Merahputih.com - Aktivitas jual-beli di Pasar Batu Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta Timur, kembali normal setelah kebakaran hebat melanda 7 Juni lalu.
Sejumlah pembeli sudah datang dan pergi dari salah satu pusat penjualan batu permata terbesar se-Asia Tenggara tersebut. Transaksi di pasar tersebut juga sudah mulai dilakukan meski belum terlalu ramai.
“Sekarang sudah normal, awal-awal sekitar seminggu setelah terbakar sangat mempengaruhi jumlah pengunjung yang datang, saya rasa karena masyarakat tahunya pasar ini terbakar semua, padahal hanya tiga toko saja, itu pun pemiliknya satu orang yang sama,” ujar Anwar, pemilik toko perhiasan batu akik tepat di sebelah toko yang terbakar.
BACA JUGA: Jakarta Rutin Kebakaran, Anies Imbau Warga Perhatikan Instalasi Listrik
Selain itu, beberapa turis asing yang datang melihat-lihat jajaran perhiasan dari ragam batu dan barang-barang antik di sana.
Sementara itu, mandor para pekerja perbaikan, Kamil mengatakan tiga toko perhiasan batu dan barang antik yang sempat terbakar akibat arus pendek listrik tersebut masih memerlukan banyak perbaikan dan belum bisa dipastikan kapan rampung.
“Lama karena kan tidak hanya membetulkan toko saja, namun mengganti seluruh kabel-kabel area ini (sekitar toko) dengan kabel yang baru, kabelnya banyak sekali,” jelas Kamil dikutip Antara.
BACA JUGA: Anies Anugerahi Jakarta Barat Gelar Kota Sering Kebakaran
Kamil mengatakan setelah rampung mengganti kabel, saat ini pekerja yang berjumlah enam orang sedang fokus memperbaiki plafon.
Walau belum dapat memastikan kapan perbaikan akan selesai, ia berharap dapat menyelesaikannya dalam beberapa hari ke depan bila tidak ada kendala. (*)