Alasan Menteri Erick Angkat Jenderal TNI Aktif Jadi Dirut Bulog

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Februari 2025
Alasan Menteri Erick Angkat Jenderal TNI Aktif Jadi Dirut Bulog

Direktur Utama (Dirut) baru Perum Bulog Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Novi Helmy Prasetya menyampaikan keterangan kepada awak media di Kementerian Pertanian, Jakarta pada Minggu (9/2/2025). (ANTARA/Aji

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri BUMN, Erick Thohir membeberkan alasan menunjuk perwira aktif Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya sebagai Direktur Utama Perum Bulog.

Pengangkatan Jenderal Novi Helmy ini, diklaim Erick, untuk penyegaran perusahaan pemerintah di bidang pangan ini.

Terlebih lagi, perombakan kepengurusan Bulog sebagai langkah strategis untuk memastikan program-program yang ditugaskan dapat berjalan secara optimal.

"Tentu saja penyegaran itu perlu dilakukan. Penugasan yang diberikan harus bisa dijalankan secara maksimal. Oleh karena itu, kami melakukan review dan evaluasi," kata Erick Thohir di Jakarta, pada Senin (10/2).

Baca juga:

Status Mayjen Novi Helmy di TNI Setelah Ditunjuk Jadi Dirut Bulog

Erick menambahkan, Indonesia juga perlu membangun ekosistem yang baik untuk mendukung segala kebijakan.

"Bagian dari yang memang pilihan yang kita tadi ya ekosistem," tutur dia.

Erick menuturkan, Jenderal Novi ditugasi untuk menyerap 3 juta ton gabah dari petani di sepanjang panen raya tahun ini. Sebab, penyerapan gabah tersebut masih minim sehingga diperlukan penyegaran.

"Perlu ada penyegaran dan perlu semua supporting system untuk memastikan penugasan ini maksimal. Jangan sampai dengan sekarang kita menuju swasembada beras yang selama ini kita impor. Akhirnya serapannya tidak maksimal, harga gabahnya turun, petaninya kasihan, akhirnya kapok menanam," lanjutnya. (Asp)

#Bulog
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pasrikan Ketersediaan, Mentan Amran Gadakan Pasokan Beras Premium di Ritel
Bulog memiliki stok yang cukup untuk memperkuat pasokan ke pasar. Stok beras Bulog saat ini sekitar 4,6 juta ton.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Pasrikan Ketersediaan, Mentan Amran Gadakan Pasokan Beras Premium di Ritel
Indonesia
Cara Bulog Kendalikan Harga Beras di Pasar, Gelontorkan 1 Juta Ton Beras Cadangan Pemerintah
Besarnya volume tersebut menunjukkan kapasitas CBP yang dikerahkan untuk memperkuat pasokan pasar, sekaligus menopang akses pangan puluhan juta keluarga penerima manfaat
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Cara Bulog Kendalikan Harga Beras di Pasar, Gelontorkan 1 Juta Ton Beras Cadangan Pemerintah
Indonesia
25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Rugikan Konsumen Rp 89 Triliun, Standar dan Kandungan Tidak Sesuai
Amran menjelaskan temuan tersebut menjadi perhatian serius pemerintah karena beras merupakan pangan strategis yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Rugikan Konsumen Rp 89 Triliun, Standar dan Kandungan Tidak Sesuai
Indonesia
Bulog Salurkan 75 Ribu Ton Beras Premium Per Bulan ke Ritel Modern, Pastikan Ketersedian Beras Bagi Warga
Penguatan pasokan melalui ritel modern itu menjadi bagian dari strategi Bulog untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk beras premium Bulog
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Bulog Salurkan 75 Ribu Ton Beras Premium Per Bulan ke Ritel Modern, Pastikan Ketersedian Beras Bagi Warga
Indonesia
Harga Beras Melonjak, Pemerintah Bisa Berikan Subsidi Biaya Logistik Buat Turunkan Harga
Inflasi pangan menjadi kekhawatiran utama pada kuartal III dan IV 2026, terutama seiring risiko gangguan pasokan akibat El Nino.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Harga Beras Melonjak, Pemerintah Bisa Berikan Subsidi Biaya Logistik Buat Turunkan Harga
Indonesia
Kemarau Panjang Bikin Harga Gabah Kering Panen Rp 8.000 per Kilogram di Solo
Menjaga kualitas beras di gudang, Bulog melakukan perawatan rutin berupa spraying setiap bulan dan fumigasi setiap 2-3 bulan sekali.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Kemarau Panjang Bikin Harga Gabah Kering Panen Rp 8.000 per Kilogram di Solo
Indonesia
Beras SPHP Bakal Ganti Nama Jadi Beras Kita
Bulog menargetkan memproduksi sekitar 2 juta ton Beras Kita untuk memenuhi kebutuhan pasar komersial
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 Juli 2026
Beras SPHP Bakal Ganti Nama Jadi Beras Kita
Indonesia
Dirut Bulog Sidak Pabrik Minyakita yang Berbau Solar, tak Ada Toleransi bagi Produk di Bawah Standar
Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh proses produksi berjalan sesuai standar mutu, keamanan pangan, dan higienitas sehingga produk MinyaKita.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Dirut Bulog Sidak Pabrik Minyakita yang Berbau Solar, tak Ada Toleransi bagi Produk di Bawah Standar
Indonesia
Stok Cadangan MinyaKita Sebanyak 29 Ribu Ton
Rata-rata kebutuhan minyak goreng masyarakat tercatat berada di kisaran 254 ribu ton per bulan dan dapat dipenuhi.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Stok Cadangan MinyaKita Sebanyak 29 Ribu Ton
Indonesia
Mentan Setuju Bulog Jual Beras Kita Premium Buat Stabilkan Harga
Kehadiran produk beras premium dari Bulog berpotensi memberikan dampak positif terhadap pengendalian harga sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap beras
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Mentan Setuju Bulog Jual Beras Kita Premium Buat Stabilkan Harga
Bagikan