Parenting

Aktivitas Asyik Tingkatkan Kecerdasan Anak

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 25 Desember 2021
Aktivitas Asyik Tingkatkan Kecerdasan Anak

Beragam aktivitas yang dapat meningkatkan kecerdasan anak. (pexels Sharon McCutcheon)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMASTIKAN aktivias yang akan dilakukan anak untuk bisa berkembang secara optimal memang terlihat sulit. Namun, bukan berarti hal itu tidak bisa dilakukan. Para orangtua bisa memulai melakukan aktivitas sederhana bersama anak yang dapat meningkatkan kecerdasan si kecil.

Beberapa aktivitas asyik bersama anak bisa dilakukan bersama si kecil untuk meningkatkan kecerdasan mereka.

BACA JUGA:

Peneliti Ungkap Mainan Terbaik untuk Anak


1.Ajak anak membaca bersama

Membaca adalah kegiatan yang bagus bahkan sebelum kelahiran. Cobalah untuk ajak mereka membaca bersama, jangan biarkan mereka hanya menatap kosong pada buku bacaannya. Cobalah ajak mereka membaca seperti menekankan beberapa kata-kata dan memberi tahu mereka artinya. Cobalah dengan membaca buku cerita. Kalian bisa mencoba untuk membacakannya terlebih dahulu lalu meminta mereka untuk mengulanginya kembali. Gunakan teknik satu per satu, dimana membaca satu baris dan minta mereka membacakan yang lain untuk anda. Ini bisa melatih otak, melatih daya ingat dan meningkatkan kekuatan menggengam mereka.


2.Perkenalkan Mereka Dengan Musik


Musik dapat mengembangkan koneksi otak yang lebih kuat pada seorang anak karena belajar musik membutuhkan konsentrasi dan keterampilan kognitif yang maksimal. Mendengarkan musik juga dapat merangsang otak dan juga membantu penalaran serta membentuk koneksi saraf lain di otak yang membantu pembelajaran. Membiarkan anak untuk memainkan alat musik juga meningkatkan kemampuan mereka dalam mempertahankan memori serta menyerap informasi secara umum. Disisi lain menyanyi juga bisa membantu anak belajar bahasa sehingga mereka memahami kata-kata atau kalimat yang berbeda serta mengenal bahasa baru.


3.Ajak mereka melakukan aktivitas di luar ruangan


Melakukan aktivitas di luar ruangan dapat meningkatkan fungsi otak. Aktivitas fisik diluar ruangan bisa membuat anak-anak menjadi lebih kreatif, meningkatkan aliran darah, membangun sel-sel otak baru, meningkatkan jalur sel otak, membantu perkembangan kognitif.
Aktivitas yang bisa dilakukan di luar ruangan ialah berolahraga atau mengendarai sepeda yang dapat melatih kekuatan fisik serta membuat anak menjadi lebih sehat dan cerdas.


4.Ajak Bermain Permainan


Bermain permainan tentunya akn membuat anak-anak menjadi semangat. Cobalah ajak mereka bermain game yang dapat mengembangkan kemampuan mereka. Seperti bermain puzzle atau memecahkan teka-teki yang menarik yang bisa membuat anak tertarik menyelesaikannya.
Permainan papan juga dapat mengembangkan keterampilan analitis seorang anak.permainan papan membantu anak-anak belajar mengikuti petunjuk serta menerapkan keterampilan berpikir dan bernalar. Blok bangunan juga dapat mengembangkan kecerdasan spasial anak. Permainan Catur juga bisa meningkatkan pemikiran logis dan konsentrasi seorang anak.(pid)

#Ilmu Parenting #Parenting #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Rumah Cerebral Palsy Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Penyandang CP
Iis R. Soelaeman mendorong dukungan pemerintah bagi anak dengan cerebral palsy melalui akses terapi, kesehatan, pendidikan inklusif, dan fasilitas aksesibel.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Rumah Cerebral Palsy Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Penyandang CP
Lifestyle
Mendampingi Anak dengan CP, Rumah Cerebral Palsy Tekankan Pentingnya Support System
World Cerebral Palsy Day 2026 jadi momentum untuk memperkuat dukungan bagi anak dengan CP. Tekankan potensi anak dan pentingnya support system bagi keluarga.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Mendampingi Anak dengan CP, Rumah Cerebral Palsy Tekankan Pentingnya Support System
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Bagikan