Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Aktivitas Sesar Naik Flores Jadi Penyebab Gempa di Bali

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 13 Desember 2022
Aktivitas Sesar Naik Flores Jadi Penyebab Gempa di Bali

Tangkapan layar peta gempa bumi M5,2 yang mengguncang wilayah Bali, Selasa (13/12/2022) pukul 17.38.24 WIB. ANTARA/HO-BMKG

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,2 di wilayah Bali akibat adanya aktivitas Sesar Naik Flores (Flores back arc thrust).

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dikonfirmasi di Jakarta, Selasa menyampaikan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,29 Lintang Selatan, 115,62 Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 1 km arah Timur Kubu, Karangasem, Bali pada kedalaman 30 km.

Baca Juga:

Gempa Magnitudo 5 Guncang Bali Selasa Sore

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Naik Flores," paparnya.

Ia mengemukakan, gempa bumi yang terjadi pada Selasa, 13 Desember 2022 pukul 17.38 WIB di wilayah Pantai Timur Karangasem, Bali itu berdampak dan dirasakan di daerah Karangasem dengan skala intensitas III-IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).

Baca Juga:

Gempa Cianjur Jadi Pengingat untuk Kembali ke Rumah Tahan Gempa

Gempa juga dirasakan di daerah Mataram, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Barat, dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Dan di daerah Tabanan, Kuta, Buleleng, Lombok Timur dengan skala intensitas II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Hingga pukul 18.30 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 21 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar 4,6.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," katanya. (*)

Baca Juga:

Korban Meninggal akibat Gempa Cianjur Menjadi 600 Orang

#Gempa #Bali #BMKG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia dalam Kondisi Cerah dan Berawan, Rabu, 15 Juli 2026
Sedangkan hujan dengan intensitas ringan akan turun di Kota Bengkulu, Pontianak, Serang, dan Tanjung Pinang.
Frengky Aruan - Rabu, 15 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia dalam Kondisi Cerah dan Berawan, Rabu, 15 Juli 2026
Indonesia
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Seekor paus bungkuk sepanjang 7 meter lebih terdampar di Pantai Perancak, Jembrana, Bali. Meski tim gabungan berupaya menyelamatkan, paus akhirnya mati beberapa jam setelah ditemukan.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Olahraga
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa, 14 Juli 2026
Sejumlah wilayah di barat Indonesia akan diguyur hujan, termasuk dengan disertai petir pada Selasa, 14 Juli 2026.
Frengky Aruan - Selasa, 14 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa, 14 Juli 2026
Indonesia
Super New Moon di 14 Juli, BMKG Sebut 10 wilayah di Sulut Berpotensi Rob
Ada potensi rob di sejumlah wilayah pesisir Indonesia yang dipicu fenomena Super New Moon, yaitu bertepatan fase bulan baru dan posisi bulan berada dekat dengan bumi (Perigee) pada 14 Juli 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Super New Moon di 14 Juli, BMKG Sebut 10 wilayah di Sulut Berpotensi Rob
Lifestyle
BMKG: Hampir Separuh Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncak Terjadi Agustus-September 2026
BMKG menyebut hampir separuh wilayah Indonesia memasuki musim kemarau. Curah hujan diperkirakan terus menurun hingga puncak kemarau Agustus-September 2026, waspadai karhutla dan krisis air
ImanK - Senin, 13 Juli 2026
BMKG: Hampir Separuh Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncak Terjadi Agustus-September 2026
Indonesia
BMKG Catat Hampir Separuh Wilayah Indonesia Resmi Masuk Puncak Musim Kemarau Ekstrem
Selain potensi hujan lebat di tanah Papua, BMKG juga merilis peringatan dini mengenai potensi bencana hidrometeorologi lain
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
BMKG Catat Hampir Separuh Wilayah Indonesia Resmi Masuk Puncak Musim Kemarau Ekstrem
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Sejumlah Kota Besar di Indonesia Akan Cerah hingga Berawan Tebal, Senin, 13 Juli 2026
Sejumlah kota besar di Indonesia akan cerah hingga brawan tebal pada Senin, 13 Juli 2026.
Frengky Aruan - Senin, 13 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Sejumlah Kota Besar di Indonesia Akan Cerah hingga Berawan Tebal, Senin, 13 Juli 2026
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG 12 Juli 2026, Ini Daftar Wilayah Terancam Hujan Lebat
Sistem pemantauan mendeteksi akumulasi awan hujan terpusat di beberapa kepulauan utama Indonesia
Angga Yudha Pratama - Minggu, 12 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG 12 Juli 2026, Ini Daftar Wilayah Terancam Hujan Lebat
Fun
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Film horor Korea Taboo: The Silent Day mengangkat tradisi Nyepi Bali. Disutradarai Park Kyung-kun, dibintangi Kwon Da-ham, Della Dartyan, dan Sujiwo Tejo. Tayang sekitar September 2026.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Indonesia
Peta Risiko Cuaca Ekstrem 10-13 Juli 2026: Kota-Kota Ini Berpotensi Diguyur Hujan Sedang Hingga Lebat
Peningkatan curah hujan dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Juli 2026
Peta Risiko Cuaca Ekstrem 10-13 Juli 2026: Kota-Kota Ini Berpotensi Diguyur Hujan Sedang Hingga Lebat
Bagikan