Akom Tegaskan Pertemuan dengan Ketum PDIP Bukan Terkait Posisinya di DPR

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Sabtu, 26 November 2016
Akom Tegaskan Pertemuan dengan Ketum PDIP Bukan Terkait Posisinya di DPR

Ketua DPR Ade Komarudin menyambangi kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/11). (Foto: MerahPutih/John Abimanyu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Ketua DPR Ade Komarudin mengatakan, kunjungannya ke kediaman Megawati Soekarnoputri tentu tidak dalam posisi Ketum PDIP itu, berniat untuk mencampuri urusan partai lain. Ketum PDIP hanya mengingatkan kepada yang lain untuk menaati peraturan yang ada.

"Tentu beliau tidak pada posisi mencampuri partai yang lain, cuman beliau mengingatkan kepada yang lain untuk taat aturan seperti beliau mengajarkan kepada saya," ujar Akom saat ditemui usai pertemuan di kediaman Megawati di Jalan Teukur Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/11).

Akom menjelaskan dalam hal yang terpenting dalam berpolitik di negeri adalah mengikuti peraturan yang ada. Kalau di DPR aturan Dewan Perwakilan Rakyat, kalau di partai tentu aturan partai.

"Tanpa bermaksud sekali lagi itu untuk mengintervensi pada parti yang lain, beliau ketua umum PDIP. Saya datang ke sini tentu bukan melihat beliau sebagai ketua umum PDIP. Akan tetapi sebagai senior sebagai negarawan bangsa ini, jadi taat aturan," tuturnya

Akom menanggapi isu yang berkembang seolah-olah pergantian posisi Ketua DPR telah disetujui oleh Bu Mega. Ia menegaskan bahwa tidak sama sekali, dia hanya mengingatkan hanya untuk taati aturan.

"Kemudian saya sampaikan juga, terkait isu yang berkembang seolah-olah pergantian saya ini merupakan persetujuan Ibu Mega. Sekali lagi saya menegaskan bahwa ibu mengatakan tidak sama sekali, karena tidak pada posisi, yang penting, beliau itu taat aturan," tandasnya.

Seperti yang diketahui, Dewan Pimpinan Pusat Partai Golongan Karya berencana mengganti posisi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat yang kini dijabat Ade Komarudin. Selanjutnya Golkar mengajukan Setya Novanto agar menempati kembali posisi Ketua DPR yang sempat dia lepas tahun lalu. (Abi)

BACA JUGA:

  1. Ketua DPR Akui Kunjungannya Ke Megawati Untuk Minta Nasehat
  2. Kunjungi Megawati, Akom Bahas Soal Aksi 2 Desember Mendatang
  3. Tanggapan Eriko Terkait Kunjungan Ade Komarudin Ke Rumah Megawati
  4. Digantikan Setya Novanto, Ini Kemungkinan Jabatan Baru Ade Komarudin
  5. Ini yang Terjadi Saat Atlet Olimpiade Korut dan Korsel Selfie Barang
#UU Penistaan Agama #PDIP #Megawati Soekarnoputri #Ade Komarudin
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Indonesia
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Absennya Megawati itu diumumkan Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyapa para tamu undangan Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Indonesia
Pramono Anung Murka, Tutup Pintu Maaf Bagi Pelaku Dugaan Penistaan Agama Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Quran
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menolak maaf dan memproses hukum panitia The Sounds Project atas dugaan penistaan agama berupa promo miras berkedok hafalan surah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 12 Agustus 2026
Pramono Anung Murka, Tutup Pintu Maaf Bagi Pelaku Dugaan Penistaan Agama Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Quran
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Bagikan