Ali Ngabalin Lapor Polisi Kasus Pencatutan Namanya

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 07 April 2022
Ali Ngabalin Lapor Polisi Kasus Pencatutan Namanya

Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (7/4/2022). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin tengah kesal bukan main. Sebab, namanya dicatut dalam surat permohonan sumbangan untuk santunan anak yatim-piatu kepada Wali Kota Cirebon.

Ia disebut meminta sumbangan Rp 800 juta kepada Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis.

Surat sumbangan itu berkop Kantor Staf Presiden lengkap dengan stempelnya

Baca Juga:

Din Syamsuddin Ogah Tanggapi Ocehan Ngabalin

Ngabalin sampai menyambangi Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (7/4) melaporkan pencatutan namanya tersebut.

"Ini kan pribadi ya karena mencatut nama saya, kemudian yang kedua lembaga dan kop surat Kantor Staf Presiden sama stempel," kata Ngabalin di Gedung Bareskrim Polri, Kamis (7/4).

Ngabalin mengatakan, keputusan untuk melaporkan peristiwa ini merupakan instruksi dari Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

"Kemudian ini juga merupakan suatu bentuk ketaatan patuh kita pada hak konstitusi atas perintah Kepala KSP Pak Moeldoko saya mesti datang. Keluarga saya yang terganggu," ujar Ngabalin dengan nada kesal.

Menurutnya, peristiwa pencatutan untuk sumbangan tersebut telah mencederai harkat dan martabat dirinya secara pribadi.

Dalam pelaporan hari ini, Ngabalin turut didampingi Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Joanes Joko.

Dia juga mengaku membawa barang bukti berupa salinan tiga surat palsu yang mengatasnamakan KSP maupun dirinya sendiri.

"Jadi ya saya percaya ini satu kejahatan yang sungguh mencederai harkat martabat saya," ucap Ketua Umum Badan Koordinasi Mubaligh Seluruh Indonesia itu.

Baca Juga:

Hakim Ungkit Kapasitas Ngabalin Ikut ke Hawai Bareng Edhy Prabowo

Beberapa waktu lalu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut kasus penipuan dengan mencatut nama institusi Kantor Staf Presiden (KSP) sudah sering terjadi.

"Bukan hanya menimpa Ngabalin, tapi juga berapa saat yang lalu di antaranya ada yang mengatasnamakan dan pakai tanda tangan saya untuk mengundang seseorang," ujar Moeldoko.

Dalam surat berkop KSP, Moeldoko disebut bakal mengangkat seseorang menjadi deputi.

Pemalsuan logo dan nama KSP, kata Moeldoko, selanjutnya menimpa Kepala Kantor Pertanahan Minahasa.

Moeldoko mengatakan, penipu tersebut menggunakan kartu tanda pengenal palsu untuk mengelabui korbannya.

"Saya minta Pak Ngabalin agar bisa membersihkan kantor KSP dari berbagai tipu daya, penipuan, dan pada akhirnya masyarakat dirugikan," jelas Moeldoko. (Knu)

Baca Juga:

Merasa Difitnah Disebut "Memenjarakan" Edhy Prabowo, Ali Ngabalin Lapor Polisi

#KSP #Penipuan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Cair 3 Bulan Dirapel Rp 900 Ribu. Kenali Ciri-Ciri Link Palsu BSU 2026, Jangan Asal Klik!
Waspada penipuan link BSU 2026 sebesar Rp 900 ribu. Kenali ciri link palsu, situs resmi Kemnaker berakhiran .go.id, dan syarat penerima di sini!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Cair 3 Bulan Dirapel Rp 900 Ribu. Kenali Ciri-Ciri Link Palsu BSU 2026, Jangan Asal Klik!
Indonesia
Petugas Damkar Terlibat Penipuan Rp 70 Juta, Autodipecat
Pramono mengaku telah meminta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk menindak tegas pihak yang terbukti terlibat.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Petugas Damkar Terlibat Penipuan Rp 70 Juta, Autodipecat
Indonesia
Kronologi Wintarko Ditipu Rp 70 Juta Demi Iming-iming Lolos Rekrutmen Damkar DKI
Kronologi Wintarko warga Jaktim ditipu Rp70 juta janji masuk Damkar DKI Jakarta. Korban rela utang Bank DKI demi janji manis yang ternyata nol besar!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
Kronologi Wintarko Ditipu Rp 70 Juta Demi Iming-iming Lolos Rekrutmen Damkar DKI
Indonesia
Manfaatkan Antusiasme Pembeli, Situs Palsu Jualan iPhone 18 Bermunculan
Dalam proses pemesanan, pengguna diminta memberikan sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, nomor telepon, alamat email, kota tempat tinggal, hingga kontak WhatsApp.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Manfaatkan Antusiasme Pembeli, Situs Palsu Jualan iPhone 18 Bermunculan
Indonesia
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Kasus ini bermula saat Ruben menawarkan korban berinisial DM untuk berinvestasi di usaha jual beli sebuah produk.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Indonesia
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Modus pelaku biasanya mengakui customer service dari GoPay, lalu meminta data sensitif seperti PIN, password, atau kode OTP.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Indonesia
Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Kejahatan Love Scamming Berbasis AI
Polri meningkatkan kapasitas personel untuk menghadapi kejahatan love scamming yang kini memanfaatkan AI, deepfake, dan social engineering.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Kejahatan Love Scamming Berbasis AI
Indonesia
5 Tips Aman Mencari Kerja Online agar Terhindar dari Lowongan Palsu dan TPPO
Jobstreet by SEEK membagikan lima tips aman mencari kerja online agar terhindar dari lowongan palsu, penipuan rekrutmen, dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
5 Tips Aman Mencari Kerja Online agar Terhindar dari Lowongan Palsu dan TPPO
Indonesia
Hati-Hati Marak Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp, Begini Modusnya!
KCIC mengimbau masyarakat waspada penipuan tiket Whoosh lewat WhatsApp. Pelaku gunakan logo dan jadwal palsu, arahkan pembayaran ke rekening pribadi. Tiket resmi hanya di kanal KCIC.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Hati-Hati Marak Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp, Begini Modusnya!
Indonesia
KSP Dudung Benarkan Presiden Prabowo, Sebut Ada Pihak yang Membayari Demo
Langkah selanjutnya yakni memastikan penanganannya dilakukan sesuai mekanisme hukum yang berlaku
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
KSP Dudung Benarkan Presiden Prabowo, Sebut Ada Pihak yang Membayari Demo
Bagikan