Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Headline

Akbar Tanjung Ungkap Alasan Dukung Airlangga di Munas Golkar

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 25 Agustus 2019
 Akbar Tanjung Ungkap Alasan Dukung Airlangga di Munas Golkar

Politisi senior Partai Golkar Akbar Tanjung memberikan keterangan terkait Munas Golkar di Sukoharjo, Jawa Temgah, Minggu (25/8).(MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Mantan ketum Partai Golkar Akbar Tanjung, memberikan dukungan penuh kepada Airlangga Hartarto maju kembali sebagai ketua umum di Musyarah Nasional (Munas) Desember mendatang.

Alasan Akbar mendukung Airlangga di Munas karena dinilai sosok yang ideal untuk kembali menaikan kursi dan perolehan suara Partai Golkar pada Pemilu 2024.

Baca Juga:

Akbar Tanjung 'Kode' Dukung Bamsoet Jadi Calon Ketua Umum Golkar

"Hasil Pemilu 2019 bisa dijadikan contoh prestasi Golkar dibawah kepemimpinan Airlangga. Pencapaian ini harus kita tingkatkan," ujar Akbar saat berkunjung di DPD I Golkar Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (24/8).

Politisi Senior Golkar Akbar Tanjung
Politisi senior Golkar Akbar Tanjung ungkap dirinya dukung Airlangga Hartarto (MP/Venan Fortunatus)

Ia mengungkapkan Airlangga memiliki hubungan yang cukup baik dengan pemerintah, dibawah kepemimpinan Jokowi. Hal itu modal bagus untuk menaikkan suara Golkar.

"Ya kedekatan Golkar dengan pemerintah pimpinan Jokowi bisa menjadi pintu masuk partai Golkar. Atas dasar itu saya memberikan dukungan kepada Airlangga," kata dia.

Melihat dari segi administrasi dan karakteristik Partai Golkar, kata Akbar, sosok Airlangga Hartanto masih merupakan yang ideal untuk menjadi Ketum Golkar. Ia juga mengungkap adanya dukungan dari DPD I dan DPD II disejumlah daerah kepada Airlangga Hartarto.

"Dukungan kepada Airlangga terus mengalir. Saya optimistis Airlangga kembali menjadi Ketua Umum Golkar periode 2019-2024," kata dia.

Baca Juga:

Akbar Tandjung Minta Seluruh Pihak Hormati Hasil Pemilu 2019

Ia menambahkan dalam Munas nanti perlu adanya evalusi menyeluruh pelaksanaan Pileg. Diketahui Pemilu 2014 Partai Golkar mendapatkan kursi DPR 91 kursi. Namun pada Pemilu 2019 lalu, perolehan kursi menurun menjadi 85 kursi.

"Konflik internal dan terjeratnya kasus korupsi ketua umum sebelumnya menjadi penurunan kursi Partai Golkar dari tingkat daerah sampai puasat," tutup Akbar Tanjung.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Bisa Pertahankan Elektabilitas Golkar, Upaya 'Kudeta' Airlangga Hartarto Dinilai Aneh

#Akbar Tanjung #Partai Golkar #Munas Golkar #Airlangga Hartarto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Belum Tetapkan Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
kementerian koordinator yang ia pimpin menjalankan koordinasi secara berkala bersama pejabat fiskal dan moneter.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Pemerintah Belum Tetapkan Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
Berita
Menko Airlangga Temui Mendag China, Indonesia Dorong Investasi Berkualitas dan Perdagangan Seimbang
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, bertemu dengan Menteri Perdagangan Republik Rakyat Tiongkok, Wang Wentao.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Menko Airlangga Temui Mendag China, Indonesia Dorong Investasi Berkualitas dan Perdagangan Seimbang
Indonesia
Cermati Inflasi Pangan, Pemerintah Tekan Kenaikan Harga Bahan Baku
Badan Pusat Statistik mencatat, pada Juni 2026, terjadi inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 3,34 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,89.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Cermati Inflasi Pangan, Pemerintah Tekan Kenaikan Harga Bahan Baku
Indonesia
Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp 26,34 Triliun, Fokus Transportasi hingga Bantuan Pangan
Pemerintah menggelontorkan stimulus ekonomi Rp 26,34 triliun pada semester II 2026. Program mencakup diskon transportasi hingga bantuan pangan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp 26,34 Triliun, Fokus Transportasi hingga Bantuan Pangan
Indonesia
Defisit APBN 2026 Bengkak Tapi Menko Airlangga Sebut Aman, Kok Bisa?
Pemerintah mematok target awal defisit APBN 2026 sebesar 2,68 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau setara Rp689,1 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Defisit APBN 2026 Bengkak Tapi Menko Airlangga Sebut Aman, Kok Bisa?
Indonesia
Aturan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Besok, Menko Airlangga Jamin Masa Transisi Tanpa Kendala
Pemerintah memastikan kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu akan mulai berlaku pada 1 Juni 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Aturan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Besok, Menko Airlangga Jamin Masa Transisi Tanpa Kendala
Indonesia
Pemerintah Istimewakan AS, Dikecualikan Aturan Devisa Hasil Ekspor
Pemerintah menurunkan batas konversi DHE valuta asing ke rupiah dari sebelumnya 100 persen menjadi maksimal 50 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Pemerintah Istimewakan AS, Dikecualikan Aturan Devisa Hasil Ekspor
Indonesia
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Eksportir Wajib Simpan Devisa di RI
Pemerintah resmi merevisi aturan DHE SDA mulai 1 Juni 2026. Eksportir wajib menempatkan 100 persen devisa hasil ekspor ke sistem keuangan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Mei 2026
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Eksportir Wajib Simpan Devisa di RI
Indonesia
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Ekonomi, Sikapi Penutupan Selat Hormuz
Mandat utama dari satgas itu mempercepat implementasi program prioritas pemerintah secara terintegrasi dan kolaboratif.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Ekonomi, Sikapi Penutupan Selat Hormuz
Indonesia
Pemerintah Nolkan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik, Bantu Tekan Biaya Industri
Pemerintah menurunkan bea masuk LPG dari 5% menjadi 0% untuk menjaga daya beli dan mendukung industri. Kebijakan berlaku selama 6 bulan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 April 2026
Pemerintah Nolkan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik, Bantu Tekan Biaya Industri
Bagikan