Alasan Anies Bikin Channel Youtube
Penampilan Anies di Channel Youtubenya. Foto: Youtube/Anies Baswedan
MerahPutih.com - Berstatus sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dihadapkan dengan berbagai masalah yang membuat dirinya memiliki berbagai perspektif. Hal itulah yang membuat bekas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu membuat channel Youtube.
Sampai saat ini, channel Anies sudah tembus 89,1 ribu subscribers. Di konten pertamanya sudah ditonton sebanyak 18,900 views.
Baca Juga
Anies: JIS Kebanggaan Warga Jakarta, Kita Boleh Bersyukur dan Bangga
Ketika ditanya soal channel Youtube-nya #DariPendopo, Anies bilang jika channel tersebut berisi cerita tentang program dan kebijakan-kebijakan di Jakarta selama memimpin.
“Dari pendopo itu adalah cerita tentang kebijakan-kebijakan yang kita susun, prosesnya, latar belakangnya, tujuan, aspek-aspeknya. Sehingga ini menjadi informasi yang lengkap,” ujar Anies di Utan Kayu, Jakarta Timur, Senin (13/12)
Biasanya pengalaman hanya dibuat secara tertulis. Namun, kata Anies, sekarang ini akan ditampilkan melalui unggahan di Youtube.
Ia mengungkapkan, program yang akan dijelaskan di Youtube #DariPendopo antara lain penyelenggaraan pembangunan trotoar, integrasi transportasi, bantuan sosial, hingga penanganan COVID-19.
Menurutnya, banyak cerita-cerita dibalik proses itu yang selama ini belum terceritakan dan tidak bisa diceritakan melalui diskusi dengan para jurnalis. Oleh karena itu, dirinya memutuskan untuk membuat video #DariPendopo.
"Ini adalah cara saya untuk menceritakan proses itu semua,” kata dia.
Anies pun membantah bila sesi #DariPendopo berkaitan dengan modalnya untuk pemilihan presiden 2024 mendatang.
“Ini kaitannya dengan kebijakan kita di Jakarta,” tuturnya. (Asp)
Baca Juga
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Pramono Anung Resmikan Waduk Batu Licin di Cipayung, Perkuat Pengendalian Banjir
Hadiri Haul ke-85 M.H. Thamrin, Pramono Anung Tegaskan Komitmen Jaga Nilai Perjuangan
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
PAM Jaya Bangun Gedung Sentra Pelayanan, Gubernur Pramono: Fondasi Layanan Air Jakarta Kian Kuat
Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029
Pramono Anung Dorong PAM Jaya IPO 2027, Saham Publik Maksimal 30 Persen
Presiden Prabowo Ungkap Dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta, Pramono: kalau sudah Jadi Gubernur enggak Ada Urusan Kepartaian
Monorel Mangkrak Rasuna Said Dibongkar Januari 2026, Pramono: Tanpa Penutupan Jalan
Tawuran Berulang di Manggarai, Pramono Anung: Ada yang Sengaja Memicu
Tanpa Kembang Api, Malam Tahun Baru Jakarta Diisi Doa dan Pesan Kemanusiaan