Alasan Kemendag Buka Impor Beras Dari Pakistan

Fadhli Fadhli - Selasa, 22 Desember 2015
Alasan Kemendag Buka Impor Beras Dari Pakistan

Menteri Perdagangan Thomas Lembong (Foto Antara/Sigid Kurniawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Hari ini (22/12) melalui konferensi pers di kantornya, Thomas Lembong selaku Menteri Perdagangan RI mengungkapkan alasan mengapa Kementrian Dalam Negeri (Kemendag) membuka impor beras dari Pakistan.

Kemendag RI sebelumnya diketahui telah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, M Aqil Nadeem perihal pembelian beras sebanyak satu juta ton dari negara tersebut untuk Indonesia.

Menteri Perdagangan RI Thomas Lembong mengatakan, penandatanganan MoU tersebut merupakan upaya pemerintah untuk mengurangi ketergantungan impor dari negara Vietnam dan Thailand, sebagai negara yang biasa memasok kebutuhan beras dalam negeri.

"Namun ini masih kami sedang pelajari, jadi belum sampai ke dalam tahap pelaksanaan dan mungkin masih tahap belajar," ujar Thomas dalam Konferensi Pers di kantornya, Jakarta, Selasa, (22/12).

Thomas melanjutkan, pemerintah juga berencana untuk mencoba dari sumber negara lainnya untuk memenuhi kebutuhan beras dalam negeri. Hanya saja Thomas masih enggan menyebutkan negara mana saja yang akan dijajakinya. (rfd)

 

BACA JUGA:

  1. Pertemuan KPPU dengan Go-Jek Hasilkan Tujuh Poin Usulan
  2. Pertemuan KPPU dengan Go-Jek Wacanakan Sistem Kuota
  3. Pemerintah Pertimbangkan 3 Negara Bebas Visa
  4. Kementrian ESDM Galau Tentukan Harga BBM
  5. Kembangkan EBT, Pemerintah Revisi Harga Listrik dari PLTS
#Pakistan #Impor Beras #Kemendag
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Kemandag Terbitkan 3 Aturan Tata Kelola Ekspor SDA Strategis, ini Isinya
Ketiga permendag bertujuan untuk semakin memperkuat tata kelola perdagangan komoditas strategis.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Kemandag Terbitkan 3 Aturan Tata Kelola Ekspor SDA Strategis, ini Isinya
Indonesia
Kemendag Bantu Hambatan Ekspor Makanan Siap Saji untuk Jemaah Calon Haji di Arab Saudi
Kemendag telah memfasilitasi hambatan ekspor eksportir PT Halalan Thayyiban Indonesia (PT HATI) dalam memasukkan hampir 360 ribu porsi makanan siap saji untuk kebutuhan di Tanah Suci.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Kemendag Bantu Hambatan Ekspor Makanan Siap Saji untuk Jemaah Calon Haji di Arab Saudi
Indonesia
Kapal Selam Militer Pakistan Sandar di Tanjung Priok Bukan Sekadar Singgah
Tiga kapal perang Pakistan, PNS Taimur, Hangor, dan PNS Aslat, bersandar di Jakarta untuk kunjungan kehormatan.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Kapal Selam Militer Pakistan Sandar di Tanjung Priok Bukan Sekadar Singgah
Indonesia
Kemendag Ingin Franchise Jadi Model Bisnis Tingkatkan Wirausaha
Masyarakat untuk lebih cermat dan bijak dalam memilih penawaran bisnis dengan menggunakan prinsip 2L, yang berarti legal dan logis.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Kemendag Ingin Franchise Jadi Model Bisnis Tingkatkan Wirausaha
Dunia
Pakistan Kembali Lancarkan Serangan Militer ke Afghanistan
Beberapa putaran perundingan sebelumnya telah digelar di Qatar, Turki, dan Arab Saudi, tetapi tidak membuahkan hasil.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
 Pakistan Kembali Lancarkan Serangan Militer ke Afghanistan
Dunia
Perundingan AS-Iran Ditunda, Pakistan Optimistis Negosiasi akan Dibuka Lagi
Pakistan mengatakan perpanjangan gencatan senjata akan memungkinkan upaya diplomatik terus berlanjut.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Perundingan AS-Iran Ditunda, Pakistan Optimistis Negosiasi akan Dibuka Lagi
Dunia
KSAD Pakistan Jenderal Asim Munir Jadi Kunci Nasib Perundingan Iran-AS Tahap 2
Hasil kunjungan delegasi Pakistan, selaku mediator, ke Ibu Kota Teheran akan menentukan nasib kelanjutan perundingan tahap dua antara Iran dan Amerika Serikat.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 April 2026
KSAD Pakistan Jenderal Asim Munir Jadi Kunci Nasib Perundingan Iran-AS Tahap 2
Dunia
Cerita Pakistan Menjadi Penengah AS dan Iran untuk Kesepakatan Gencatan Senjata
Selama beberapa minggu terakhir, Pakistan telah bertindak sebagai perantara antara Iran dan Amerika Serikat dengan menyampaikan pesan di antara kedua pihak.
Dwi Astarini - Rabu, 08 April 2026
Cerita Pakistan Menjadi Penengah AS dan Iran untuk Kesepakatan Gencatan Senjata
Indonesia
Konflik Pakistan-Afghanistan Memanas, DPR Desak Opsi Evakuasi WNI Disiapkan
Konflik Pakistan–Afghanistan memanas usai serangan ke Kabul. DPR desak Kemlu siaga lindungi WNI dan siapkan opsi evakuasi jika situasi memburuk.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 28 Februari 2026
Konflik Pakistan-Afghanistan Memanas, DPR Desak Opsi Evakuasi WNI Disiapkan
Indonesia
Geger 1.000 Ton Beras AS Masuk Indonesia, DPR RI Ingatkan Pemerintah Jangan Sampai Harga Gabah Lokal Anjlok
Ketahanan pangan adalah soal kedaulatan bangsa. Politik boleh berbeda pendapat, tetapi pangan tidak boleh terganggu
Angga Yudha Pratama - Jumat, 27 Februari 2026
Geger 1.000 Ton Beras AS Masuk Indonesia, DPR RI Ingatkan Pemerintah Jangan Sampai Harga Gabah Lokal Anjlok
Bagikan