Aktivitas Gunung Marapi Masih Dominasi Gempa Letusan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 06 Juni 2017
Aktivitas Gunung Marapi Masih Dominasi Gempa Letusan

Ilustrasi gunung berapi (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Aktivitas Gunung Marapi yang berada di wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, hingga saat ini masih didominasi gempa letusan sejak erupsi pada Minggu (4/6) pagi.

Petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi Sumbar, Hartanto mengatakan bahwa aktivitas tersebut masih fluktuatif dan gunung masih berstatus waspada.

Ia menerangkan, Marapi memiliki ciri letusan langsung atau berbeda dengan gunung api lain yang sebelum ada letusan didahului oleh gempa tremor.

"Jadi, karena itu belum ada indikator yang jelas kapan akan terjadi letusan. Karena berstatus waspada, masyarakat terus diingatkan agar jangan beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak," kata Hartanto di Bukit Tinggi, Padang, Senin (5/6).

Hartanto menyebutkan, pada Senin (5/6) terjadi sebanyak 26 kali erupsi sejak pukul 00.01 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

Ia merinci, pada pengamatan pukul 00.01 hingga 06.00 WIB terjadi sembilan kali erupsi, pukul 06.01 hingga 10.00 WIB sebanyak 10 kali erupsi, pukul 10.01 sampai 12.00 WIB satu kali erupsi, dan pukul 12.01 sampai 18.00 WIB enam kali erupsi.

"Dari aktivitas itu, tercatat durasi gempa bervariasi mulai dari 10 sampai 33 detik," katanya.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang Panjang, Rahmat Triyono mengatakan, pada 12 Januari 2017 pernah terjadi gempa tektonik di sekitar lereng Gunung Marapi dengan kekuatan 2,4 SR kedalaman 15 kilometer.

"Adanya erupsi di Marapi sejak 4 Juni 2017, kecil kemungkinan aktivitas ini disebabkan oleh aktivitas kegempaan berskala kecil tersebut. Selain itu, selama Januari hingga Mei 2017 tidak ada gempa bumi yang berdampak serius memicu aktivitas Marapi," jelasnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Nasridal Patria mengatakan empat kabupaten dan kota di provinsi itu bersiaga atas segala kemungkinan setelah erupsi Gunung Marapi sejak Minggu (4/6).

Empat kabupaten dan kota itu masing-masing Tanah Datar, Agam, Kota Bukittinggi dan Padang Panjang.

"Kami berharap tidak ada bencana, namun semua tetap harus waspada," katanya.

Sumber: ANTARA

#Gunung Meletus #Sumatera Barat #Gunung Api
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Rapat Koordinasi Pimpinan DPR dengan Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Sumatera
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat koordinasi Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Didik Setiawan - Senin, 25 Mei 2026
Rapat Koordinasi Pimpinan DPR dengan Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Sumatera
Indonesia
Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Kecelakaan, Sopir tak Bisa Kendalikan Mobil di Jalur Menikung
Mobil dinas yang ditumpangi orang nomor dua di Sumbar itu diduga mengalami kecelakaan tunggal saat melintasi jalur yang menikung.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Kecelakaan, Sopir tak Bisa Kendalikan Mobil di Jalur Menikung
Indonesia
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Seluruh korban erupsi Gunung Dukono berhasil ditemukan. Kini, operasi pencarian tim SAR resmi ditutup.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Lontaran material vulkanis tersebut diidentifikasi sebagai arus piroklastik (pyroclastic density current/PDC) yang dipicu runtuhan aliran lava.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Lembaga vulkanologi setempat menetapkan Status Siaga Level 3 dalam skala lima tingkat.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
   Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Indonesia
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Kayu hanyutan akibat banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar dimanfaatkan untuk hunian sementara hingga sumber PAD. Ini strategi pemerintah pascabencana.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Berita Foto
Pulang Basamo 2026 Berangkatkan Ribuan Pemudik Menuju Sumatera Barat
Bus yang mengangkut peserta mudik dalam program Pulang Basamo 2026 bersiap meninggalkan kawasan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Minggu (15/3/2026).
Didik Setiawan - Minggu, 15 Maret 2026
Pulang Basamo 2026 Berangkatkan Ribuan Pemudik Menuju Sumatera Barat
Indonesia
Nilai Spiritual Tradisi Balimau Masyarakat Minangkabau
Balimau telah berlangsung turun-temurun dalam masyarakat Minangkabau, yang dikenal kuat memegang falsafah “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.”
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 Maret 2026
 Nilai Spiritual Tradisi Balimau Masyarakat Minangkabau
Indonesia
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Warga Dilarang Beraktivitas dalam Radius 4 Kilometer
Guna menjaga kesehatan, masyarakat yang terpapar hujan abu diimbau untuk segera menggunakan pelindung diri
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 Maret 2026
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Warga Dilarang Beraktivitas dalam Radius 4 Kilometer
Indonesia
Gunung Marapi Erupsi, Semburkan Abu Vulkanis 1.500 Meter
Pos Gunung Api (PGA) melaporkan erupsi Gunung Marapi dengan lontaran abu setinggi 1.500 meter mengarah ke tenggara.
Dwi Astarini - Minggu, 01 Maret 2026
Gunung Marapi Erupsi, Semburkan Abu Vulkanis 1.500 Meter
Bagikan