Akses Demak ke Semarang Terputus Akibat Tanggung Jebol

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Februari 2026
Akses Demak ke Semarang Terputus Akibat Tanggung Jebol

Bupati Demak Eisti'anah bersama Forkopimda dan jajaran, termasuk Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra di Jalan Kebonagung–Gubug, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Selasa (17/2/2026). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Akses jalan Kebonagung–Gubug, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, yang merupakan jalur penghubung utama dari Demak menuju Semarang terputus tanggul sungai jebol, Senin (17/2) dini hari.

Untuk sementara jalur ditutup demi keselamatan pengguna jalan akibat tergerus derasnya aliran Sungai Tuntang.

Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra untuk sementara, kata dia, arus lalu lintas dialihkan melalui jalur Pantura.

Penanganan pasca-banjir dan kerusakan jalan saat ini masih berlangsung. Sejumlah pihak terlibat dalam proses penanganan darurat, mulai dari TNI, Polri, BPBD, hingga perangkat desa setempat.

Baca juga:

Banjir di Semarang, KAI Berlakukan Pembatasan Kecepatan Kereta

"Ini pasca-banjir. Semua masih dalam proses pekerjaan. Kami berkoordinasi dengan seluruh pihak untuk mempercepat penanganan agar arus lalu lintas kembali normal," ujarnya.

Petugas akan bekerja siang dan malam untuk mengamankan lokasi, mengantisipasi potensi bahaya, serta mencegah warga mendekati area jalan yang terputus, karena arus air sebelumnya sangat deras.

"Akses sudah kami tutup. Kami imbau masyarakat untuk saling mengingatkan, terutama agar anak-anak tidak bermain di sekitar lokasi, karena sangat berbahaya," ujarnya.

Kepala Desa Kebonagung Turyadi mengungkapkan tanggul jebol terjadi pada Senin (16/2) sekitar pukul 03.00 WIB.

Akibat kejadian tersebut, badan jalan beton yang merupakan jalan provinsi turut tergerus sepanjang kurang lebih 20 meter, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.

#Banjir #Kota Semarang #Demak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Indonesia
Revitalisasi Tuntas, Stasiun Semarang Tawang Tampung Mobilitas 2,1 Juta Penumpang Semester I 2026
Revitalisasi berlangsung 330 hari dengan mengembalikan sejumlah elemen bangunan berdasarkan dokumentasi historis.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Revitalisasi Tuntas, Stasiun Semarang Tawang Tampung Mobilitas 2,1 Juta Penumpang Semester I 2026
Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Indonesia
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Bagikan