantastis.

Keberadaan alutsista ini bertujuan untuk menjaga kedaulatan dan pertahanan negara, baik di darat, laut, maupun udara. Lalu, apa saja alutsista paling mahal dan canggih milik TNI?

Baca juga:

Seluk-Beluk Cara Kerja Iron Dome Sistem Pertahanan Udara Israel

5 Alutsista Paling Mahal yang Dimiliki TNI

Berikut ini adalah lima alutsista paling mahal dan canggih yang dimiliki oleh TNI:

1. Kapal Selam KRI Nagapasa-403

Kapal Selam KRI Nagapasa-403 harganya mencapai Rp 5,3 triliun. (Foto: YouTub/Ugunlife)
Kapal Selam KRI Nagapasa-403 harganya mencapai Rp 5,3 triliun. (Foto: YouTub/Ugunlife)

Kapal selam diesel-elektrik ini merupakan salah satu alutsista strategis TNI Angkatan Laut. Diproduksi oleh galangan kapal Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering (DSME) Korea Selatan, KRI Nagapasa-403 memiliki kemampuan tempur dan jelajah bawah laut yang mumpuni.

Harganya sendiri sangat fantastis, yakni mencapai sekitar 350 juta dolar AS (Rp 5,3 triliun). Hal itu menjadikannya sebagai salah satu aset termahal di lini TNI.

2. Pesawat Tempur Sukhoi SU-35

Harga pesawat tempur Sukhoi SU-35 mencapai Rp 769 miliar per unit. (Foto: YouTube/Armies Power)
Harga pesawat tempur Sukhoi SU-35 mencapai Rp 769 miliar per unit. (Foto: YouTube/Armies Power)

Sukhoi SU-35 adalah pesawat tempur multi-peran buatan Rusia yang dimiliki oleh TNI Angkatan Udara. Pesawat ini dirancang untuk melaksanakan berbagai misi, mulai dari serangan udara hingga operasi udara-ke-darat.

Harganya adalah sekitar 50 juta dolar AS (Rp 769 miliar) per unit. SU-35 memiliki teknologi avionik canggih dan kemampuan manuver superior.

Baca juga:

Pesawat Penumpang Bakal Terbang dengan 1 Sayap di Masa Depan?

3. Helikopter Apache AH-64E

Helikopter Apache AH-64E harganya mencapai Rp 1,1 triliun. (Foto: YouTube/Follow Me - HeliTech)
Helikopter Apache AH-64E harganya mencapai Rp 1,1 triliun. (Foto: YouTube/Follow Me - HeliTech)

Helikopter serang Apache AH-64E yang dimiliki TNI Angkatan Darat merupakan salah satu helikopter tempur tercanggih di dunia.

Dilengkapi dengan senjata mesin dan rudal, Apache digunakan untuk misi tempur jarak dekat dan pendukung operasi darat. Harga satu unitnya mencapai 75 juta dolar AS (Rp 1,1 triliun), yang membuatnya masuk ke dalam daftar alutsista termahal TNI.

4. Tank Leopard 2A4

Harga Tank Leopard 2A4 mencapai Rp 69 miliar. (Foto: YouTube/Nukenus)
Harga Tank Leopard 2A4 mencapai Rp 69 miliar. (Foto: YouTube/Nukenus)

Leopard 2A4 merupakan tank tempur utama buatan Jerman yang digunakan oleh TNI Angkatan Darat. Tank ini memiliki daya tembak dan perlindungan tinggi, serta dilengkapi sistem kontrol tembak digital yang akurat.

Harga alusista tersebut berkisar 4,5 juta dolar AS (Rp 69 miliar) per unit. Leopard 2A4 menjadi salah satu kendaraan tempur andalan TNI.

Baca juga:

Tim Pemilih Pemula Sebut Pembelian Alutsista Bekas Tepat

5. Fregat KRI RE Martadinata-331

Harga Fregat KRI RE Martadinata-331 mencapai Rp 3,3 triliun. (Foto: YouTube/MSM Garage Game)
Harga Fregat KRI RE Martadinata-331 mencapai Rp 3,3 triliun. (Foto: YouTube/MSM Garage Game)

KRI RE Martadinata-331 adalah fregat kelas SIGMA yang dibuat oleh Damen Schelde Naval Shipbuilding, Belanda. Fregat ini dilengkapi dengan berbagai sistem persenjataan modern dan peralatan elektronik mutakhir, seperti radar 3D dan sistem peluncur rudal.

Harganya mencapai sekitar 220 juta dolar AS (Rp 3,3 triliun), yang menjadikannya sebagai kapal perang permukaan paling mahal yang dimiliki TNI.

Melalui kehadiran berbagai alutsista mahal ini, TNI mampu meningkatkan kapasitas pertahanan nasional dan menjaga kedaulatan Indonesia dari ancaman eksternal. (waf)

#Kapal Tanker #Kapal Selam #TNI #Pesawat Tempur
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Indonesia
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Rencana pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme tuai kritik. SETARA Institute menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan supremasi sipil dan sistem peradilan pidana.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : TNI Kini Bisa Audit Penggunaan Dana Desa karena Sering Digunakan Kades untuk Memperkaya Diri
Diketahui, video merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : TNI Kini Bisa Audit Penggunaan Dana Desa karena Sering Digunakan Kades untuk Memperkaya Diri
Olahraga
Panglima TNI Mau Bentuk Batalyon Olahraga, Atlet Sipil Bakal Direkrut
“Kebijakan dari Mabes TNI bahwa kita merekrut khusus, saya sudah merekrut khusus dari sipil yang punya kemampuan olahraga dijadikan militer," kata Panglima TNI Jenderal Agus.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Panglima TNI Mau Bentuk Batalyon Olahraga, Atlet Sipil Bakal Direkrut
Olahraga
Berprestasi di SEA Games 2025, Atlet dari Unsur TNI Mendapat Kenaikan Pangkat, Rizki Juniansyah Jadi Kapten
Atlet-atlet dari unsur TNI mendapat kenaikan pangkat hingga menjadi perwira setelah meraih prestasi di SEA Games 2025.
Frengky Aruan - Kamis, 08 Januari 2026
Berprestasi di SEA Games 2025, Atlet dari Unsur TNI Mendapat Kenaikan Pangkat, Rizki Juniansyah Jadi Kapten
Indonesia
Kehadiran Prajurit TNI di Sidang Nadiem Makarim Tuai Sorotan, Ini Klarifikasinya
TNI menegaskan kehadiran prajurit di sidang dugaan korupsi Nadiem Makarim hanya untuk pengamanan sesuai MoU dengan Kejaksaan dan Perpres Nomor 66 Tahun 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
Kehadiran Prajurit TNI di Sidang Nadiem Makarim Tuai Sorotan, Ini Klarifikasinya
Indonesia
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari
Personel TNI yang bertugas menangani bencana di Sumatra mendapatkan uang makan dan uang lelah
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari
Indonesia
Panglima TNI Perintahkan Tangkap Provokator Pengibaran Bendera GAM
Saat ini TNI, Polri, bersama Kementerian/Lembaga bekerja secara maksimal untuk mempercepat pemulihan pascabencana.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Panglima TNI Perintahkan Tangkap Provokator Pengibaran Bendera GAM
Indonesia
TNI Bangun 32 Jembatan Darurat di Sumatera, Pesan 100 Jembatan Bailey dari Luar Negeri
Logistik yang sudah didistribusikan sejumlah 2.669,53 ton. Logistik itu dikirimkan baik melalui jalur udara maupun darat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
TNI Bangun 32 Jembatan Darurat di Sumatera, Pesan 100 Jembatan Bailey dari Luar Negeri
Indonesia
Begini Kerja Cepat TNI Bangun Puluhan Jembatan Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra
Percepatan pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari upaya menyeluruh TNI AD bersama kementerian, BNPB, dan instansi terkait lainnya dalam penanganan bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Begini Kerja Cepat TNI Bangun Puluhan Jembatan Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra
Indonesia
Panglima TNI Sebut 37.910 Personel Dikerahkan untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
Para personel juga akan ikut membantu membangun hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap).
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
Panglima TNI Sebut 37.910 Personel Dikerahkan untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
Bagikan