Aksi Kekerasan di Pemutaran Film Fifty Shades of Grey

Ana AmaliaAna Amalia - Selasa, 17 Februari 2015
Aksi Kekerasan di Pemutaran Film Fifty Shades of Grey

BBC

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional – Film 'Fifty Shades of Grey' kembali menuai kontroversi, jika sebelumnya banyaknya korban cidera akibat penggunaan sex toy setelah novel 'Fifty Shades of Grey' rilis, dan jumlahnya semakin bertambah setelah film ini diputar, kini giliran aksi kekeraan terjadi pada saat film ini diputar perdana di bioskop Grosvenor, Inggris.

Seperti yang dilansir Mirror, saksi mengatakan seorang petugas bioskop harus membersihkan darah yang berceceran di kursi penonton setelah pemutaran film Fifty Shades of Grey pada Sabtu (14/02).

BACA JUGAFifty Shades of Grey Segera Tayang, Toko "Sex Toy" Kebanjiran Pesanan

Menurut saksi tiga orang perempuan menyerang dan memukuli seorang pria dalam keadaan mabuk berat ketika menonton film yang dibintangi Dakota Johnson dan Jamie Dornan tersebut.

Seorang perempuan terlihat muntah karena mabuk di tangga lorong teater. Michael Bolton, (33) yang telah pergi ke Fifty Shades dengan istrinya Yvonne (32) mengatakan: “Selain ini adalah film terburuk yang pernah saya lihat, film ini benar-benar bertambah kacau setelah saya melihat tiga perempuan dimasukan secara paksa ke van polisi.”

BACA JUGAKlub Seks ala Film Fifty Shades Of Grey

“Seorang perempuan berteriak dan mengatakan pria itu telah kurang ajar padanya,” kata Michael.
“Ia diborgol dan dua temannya menangis,” tambahnya.

“Perempuan itu menjelaskan pada polisi dengan menangis, pria itu berlaku kasar dan tidak sopan jadi ia memukulnya,” kata Yvonne.
Kejadian ini pun berakhir dengan cepat karena pihak bioskop langsung menghubungi polisi dan merapihkan semua kekacauan dalam teater.

#Tindak Kekerasan #Fifty Shades Of Grey
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Indonesia
Menag Nasaruddin Umar Tegas: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan dan Pelecehan di Pesantren
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan zero tolerance terhadap kekerasan di pesantren dan memperkuat pengawasan serta pembinaan lembaga pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
Menag Nasaruddin Umar Tegas: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan dan Pelecehan di Pesantren
Indonesia
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Polisi segera mengambil tindakan tegas dengan menyeret dua orang terduga pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Indonesia
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Presiden RI, Prabowo Subianto, meneken Perpres RAN PE. DPR pun mengapresiasi pencegahan terorisme.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Indonesia
Siswa SMAN 5 Bandung Meninggal Usai Buka Bareng, KPAI Desak Polisi Usut Tuntas
Dari hasil koordinasi KPAI dengan polisi, diduga tidak terjadi bentrokan langsung antara siswa SMAN 5 Bandung dengan siswa SMAN 2 Bandung saat itu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 16 Maret 2026
Siswa SMAN 5 Bandung Meninggal Usai Buka Bareng, KPAI Desak Polisi Usut Tuntas
Olahraga
Harry Maguire Divonis 15 Bulan Penjara oleh Pengadilan Yunani, Siap Ajukan Banding
Harry Maguire divonis 15 tahun penjara bersyarat oleh pengadilan Yunani. Ia terlibat kasus di Mykonos, Yunani, pada Agustus 2020 lalu.
Soffi Amira - Kamis, 05 Maret 2026
Harry Maguire Divonis 15 Bulan Penjara oleh Pengadilan Yunani, Siap Ajukan Banding
Indonesia
Buntut Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR RI Desak Perguruan Tinggi Keagamaan Perketat Pengawasan Mental Mahasiswa
Regulasi PPKPT ini mewajibkan setiap perguruan tinggi membentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan, menyediakan mekanisme pelaporan yang aman
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 28 Februari 2026
Buntut Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR RI Desak Perguruan Tinggi Keagamaan Perketat Pengawasan Mental Mahasiswa
Indonesia
Kapolri Minta Maaf Jika Anak Buah Cederai Rasa Keadilan
Ia mengajak insan pers tanah air untuk mengawal pemberitaan prestasi insan Polri karena menurutnya, hal tersebut bisa menjadi sumber motivasi bagi Polri untuk bekerja lebih baik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Februari 2026
Kapolri Minta Maaf Jika Anak Buah Cederai Rasa Keadilan
Indonesia
Perempuan Asal NTT Jadi Korban Penyerangan KKB di Yahukimo, Papua
Korban mengalami dua luka tusuk di bagian pundak kanan setelah diserang dua orang tak dikenal (OTK) saat sedang mencari nafkah.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Februari 2026
Perempuan Asal NTT Jadi Korban Penyerangan KKB di Yahukimo, Papua
Indonesia
Motif Anak Bunuh Ibu dan 2 Saudaranya, Diduga Sakit Hati karena Merasa Tak Dianggap
Polisi mengungkap pembunuhan berencana satu keluarga di Warakas, Tanjung Priok. AS, anak kedua korban, meracuni ibu dan dua saudaranya dengan zinc phosphide.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Motif Anak Bunuh Ibu dan 2 Saudaranya, Diduga Sakit Hati karena Merasa Tak Dianggap
Indonesia
Awalnya Dikira Korban, Anak Tengah Bunuh Keluarganya di Tanjung Priok
Tragis, anak tengah bunuh ibu dan dua saudaranya dengan racun tikus di Warakas, Tanjung Priok.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Awalnya Dikira Korban, Anak Tengah Bunuh Keluarganya di Tanjung Priok
Bagikan