Akui Salah dan Bikin Gaduh, GP Ansor Tetap Siapkan Pengacara

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 24 Oktober 2018
Akui Salah dan Bikin Gaduh, GP Ansor Tetap Siapkan Pengacara

PP GP Ansor menggelar konferensi pers terkait pembakaran bendera (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) menegaskan akan memberikan pendampingan hukum kepada kadernya yang diduga jadi pelaku pembakaran bendera mirip HTI di Garut, Senin (22/10).

"Kita sudah siapkan, ada beberapa ratus orang yang sudah siap mendampingi mereka," kata Ketum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas saat menggelar jumpa pers di kantornya, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (24/10).

Diakuinya, meski telah bertindak di luar SOP organisasi, Pria yang akrab disapa Gus Yaqut itu mengatakan akan tetap memberikan bantuan hukum bagi kadernya tersebut.

GP Ansor membakar bendera berkalimat Tauhid. Foto: Youtube

"Tentu mereka sebagai kader, meskipun itu merupakan kesalahan, karena menimbulkan kegaduhan di masyarakat, kita akan memberikan pendampingan hukum dari LBH Ansor," ujarnya.

Sebelumnya Polisi mengamankan tiga orang terkait kasus pembakaran bendera mirip HTI di Garut, beberapa waktu lalu.

Ketiga orang yang diketahui merupakan anggota Banser NU itu diperiksa sebagai saksi atas insiden yang bertepatan dengan Hari Santri Nasional tersebut. (fdi)

#GP Ansor
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
KPK Periksa Wasekjen GP Ansor, Dalami Hasil Penggeledahan di Rumah Gus Yaqut
KPK memeriksa Wakil Sekjen GP Ansor, Syarif Hamzah Asyathry. Hal itu terkait hasil penggeledahan di rumah mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut.
Soffi Amira - Senin, 08 September 2025
KPK Periksa Wasekjen GP Ansor, Dalami Hasil Penggeledahan di Rumah Gus Yaqut
Indonesia
GP Ansor Tegaskan RUU TNI Masih Selaras dengan Cita-Cita Reformasi
Addin juga mengapresiasi peran aktif masyarakat sipil, media, dan mahasiswa dalam mengawal pembahasan RUU TNI
Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Maret 2025
GP Ansor Tegaskan RUU TNI Masih Selaras dengan Cita-Cita Reformasi
Indonesia
GP Ansor DKI Jakarta akan Laporkan Suswono ke Polisi
GP Ansor DKI Jakarta akan melaporkan Suswono ke polisi. Hal itu buntut dari statement-nya soal janda kaya yang menikahi pria pengangguran.
Soffi Amira - Selasa, 29 Oktober 2024
GP Ansor DKI Jakarta akan Laporkan Suswono ke Polisi
Indonesia
Tidak Ingin Ada Demo di PBNU, Banser Ansor Dikerahkan 24 Jam Jaga Kantor
GP Ansor bakal melakukan tindakan paksa apabila ada orang yang hendak menggeruduk kantor PBNU
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Agustus 2024
Tidak Ingin Ada Demo di PBNU, Banser Ansor Dikerahkan 24 Jam Jaga Kantor
Indonesia
GP Ansor Wajib Menjaga Prabowo-Gibran
Keberpihakan terhadap masyarakat dan keberpihakan pembangunan wajib GP Ansor mendukung dan menjaganya
Angga Yudha Pratama - Minggu, 07 Juli 2024
GP Ansor Wajib Menjaga Prabowo-Gibran
Indonesia
Kode Ketum Ansor Sapa Nama Belakang Kapolri dan Panglima TNI di depan Jokowi
Yaqut menyapa nama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dengan nama belakang.
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Februari 2024
Kode Ketum Ansor Sapa Nama Belakang Kapolri dan Panglima TNI di depan Jokowi
Indonesia
Kapolda Metro Janji Tuntaskan Kasus Hukum Penganiyaan yang Libatkan Anak Pejabat Pajak
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memastikan pihaknya akan memproses kasus ini hingga tuntas.
Mula Akmal - Kamis, 23 Februari 2023
Kapolda Metro Janji Tuntaskan Kasus Hukum Penganiyaan yang Libatkan Anak Pejabat Pajak
Bagikan